Otak babi. Udah segitu rajinnya orang Islam Indonesia sembahyang tetep aja kena azab...
Orang Skandinavia nggak banyak yang suka sembahyang, udah gitu suka zina lagi, tapi nggak sering di azab... --- In [email protected], "hardjantosri" <hardjanto...@...> wrote: > > Makane azab itu tdk kunjung berhenti soale koyo mgene. > > S.Har > > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote: > > > > > > Refleksi : Bukan saja besi pagar Monas, tetapi juga diberitakan > > sekrup-sekrup dan lampu jembatan Suramadu ( banyak madunya hehehe) juga > > hilang. > > > > Tidak mengherankan kalau penguasa berkuasa memberikan contoh korupsi, > > ibarat kata pepatah "guru kencing berdiri, murid kecing berlari". Jadi > > sebahagian anggota masyarakat yang tidak terbagi hasil kekayaan negerinya > > juga ingin dapat bahagian dari harta milik mereka dalam bentuk apa saja. > > > > Untuk menyenangkan hati bagusnya menjadi bacaan wajib, buku karangan Karl > > May : "Ali Baba dan 40 penyamun". Mungkin gambaran Karl May cocok untuk > > penghiburan NKRI. > > > > http://megapolitan.kompas.com/read/2010/11/09/20360432/Wah....3.600.Besi.Pagar.Monas.Dicuri-8 > > > > Wah... 3.600 Besi Pagar Monas Dicuri > > Selasa, 9 November 2010 | 20:36 WIB > > > > > > KOMPAS/WISNU WIDIANTORO > > Pekerja mengelas besi yang dipakai untuk memperbaiki pagar kawasan Monumen > > Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009). Perbaikan tersebut untuk > > mencegah warga menerobos pagar tersebut sebagai jalan pintas untuk memasuki > > kawasan Monas. > > JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mempercantik kawasan > > Monas dengan melakukan pemagaran terhadap kawasan tersebut justru > > dimanfaatkan sejumlah orang tidak bertanggung jawab dengan melakukan > > pencurian besi pagar Monas. > > > > > > "" > > Dari hasil observasi ini ternyata memang banyak hal yang harus dibenahi > > untuk penataan dan pengamanan Monas. > > -- Saefullah " > > Bahkan, sedikitnya 3.600 besi pagar Monas, meliputi 3.000 besi berbentuk > > anak panah ukuran besar dan 600 anak panah ukuran kecil, telah raib dicuri. > > Diduga kejadian tersebut sudah berlangsung lama dan baru terungkap saat > > Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah melakukan observasi ke taman Monas, Sabtu > > (6/11/2010) dan Selasa (9/11/2010). > > > > Saat observasi selama dua kali itu, Saefullah juga menemukan sejumlah > > lubang menganga berdiameter lebih kurang 60 sentimeter. Lubang ini > > merupakan lubang resapan biopori (LRB) yang penutupnya sudah tidak ada lagi. > > > > "Dari hasil observasi ini ternyata memang banyak hal yang harus dibenahi > > untuk penataan dan pengamanan Monas. Unit yang paling berperan terhadap > > Monas ini adalah Satpol PP karena terkait dengan pengamanannya," ujar > > Saefullah. > > > > Ia juga meminta Sudin Pertamanan untuk menjaga dan merawat seluruh taman > > dan pagar yang ada di dalam maupun luar kawasan Monas agar pada akhir > > Desember 2010 kawasan Monas rapi kembali. > > > > "Setelah saya amati beberapa hari, ternyata pada jam-jam tertentu, terutama > > pada malam dan pagi hari, banyak orang yang masuk ke Monas dengan cara > > menerobos pagar. Hal seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja," > > tegasnya. > > > > Jika masih ada yang nekat menerobos pagar, Saefullah mengancam akan > > menangkap dan menyerahkannya kepada pihak yang berwajib. Sebab, ia tidak > > ingin apa yang telah dirawat dan diperbaiki itu terus-menerus dirusak > > warga. Padahal, biaya perawatannya sangat besar dan bisa digunakan untuk > > keperluan yang lain. > > > > Agar keamanan kawasan Monas lebih terjamin, ke depan jumlah personel Satpol > > PP yang menjaga Monas juga akan diperbanyak. Jika semula hanya 40 personel, > > pihaknya akan menambah 60 personel sehingga genap 100 personel. Mereka akan > > bekerja dalam tiga shift setiap harinya. > > > > Wali Kota Jakpus juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, utamanya > > wisatawan untuk mau bersama-sama menjaga kawasan Monas. Sebab, Monas adalah > > milik bersama sehingga harus dirawat bersama pula. > > > > Pihaknya juga akan menertibkan pedagang asongan yang biasa beroperasi di > > dalam Monas, termasuk tenda yang ada di eks Irti Monas, agar tidak ada lagi > > pedagang yang menginap di tenda tersebut. Ia juga meminta masyarakat > > mematuhi jam kunjung Monas agar kebersihan Monas tetap terjaga. Sebab, saat > > ini tidak diperbolehkan lagi pengunjung menginap di kawasan Monas. > > > > Terkait hilangnya besi pagar Monas, Kasudin Pertamanan Jakarta Pusat, Levi, > > mengatakan, pihaknya akan mengganti semua ujung tombak pagar yang hilang, > > dan dianggarkan pada tahun 2011. "Jumlahnya sebesar Rp 200 juta-an," > > katanya. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
