Karena yang ada di batok kpala "ndeboost" yang dungu kayak anjing itu  bukan 
otak manusia yang bisa dipakai buat berfikir, maka dia bukannya berterima kasih 
kepada "@Murtad dkk. " yang telah meluangkan waktunya untuk menunjukkan 
sejumlah kebenaran tentang ajaran taik anjing agama Islam yang dianut 
"ndeboost" ini..

Nggak, dia malah buang-buang waktunya buat ngomong tentang Bible dan Yesus yang 
sudah berabad-abad disikapi secara kritis oleh orang Nasrani sendiri, seperti 
dengan metode high criticism yang mereka kembangkan.

Yanga ada dibatok kepala "ndeboost" itu jelas bukan otak yang bisa dipakai buat 
mikir.
 

--- In [email protected], "ndeboost" <rambitese...@...> wrote:
>
> 
> --- In [email protected], "Wong" <wong_gendeng05@> wrote:
> >
> > ----- Kutipan -----
> > Mengapa nDeboost sering postingkan mengenai Bibel? Diantaranya karena
> kerumah nDeboost pernah datang penginjil, seolah-olah agama nDeboost ga
> dianggep. Di sini juga banyak (sekali) posting-posting yang mencemeehkan
> Islam, QS dan Muhammad saw dari kawan-kawan "sana". (Artinya hampir ga
> ada yang mau mengaku imannya. Anda sendiri apa kok sering "nyaut"
> postingannya nDeboost?)
> 
> > ------ End of Kutipan ---------
> >
> > Oh rupanya sampeyan punya dendam tersendiri terhadap pengijil itu toh,
> yang mendatangi rumah sampeyan dan seolah2 agama sampeyan gak dianggep.
> Mungkin si penginjil ndak maksud seperti itu. wong namanya orang jualan,
> siapapun ya ditawari, dia hanya menawarkan daganganya yaitu kecap cap
> ayam hutan, eh teryata sampeyan penggemar kecap lain, yaitu kecap cap
> Blekok. ya katakan saja bahwa sampeyan senenge kecap cap Blekok, wis
> bar.
> >
> > Tentang saya suka nyaut postingan sampeyan, maksud saya hanyalah ingin
> meramaikan kampung proletar. sampeyan lihat saja, sampeyan sudah posting
> tentang Tuhan dari seri 1 sampai seri 40, itu sepi responden. Paling2
> yang ada Pak Juspik. itupun dengan bahasanya yang khas dan biasanya
> tidak nyambung dengan topik yang sampeyan sampaikan. lah saya mencoba
> memberi respon yang saya usahakan sedapat mungkin tidak melenceng dari
> topik yang sampeyan unggah, tetapi jika ternya itu membuat sampeyan
> tidak nyaman, saya mohon maaf.
> >
> ===============
> Oh itu hanya diantaranya. Lainnya lagi, diantaranya merespon kegemaran
> @Murtad dkk.
> ===============
> > ---- Kutipan ---------
> > Kenapa nT baru ngaku sekarang bahwa "salju" diumpamakan "kapas"
> > sedengkan yg nDeboost harapkan adalah versi Bibel dimana ayatnya nT
> > kutip?
> > ------ end of kutipan ------
> >
> > Ndak gitu mBoost, dari awal sudah saya akui, dalam porting saya
> tanggal 13 November, saya bilang ini contoh, terus dalam posting tanggal
> 14 saya tulis ini contoh rekaan saja. Mungkin sampayen kurang teliti,
> karena keburu ngaceng kepengin di tunjukin mana ayat bible yang
> diterjemahkan dari Snow menjadi kapas. Jangan dicari belum tentu ada,
> kalo memang ada, saya malah tidak tahu, Tetapi poin yang ingin saya
> sampaikan adalah bagaimana cara memahami bible ( menurut saya)yaitu cara
> menurut kearifan lokal. Tapi kalo keterangan saya, sampeyan anggap
> bertele tele, saya mohon maaf, sebab saya belum tahu cara yang lebih
> sederhana agar informasi yang saya sampaiakn mudah dimengerti orang, dan
> saya terus berusaha mencari tahu caranya, dan insya Alloh kalo saya
> sudah tahu, sampeyan adalh orang pertama yang saya kasih tahu.
> >
> ===============
> Gak keburu ngaceng kok. Cuma ngomongin kearafin lokal yang yang ga
> konsisten.
> > ---- Kutipan ----------
> > Seperti pernah disampaikan, perubahan kata biasanya mengandung
> implikasi
> > hukum. Misalnya yang haram babi hutan atau babi? Katak apa kadal?
> > ------ end of Kutipan ----------
> >
> >
> > Apakah orang Kristen menganggap Bibel sebagai sumber hukum? Perlu di
> cek dulu kepada orang Kristen, ada yang mau sharing disini?, atau nanti
> kalo saya sudah sempat, saya tulis khusus untuk sampeyan bagaimana
> kedudukan bible bagi orang Kristen.
> ============
> Wallahu 'alam. mBesok juga lainnya diganti. Lah wong campur tangan alias
> buatan manusia "cukup" banyak meski didaku inspirasi Tuhan
> > ------ Kutipan ------------
> > Sebaiknya nT jujur bahwa "unicorn" adalah makhluk dongeng,  mithos
> masuk agama. Dan agar menghimbau "sana" ga menyebarkan kedustaan kek
> gini. Paulus kan nyebarin kebohongan?
> > ------ End of kutipan -----------
> >
> > mBoost,  saya tidak seperti sampeyan yang plintat plitut kalo njawab
> persoalan dan kapan saya tidak jujur?, jangankan untuk mengaku bahwa
> unicorn adalah dongeng, dari dulu dan sampai saat ini saya mengaku
> dengan sejujur jujurnya bukan hanya unicorn yang dongeng, tapi Adam,
> Musa, Nuh, Ibrahim dll adalah dongeng dan bahwa sebagian besar isi bible
> adalah dongeng, masih terasa kurang jujur? Saya tambahi bahwa Al Quran
> yang di jadikan kitab suci oleh umat Islam juga berisi dongeng.  Saya
> kurang jujur bagaimana coba?.
> >
> Nah, itu saja yang nDeboost inginkan. Unicorn makhluk dongeng.
> > Anjuran sampeyan agar saya menghimbau Paulus untuk tidak menyebarkan
> kebohongan saya tanggapi sbb:
> > Sampeyan perhatiken pemain sulap didepan, di atas panggung sana. Ada
> seorang wanita seksi berbaju ketat, sampai menunjolkan payudaranya yang
> menggunung, dan menonjolkan belahan memeknya. Tiba tiba wanita tsb
> dimasukan ke dalam kotak berwarna hitam lebih tinggi sedikit dari
> dirinya. Sambil membaca mantra sang pesulap membentangkan kain berwana
> hitam untuk menutup kotak itu. Lalu lampu dan pencahayaan di redupkan.
> Tiba tiba bul … asap mengepul  di depan kotak. Lalu kotak hitam di
> buka dan ajaib si wanita raib dari pandangan, hilang seolah musnah
> seperti asap. Penonton riuh bertepuk tangan, bergembira dan terhibur.
> Sampeyan kan tahu bahwa pesulap itu bohong? Apakah sampeyan perlu utuk
> menhimbau si Pesulap untuk berhenti bermain sulap? Tidak bukan?, karena
> apa? Karena si peulap memberi hiburan dan lebih lebih tidak ada yang
> dirugikan dengan sulapan itu.
> Pemain sulap lain dengan Paulus, nT tahu itu
> >
> > Paulus adalah pesulap ulung dari Tarsus, dia berhasil membuat sulapan
> dan trik gaya baru yang memukau penonton. Para penonton merasa terhibur
> dan bergembira dengan permainan Paulus. Apakah saya perlu menghimbau
> Paulus untuk berhenti bermain sulapan? saya Wong Gendeng akan semakin
> gendeng kalau saya melakukan hal itu, oleh karena itu saya lebih memilih
> membiarkan Paulus bermain sulap, karena Paulus memberi hiburan murah
> bagi para penonton yaitu orang Kristen dan Paulus tidak merugikan
> sampeyan, tidak merugikan saya, tidak merugika siapapun. PAHAM?
> >
> > Rahayu
> >
> >
> > --- In [email protected], "ndeboost" rambitesemak@ wrote:
> > >
> > > Mengapa nDeboost sering postingkan mengenai Bibel? Diantaranya
> karena
> > > kerumah nDeboost pernah datang penginjil, seolah-olah agama nDeboost
> ga
> > > dianggep. Di sini juga banyak (sekali) posting-posting yang
> mencemeehkan
> > > Islam, QS dan Muhammad saw dari kawan-kawan "sana". (Artinya hampir
> ga
> > > ada yang mau mengaku imannya. Anda sendiri apa kok sering "nyaut"
> > > postingannya nDeboost?)
> > >
> > > Kenapa nT baru ngaku sekarang bahwa "salju" diumpamakan "kapas"
> > > sedengkan yg nDeboost harapkan adalah versi Bibel dimana ayatnya nT
> > > kutip?
> > >
> > > Sudah saya sampaikan, nT merepon kesetaraan bertele-tele seolah nT
> > > adalah anggota "penyetara".  Lihat "talita kum", ada keterangannya.
> Juga
> > > "Eli, Eli lama sabachtani". Sederhana, konsisten, abadi. Semua versi
> > > Bibel yang nDeboost tahu menuliskan frase ini. Tahu ga, "talita kum"
> > > diayat mana?
> > >
> > > Orang Inggris di AKJV1611 bilang Unicorn. Juga di Bibel "Cambridge"
> > > (Sayang ga nulis tahun issue). Eh malah NKJV "ox", LAI76
> macem-macem. Ya
> > > sapi, ya seladang, ya badak... .
> > >
> > > Seperti pernah disampaikan, perubahan kata biasanya mengandung
> implikasi
> > > hukum. Misalnya yang haram babi hutan atau babi? Katak apa kadal?
> > >
> > > Sebaiknya nT jujur bahwa "unicorn" adalah makhluk dongeng,  mithos
> masuk
> > > agama. Dan agar menghimbau "sana" ga menyebarkan kedustaan kek gini.
> > > Paulus kan nyebarin kebohongan?
> > >
> > > --- In [email protected], "Wong" <wong_gendeng05@> wrote:
> > > >
> > > > mBoost, perlu saya tegaskan sekali lagi bahwa apa yang saya tulis
> dan
> > > ingin saya sampaikan adalah cara bagaimana memahami bible, melihat
> > > posting sampeyan di bawah, mestinya sampeyan sudah tahu bagaimana
> cara
> > > memahami bibel itu,
> > > >
> > > > --- beggin of kutipan -----
> > > > Mungkin  para rohaniwan kebingungan menjawab pertanyaan umat lalu
> > > mengganti kata "unicorn", kalik? Padahal umat dulu mestinya tahu lho
> apa
> > > dan bagaimananya "unicorn"  (dalam dongeng?).  Di "The Holy Bible"
> > > terbitan Cambridge (tahun ....) "unicorn" juga ada, persis spt di
> The
> > > Gideon. Dulu bahasa Yunani, Iberani (atau Aramaik) "unicorn" apa?
> Keknya
> > > makhluk lebih kompleks dan atau aneh sedemikian disederhanak menjadi
> > > "unicorn" ya?
> > > > --- end of kutipan ----
> > > >
> > > > Ya benar, kuncinya adalah disederhanakan, jadi hal hal yang
> komplek
> > > dan sulit di mengerti, disederhanakan agar mudah di pahami dan di
> > > mengerti,termasuk istilah atau terminologi yang tidak dipahamipun
> > > diganti menjadi istilah yang dapat dipahami, unicorn disederhanakan
> > > menjadi kebo, lalu banteng, lalu apalagi .... embuh. maka dari itu
> dalam
> > > contoh rekaan saya, jika kata Snow atau salju ternyata tidak bisa
> > > dipahami maka mungkin saja kata salju di ganti menjadi kapas dalam
> > > fungsinya untuk menyatakan keputihan (bukan keputihan penyakit pada
> > > wanita lho ya, lihat posting saya sebelumnya). Cara penyederhanaan
> > > inilah yang saya maksud sebagai cara pemahaman yang menurut kearifan
> > > lokal, kebudayaan lokal dan terminologi lokal.
> > > >
> > > > Kalao begitu terminologi dalam Bibel tidak konsisten dong?, Betul,
> > > tetapi yang saya pahami, isi dari kalimatnya tidak berubah.
> contohnya ya
> > > itu , salju dan kapas, sama sama berfungsi untuk menyatakan
> keputihan,
> > > lalu unicorn, kebo, banteng sama sama untuk menyatakan kekuatan. Dan
> > > sejauh ini orang2 Kristen enjoy aja dengan terjemahan bibelnya,
> justru
> > > yang setiap hari meributkan itu sampeyan.
> > > >
> > > > Oleh karena itu saya bertanya dengan serius MOHON DIJAWAB: apakah
> > > sampeyan keberatan dengan cara pemahaman bible yang menurut
> kearifan,
> > > kebudayaan dan terminologi lokal?, apakah sampeyan keberatan dengan
> > > terjemahan bible yang suka berubah ubah terminologinya? sampai
> disini
> > > saya yakin sampeyan akan, cep klakep, mingkem, blangkemen, tidak mau
> > > menjawab. SAYA TUNGGU JAWABANYA KALAU BERANI.
> > > >
> > > > Sebab apa?, sebab sampeyan sedang ngurusi hal hal yang tidak perlu
> dan
> > > orang lainpun tidak akan meyibukan diri dengan hal2 tsb, sebab
> meskipun
> > > terjemahan bibel itu tidak konsisten tetapi tidak membahayakan dan
> tidak
> > > menimbulkan persoalan apapun. Justru yang meresahkan masarakat dan
> > > membahayakan masarakat adalah terjemahan Quran. Hal inilah yang
> > > seharusnya menjadi urusanya sampeyan tetapi sampeyan tidak
> melakukanya.
> > > >
> > > > Rahayu
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In [email protected], "ndeboost" rambitesemak@ wrote:
> > > > >
> > > > > Dilain fihak, kapas di setarakan jerami. Seperti yang tak
> sampaikan,
> > > 1-1
> > > > > nya "kapas" hanya 1 di LAI06 (di Yes 1:31),  di LAI76, "jerami".
> > > > > nDeboost gak tahu, kapan periode LAI76 dan kapan LAI06. Namun
> > > rasanya
> > > > > seluruh orang Indonesia pemakai LAI76  tahu beda jerami sama
> kapas.
> > > (Di
> > > > > Ende, juga kapas) Kalaupun ga, buat keterangan, mengenai kapas
> spt
> > > > > misalnya"Eli, Eli lama sabakhtani". Kan ada keterangan setelah
> frase
> > > > > tsb? Kok mbelit-mbelit kek keterangan anda mengenai "anakonda".
> > > Bilang
> > > > > saja (maaf ngajarin) : "sejenis ular". Dg demikian, tulis juga
> > > unikorn
> > > > > lk "sejenis kuda (dalam dongeng)". Ga sulit kan?  Namun diantara
> > > yang
> > > > > nDeboost maksudkan adalah inkonistensi penyetaraannya.
> > > > > Kata "kapas", meski hanya 1 dia LAI06 ada 12 di LAI76 dan 7 di
> Ende.
> > > > > Jadi kemana "raibnya" kata "kapas" kok tinggal 1? (Ende masih
> pakai
> > > > > ejaan lama, jadi kita-kita mungkin ada yang belum lahir namun
> > > nampaknya
> > > > > "kapas" bukan "barang baru")
> > > > >
> > > > > Dalam kasus "snow" yg nT setarakan sbg "kapas":
> > > > > Ada 25 "snow" di The Gideon, 23 di NKJV, 21 "salju" di LAI06, 24
> di
> > > > > LAI76 dan 22 "saldju" (perhatikan ejaan yang dipakai) di Ende.
> Jadi
> > > > > "salju" atau "saldju" bukan sesuatu yang asing. Kamu saja yang
> buat
> > > jadi
> > > > > berbelit-beli padaha sudah dipakai (paling tidak) di 3 versi
> Bibel
> > > > > berbahasa Indonesia.
> > > > >
> > > > > MOHON DI JAWAB: nT menyetarakan "salju" menjadi "kapas" di Bibel
> > > versi
> > > > > mana, kalau boleh tahu?
> > > > >
> > > > > Similarly, per asumsi-analogi nT, nDeboost hanya nebak, adakah
> semua
> > > > > yang memakai bahasa Inggris (kuno) tahu "unicorn"?  The Gideons
> > > mendaku
> > > > > yang Bibelnya adalah AKJV1611 (ada tercetak di halaman dalamnya)
> > > > > mempergunakan 9x kata "unicorn" namun 0X di NKJV.
> > > > > Mungkin  para rohaniwan kebingungan menjawab pertanyaan umat
> lalu
> > > > > mengganti kata "unicorn", kalik? Padahal umat dulu mestinya tahu
> lho
> > > apa
> > > > > dan bagaimananya "unicorn"  (dalam dongeng?).  Di "The Holy
> Bible"
> > > > > terbitan Cambridge (tahun ....) "unicorn" juga ada, persis spt
> di
> > > The
> > > > > Gideon. Dulu bahasa Yunani, Iberani (atau Aramaik) "unicorn"
> apa?
> > > Keknya
> > > > > makhluk lebih kompleks dan atau aneh sedemikian disederhanak
> menjadi
> > > > > "unicorn" ya?
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In [email protected], "Wong" <wong_gendeng05@> wrote:
> > > > > >
> > > > > > Halo mister Scheher piston butut Omar karatan, apa kabar?
> masih
> > > suka
> > > > > ngomongin Imanuel kant gak? yang dulu kayaknya gak ada
> kelanjutanya.
> > > > > >
> > > > > > Sekarang ujug ujug sampeyan mosting ayat bible begitu
> banyaknya
> > > > > maksudnya apa yah? apakah sampeyan ingin mencari kata kapas di
> dalam
> > > > > ayat2 tsb, kalo itu maksud sampeyan, rupanya sampeyan tidak
> menyimak
> > > apa
> > > > > yang saya maksud, dan saya harus mengulangi lagi ngomong pelan
> pelan
> > > > > agar sampeyan mudah mengerti. Dengarkan yah...!!!
> > > > > >
> > > > > > Contoh atao seumpama. Pada suatu hari sampeyan tiba di Dukuh
> > > Paruk,
> > > > > suatu desa di pedalaman jawa tempat tinggal ronggeng Ni
> Srinthil,
> > > > > seperti di tulis oleh Ahmad Tohari dalam novelnya. Pada saat itu
> > > > > sampeyan mendapati seorang anak kecil yang baru menangkap seekor
> > > belut,
> > > > > yang menurut sampeyan belut ini cukup besar, untuk menyatakan
> > > > > kebesaranya itu, sampeyan membuat perbandingan dengan binatang
> lain,
> > > > > lalu sampeyan ngomong kepda anak kecil tsb " le, belut yang kamu
> > > tangkap
> > > > > ini seperti ANACONDA". Saya jamin anak itu menjadi bingung dan
> tidak
> > > > > mengerti apa maksud kata kata sampeyan, sebab anak kecil tsb
> tidak
> > > tahu
> > > > > ANACONDA itu seperti apa. tapi jika sampeyan ngomongnya begini "
> le,
> > > > > belut yang kamu tangkap ini seperti ULAR SAWAH", anak tsb pasti
> tahu
> > > > > maksud sampeyan, karena dia tahu betul ular sawah itu apa, ular
> > > sawah
> > > > > adalah binatang yang besar dan panjang seperti belut ini yang
> dia
> > > > > tangkap. jadi baik ANACONDA maupunh ULAR SAWAH di gunakan untuk
> > > > > menyatakan kebesaran seekor belut. cara seperti inilah yang saya
> > > maksud
> > > > > dengan cara berfikir menurut kebudayaan lokal, menurut kearifan
> > > lokal,
> > > > > menurut terminologi lokal.
> > > > > >
> > > > > > Sampai disini paham belum? kalo sudah paham saya lanjutkan.
> > > > > >
> > > > > > Rupanya para penerjemah bibelpun berfikir menurut cara seperti
> > > diatas,
> > > > > yaitu menurut kebudayaan dan kearifan lokal. sehingga apa yang
> > > diposting
> > > > > oleh saudara mBoost yaitu bahwa unicorn bisa diterjemahkan
> mejadi
> > > kerbau
> > > > > lalu di bible yang lain diterjemahkan menjadi banteng ini adalah
> hal
> > > > > yang lumrah dan dapat dimengerti. tergantung kepada siapa
> terjemahan
> > > > > bibel itu di tujukan. Demikian juga kata KAPAS yang sedang
> sampeyan
> > > > > persoalkan yang diambil dari terjemahan saya atas suatu kalimat
> di
> > > bible
> > > > > "His appearance was like lightning, and his garments as white as
> > > snow".
> > > > > Perlu sampeyan perhatikan, dalam posting yang lalu saya sedang
> > > berbicara
> > > > > dengan orang yang tinggal di pedalaman katulistiwa, yang tidak
> > > pernah
> > > > > melihat salju dan tidak punya informasi mengenai salju, maka
> kalimat
> > > di
> > > > > bible "His appearance was like lightning, and his garments as
> white
> > > as
> > > > > snow" tidak saya terjemahkan "Wajahnya bagaikan kilat dan
> pakaiannya
> > > > > putih bagaikan SALJU", sebab salju tidak dikenal oleh orang tsb,
> > > tetapi
> > > > > saya terjemahkan "Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih
> > > bagaikan
> > > > > KAPAS".Mengapa? karena kata KAPAS lebih dapat dimnegerti oleh
> orang
> > > yang
> > > > > tidak pernah melihat salju. baik kata SALJU maupun KAPAS disini
> > > > > berfungsi untuk menyatakan keputihan suatu pakaian, maka saya
> > > memilih
> > > > > kata KAPAS, karena kata kapas mudah di mengerti. lebih lebih
> lagi
> > > > > terjemahan ini hanya contoh rekaan saja, sebab saya bukan
> > > penterjemah
> > > > > bible. jadi gak usah di cari di bible mana kapasnya. namun
> demikian
> > > > > prinsip kearifan lokal, kebudayaam lokal dan terminologi lokal
> > > menjadi
> > > > > prinsip yang utama dalam memahami terjemahan bible.
> > > > > >
> > > > > > Sejauh ini apakah sudah paham dengan yang saya maksud? atau
> apakah
> > > > > samapeyan ada keberatan dengan cara saya memahami bible?, atau
> > > sampeyan
> > > > > ada keberatan dengan terjemahan bible yang suka gonta ganti?,
> > > unicorn di
> > > > > bible A diterjemahkan kerbau sedang di Bible B diterjemahkan
> > > Banteng?
> > > > > atau sampeyan keberatan dengan dua duanya?. coba dong di tulis
> yang
> > > > > lebih jelas.
> > > > > >
> > > > > > Rahayu
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke