Refleksi : Ini bukan jahilah dalam cerita  dongeng "seribu satu malam", tetapi 
orang Arab di tanah yang disebut suci yang melakukan kebiadaban terhadap warga 
NKRI.  Perbuatan demikian  bukanbaru kali ini mereka lalukan, tetapi sudah 
lebih dari 30 tahun! Dasar tukang tipu muslihat! 

http://www.solopos.com/2010/channel/nasional/menkum-ham-penyiksaan-dan-pembunuhan-tki-tindakan-jahiliyah-74686

Menkum HAM: Penyiksaan dan pembunuhan TKI tindakan jahiliyah
By nad16 on 19 November 2010



Jakarta-Kasus penyiksaan terhadap Sumiati binti Salan Mustopa belum selesai, 
kini muncul pembunuhan terhadap Kikim Komalasari di Arab Saudi.

Rangkaian aksi kekerasan ini dianggap sebagai tindakan mengulang zaman 
jahiliyah.

"Tindakan Jahiliyah. Menganiaya dan mengadili orang itu jahiliyah," kata Menkum 
HAM Patrialis Akbar di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Jumat 
(19/11).

Menurut Patrialis, pelanggaran HAM jelas terjadi dalam dua kasus terakhir itu. 
Dia pun akan segera membahas penanganannya bersama Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono (SBY).

"Jam 10.00 WIB saya diminta untuk bertemu Presiden, membicarakan secara khusus 
masalah TKI," tegasnya.

Saat ini, pihaknya belum memutuskan apakah akan membawa kasus ini ke Mahkamah 
Internasional. "Kita akan pelajari dulu," imbuhnya.

Patrialis menerangkan, proses pengusutan kasus Sumiati dan Kikim tidak boleh 
sampai mengganggu hubungan RI dan Arab Saudi. Meski demikian, dia tetap 
mengutuk apa yang sudah terjadi.

"Saya juga mengutuk kalau ada penganiayaan di penjara. Tidak boleh itu," 
tutupnya.

Sebelumnya, Kikim Komalasari dilaporkan telah dibunuh di Arab Saudi. Sebelumnya 
diinformasikan, Kikim lahir pada 9 Mei 1974, Nomor Paspor AN 010821 masa 
berlaku 15 Juni 2009 sampai 15 Juni 2012.

Setelah dianiaya, Kikim dibunuh 3 hari sebelum Hari Raya Idul Adha oleh 
majikannya di Kota Abha.

Informasi awal soal tewasnya Kikim ini disampaikan salah satu relawan Pospertki 
PDI Perjuangan yang berada di Kota Abha.

Dalam laporannya kepada pimpinan Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan, Kikim 
dibunuh oleh majikannya dengan cara digorok lehernya. Jenazah Keken ditemukan 3 
hari sebelum Hari Raya Idul Adha di sebuah tong sampah umum.




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke