http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2010112700351315

      Sabtu, 27 November 2010 
     

      BURAS 
     
     
     

Di Balik Signifikansi Pertumbuhan Ekonomi Lampung!


       
      "BI-Bank Indonesia-melaporkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung 
triwulan tiga 2010 sebesar 6,25%, lebih tinggi dari prediksi BI 5,64%, dan 
signifikan dibanding triwulan sebelumnya 3,87%!" ujar Umar. "Basis pertumbuhan 
masih konsumsi swasta yang menguasai pangsa 55,13% dengan pertumbuhan 6,46%! 
Dukungan utama dari pertumbuhan investasi 16,6%--baki debet kredit investasi, 
impor bahan baku penolong, dan konsumsi semen! Lalu, ekspor naik 11,4%--dengan 
pangsa pasar komoditas hasil pertanian seperti kopi, teh, rempah 31,1% yang 
tumbuh 9,3%!"

      "Dengan konsumsi swasta yang masih dominan pangsa dan pertumbuhannya 
sebagai basis, serta dukungan investasi yang baru tahap input, jelas di balik 
signifikansi pertumbuhan itu masih perlu dorongan serius untuk peningkatan 
peran pada sektor-sektor produksi dan sektor pemerintah-public sector!" sambut 
Amir. "Peningkatan peran ekspor produk pertanian rakyat terutama kopi, kakao, 
dan rempah-juga karet-tentu memberi arti positif pertumbuhan pada kesejahteraan 
rakyat! itu langsung terlihat pada peran konsumsi dalam proses pertumbuhan! 
Namun dengan pangsa pasar komoditasnya yang masih relatif kecil dalam komponen 
ekspor dibanding jumlah petani sebagai mayoritas warga Lampung, usaha ekstra 
mendorong peningkatannya jadi penting!"

      "Seharusnya stimulan untuk itu datang dari sektor pemerintah, tapi justru 
itu yang dari laporan BI kurang ditonjolkan!" tegas Umar. "Soal itu juga mudah 
dicek silang ke APBD I dan II se-Lampung, jumlahnya pada sektor pertanian dan 
perkebunan rakyat umumnya kurang signifikan! Padahal justru di situlah prime 
stake-taruhan utama-ekonomi mayoritas rakyat Lampung!"

      "Itu karena belanja public sector di Lampung secara umum masih 
terdominasi dari dan untuk aparatur!" timpal Amir. "Pergeseran dari dominasi 
kepentingan aparatur ke kepentingan publik lamban, kalau tidak yang terjadi 
justru sebaliknya, karena penambahan pegawai terus dilakukan dengan konsekuensi 
peningkatan belanja aparatur! Itu belum lagi dilihat dari daya dukung APBD pada 
infrastruktur perekonomian rakyat yang juga praktis masih lemah!"

      "Tanpa dukungan public sector yang kuat bisa diduga sulit mempertahankan 
rekor signifikan pertumbuhan ekonomi triwulan tiga 2010 itu!" tegas Umar. 
"Kompensasinya, pemerintah daerah lebih giat promosi investasi, membuka 
kemudahan terbaik dalam semua dimensinya dibanding provinsi lain! Daya saing 
memikat investor itu masih harus ditingkatkan!"

      H. Bambang Eka Wijaya
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke