Refleksi : Mohon presiden NKRI dimaafkan, karena beliau selama ini berada di awan-awan, jadi tidak tahu keadaan TKI, sekalipun beliau tidak tahu maslah buruh Indonesia, tetapi pasti dengar pahlawan deisa dengan uang yang mereka kirimkan untuk memperkuat cadangan devisa di kas negara. Dulu presiden tidak tahu, sekarang lupa, jadi mohon masyarakat beritahukan kepada Sang Yang Mulia ini.
http://us.detiknews.com/read/2010/11/19/115531/1497539/10/sby-minta-menakertrans-dan-menlu-gambarkan-kondisi-tki-di-luar-negeri?991103605 Jumat, 19/11/2010 11:55 WIB SBY Minta Menakertrans dan Menlu Gambarkan Kondisi TKI di Luar Negeri Anwar Khumaini - detikNews Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui sebenarnya sudah banyak kemajuan soal upaya perlindungan TKI di luar negeri. Namun ternyata, persoalan masih tetap muncul. SBY pun berharap, jajarannya tidak mengabaikan persoalan itu. "Banyak yang telah saudara lakukan tetapi tetap ada masalah-masalah yang tidak boleh kita abaikan seperti apa yang baru saja terjadi di Saudi Arabia," kata SBY saat membuka rapat internal soal TKI di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (19/11/2010). Berdasarkan catatan yang dimiliki SBY, jumlah total TKI di luar negeri mencapai 3.271.584. Dari seluruh TKI yang ada, 4.385 orang atau 0,01 persen mengalami permasalahan di tempatnya bekerja. Menurut SBY, persoalan itu tidak melulu soal kekerasan, namun juga pelanggaran kontrak, gaji tidak dibayar, jam kerja tidak sesuai, beban kerja tidak sesuai, ketidakcocokan dengan majikan, masalah pribadi, sakit, pelecehan, dan lain-lain. "Tapi ini angka tetap bagi kita satu orang pun warga negara kita harus mendapat perlindungan, mendapatkan perlakukan, hak haknya sesuai dengan kontrak yang telah kita tetapkan," kata SBY. Karena itu, SBY ingin mendengar laporan tentang kondisi para TKI di luar negeri saat ini dari sejumlah jajarannya yakni Menakertrans dan Menlu. "Kemudian Meneg PP dan Anak karena tenaga kerja sebagian adalah saudara-saudara kita dari wanita," katanya. "Kemudian akan berikan direktif yang akan kita lakukan untuk mengetahui secepatnya, memberi informasi manakala kasus yang serius ini meskipun jumlahnya kecil kalau saya lihat angkanya di sini itu tidak terjadi lagi atau dapat kita kurangi secara signifikan, itulah yang menjadi agenda kita pada pagi hari ini dan seperti biasanya," kata SBY. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
