http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/11/28/arabnews-ada-tki-lari-dan-gantung-diri

Arabnews: Ada TKI Lari dan Gantung Diri
Minggu, 28 November 2010 - 17:12 WIB

| 
JAKARTA (Pos Kota) - Cerita duka tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi seperti 
tidak ada habisnya. Kali ini seorang TKI ditemukan tewas gantung diri. Demikian 
dikabarkan surat kabar online berbahasa Arab, pada Jumat (26/11/2010) kemarin.

Mayat TKI malang berusia 27 tahun tersebut ditemukan majikan perempuannya dalam 
posisi menggantung pada seutas tali yang terikat di langit-langit kamarnya. Dia 
berusaha menyelamatkan perempuan itu namun sayang, perempuan itu tidak lagi 
bernyawa.

Polisi yang melakukan investigasi peristiwa tersebut menyatakan tidak ada 
tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh TKI tersebut. Mereka juga 
menyelidi apa motif dan penyebab TKI yang beberapa hari lagi akan pulang ke 
tanah air itu nekat gantung diri.

"Tidak ada bukti-bukti kekerasan, ini mengindikasikan perempuan itu menggantung 
dirinya sendiri. Tubuhnya telah berada di kamar mayat dan menunggu pemeriksaan 
forensik," kata juru bicara polisi, Brigadir Bandar Almakhlaf.

MELARIKAN DIRI


Pada waktu yang sama, TKI lainnya ditemukan mengalami patah tulang setelah 
melompat dari lantai 3, karena ingin melarikan diri dari rumah majikannya di 
Arab Saudi.

Menurut Arabnews.com, peristiwa terjadi pada Jumat pekan lalu di distrik 
Al-Salam, Jeddah utara.  "Dia tidak menderita luka serius akibat melompat. 
Bagaimana pun, penyelidikan lebih lanjut akan terus di daerah ini," kata 
Kolonel Al-Juaid, juru bicara kepolisian Jeddah.

Saksi mata mengatakan, seorang perempuan merangkak dan kemudian melompat. 
Setelah mendarat, perempuan itu bersembunyi di bawah mobil yang diparkir.

Sang majikan itu kepada polisi mengatakan, TKI itu tiba kurang dari dua minggu 
lalu, dan pekerjaannya diakui kurang memuaskan. Dua hari sebelum TKI itu 
melompat, sang majikan bermaksud untuk mengembalikan dokumen yang bersangkutan 
kepada agen penyalur TKW.

Namun sayang, identitas kedua TKI tersebut belum terungkap. Pihak 
Kemenakertrans ketika ditanyakan hal tersebut, baru akan mengontak KBRI dan 
KJRI untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut dari peristiwa tersebut.

"Kita masih menunggu laporan dari pihak KBRI di Riyadh dan KJRI di Jeddah," 
kata Kepala Pusat Humas Kemenakertrans Suhartono.(tri/dms)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke