Kalau tidak netaral lantas seterusnya bagaimana, tentu saja tidak akan 
dinyatakan tidak berlaku. Pemilu yang baru lalu itu istimewa karena rumah sakit 
pun menyediakan bahagian orang gila, untuk menampung pasien calong-calong 
anggota dpr yang tidak terpilih. Mereka diperkirakan akan gila atau paling 
tidak mengalami gangguan jiwa, sebab mereka ini meminjam uang dari bank atau 
kenalan dan sahabat untuk kampanye pemilu. Jadi kalau tidak terpilih berarti 
bisa repot.  Berapa banyak yang masuk rumah sakit gila, kurang jelas sebab 
tidak diberitakan, selain ada berita bahwa ada yang karena tidak terpilih 
menjadi anggota dpr pergi menjadi TKI di Arab saudia, belum lama bekerja mati. 
Ada lagi berita tragis bahwa ada yang berhutang tetapi tidak terpilih, untuk 
melunasi hutang, disuruh isterinya bersetubuh dengan pemberi hutang.

Dalam pemilu itu seluruh keluarga kaum elit ikut untuk mendapat kedudukan, 
contohnya Amin Rais, kedua anaknya ikut, dan mereka bukan mencalonkan diri 
untuk daerah tempat tinggal mereka, tetapi di luar daerah tempat tinggal, 
keluarga Sukano pun demikian, Megawati, suamninya, dan anaknya mereka, adik 
mega Guntur dan Rahmawati. Wirsnto, istrinya, dan keponakannya etc.

Jadi pemilihan itu bukan lagi wakil rakyat tetapi rakyat diwakili oleh 
keluarga. Pengusaha-pengusaha pun ikut menjadi wakil rakyat. Pendeknya ramai 
bunga rampai. 


  ----- Original Message ----- 
  From: ajeg 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, November 29, 2010 1:47 AM
  Subject: [proletar] fwd: Pemilu 2014 Terancam Tak Netral


    

  Memangnya pernah netral? 
  Kebejatan pemilu di Indonesia adalah, suara abstain 
  dinyatakan sebagai suara rusak / tak sah. 
  Walhasil, sejak jaman Orba setiap 5 tahun bangsa ini 
  cuma mengulang-ulang hal yang sama tapi selalu 
  mengharapkan hasil yang berbeda. 

  From: 
  > 
  > Menurut Hadar, sistem ini lebih sederhana karena selama ini pemilih
  > dibingungkan oleh begitu banyak calon dalam surat suara. Akibatnya,
  > suara tak sah mencapai 14,4 persen. Bahkan pemilu di Indonesia
  > adalah yang terbesar dan terumit di dunia. Dengan jumlah pemilih 
  > lebih dari 161 juta orang, pemilu melibatkan 5 juta petugas di 560 
  > ribu tempat pemungutan suara. Peserta pemilu 38 partai secara 
  > nasional dan 44 partai lokal di Nanggroe Aceh Darussalam.
  > 
  > Nah, kelemahan sistem terdahulu ada pada penghitungan suara dan
  > penghitungan perolehan kursi yang sulit dipahami. Penghitungan
  > meliputi tiga tingkat dan keterwakilan yang tak jelas, khususnya
  > perolehan kursi DPR di provinsi.
  > 
  > http://epaper.korantempo.com/KT/KT/2010/11/26/ArticleHtmls/26_11_2010...



  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke