Tugas Konsuler perwakilan diplomatik Indonesia BERKEWAJIBAN untuk melindungu 
hak-hak orang Indonesia dinegeri itu..

Dan ini TIDAK selalu, if ever, dipenuhi.

--- In [email protected], widyawati widyawati <widyawa...@...> wrote:
>
> karena RI nggak pernah kirim TKW TKI maka majikan Sumiati bisa
> dibenarkan, bisa dibiarkan ?
> 
> On 11/16/10, Roman Proteus <pt_kas...@...> wrote:
> > Salah om
> >
> > Pemerintah RI gak pernah kirim TKW TKI
> > Mereka dengan suka rela pergi sendiri nyari makan
> >
> >
> >
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "sunny" <am...@...>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Tue, 16 Nov 2010 11:07:05
> > To: <Undisclosed-Recipient>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [proletar] Majikan Sumiati Biadab!
> >
> > Refleksi : Dalam jangka waktu kurang lebih 35 tahun sejak dikirim TKI  ke
> > Arab Saudia hingga kini sudah banyak Sumiati menjadi korban kebiadaban.
> > Agaknya rezim berkuasa NKRI memiliki sama falsafah dengan para majikan dan
> > oleh karena itu terus menerus dikirim TKW menjadi umpan perbuatan
> > kebiadaban.
> >
> > http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nasional/10/11/16/146992-majikan-sumiati-biadab
> >
> > Majikan Sumiati Biadab!
> >
> > Selasa, 16 November 2010, 03:08 WIB
> >
> > REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan
> > Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat  menyebut keluarga
> > majikan TKI Sumiati Salan Mustafa di Arab Saudi biadab karena telah menyiksa
> > wanita berusia 23 tahun asal Nusa Tenggara Barat itu."Tindakan keluarga
> > majikan pada Sumiati itu merupakan bentuk penyiksaan yang keji atau biadab,"
> > kata Jumhur melalui surat elektronik dari Jakarta, Senin, menanggapi kasus
> > penyiksaan terhadap Sumiati.
> > Sumiati kini dirawat intensif di Rumah Sakit Raja Fahd di Madinah, Arab
> > Saudi, setelah mengalami penyiksaan sekaligus digunting mulutnya.Jumhur
> > telah memerintahkan aparatnya segera menangani kasus Sumiati itu,
> > berkoordinasi dengan Perwakilan RI di Jeddah terkait perkembangan kasus
> > maupun perawatan terhadap Sumiati, termasuk mengurus hak-hak Sumiati terkait
> > ganti rugi materiil serta nonmateriil.
> >
> > Ia menegaskan BNP2TKI akan terus memonitor agar korban mendapatkan perawatan
> > maksimal bagi pemulihan kesehatan fisiknya, di samping mendesak proses hukum
> > terhadap majikan Sumiati dilakukan seadil-adilnya.
> >
> > Ia meminta kepolisian di Arab Saudi bisa secepatnya menyeret pihak majikan
> > dan memberi sanksi hukum seberat-beratnya. Kasus Sumiati itu, lanjut Jumhur,
> > sudah dilaporkan ke Kepolisian Distrik Madinah melalui rumahsakit yang
> > merawat Sumiati, dua pekan lalu.
> >
> > Sumiati bekerja di keluarga majikan di Madinah sejak Juli 2010 namun
> > dikabarkan kerap disiksa secara kasar sehingga terluka pada sekujur tubuh,
> > wajah, dan kedua kakinya.
> >
> > Ia menilai kasus yang menimpa Sumiati itu tidak bisa lagi ditoleransi karena
> > secara langsung ataupun tidak telah menghina martabat bangsa maupun
> > melecehkan nilai kemanusiaan tersebut."Tindakan seperti ini jelas tidak
> > pantas kita terima, dan saya yakin pemerintah Arab Saudi akan memajukannya
> > ke ranah hukum demi kehormartan negaranya," kata Jumhur.
> >
> > Red: Krisman Purwoko
> > Sumber: ant
> >
> > Share39  Berita terkait
> >   a.. PRT di Bawah Umur Rentan Jadi Korban Kekerasan
> >   b.. Menkumham: Penyiksaan Dalam Penjara Perbuatan Biadab
> >   c.. Pemerintah RI akan Monitor Kasus dan Pengobatan Sumiati
> >   d.. Pemerintah Kutuk Penganiayaan TKI Sumiati di Arab Saudi
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke