http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=31886

SENIN, 29 November 2010 | 598 Hits


Siswa SMP Dibacok 
Orang Adat Ngamuk, Asis Hentihu Ditikam 


Namlea, AE.- Penyerangan membabi buta dan tanpa alasan dilakukan salah seorang 
warga dari suku terasing, Kabupaten Buru terjadi kemarin di kediaman anggota 
DPRD Buru, Asis Hentihu.

Ia akhirnya tersungkur bersimba darah setelah ditikam di bagian perut. Selain 
Hentihu, siswa SMP Negeri 1 Namlea juga dibacok oleh mereka. Informasi yang 
dihimpun Ambon Ekspres, awalnya Raja Kayeli mengundang sekelompok suku terasing 
untuk memeriahkan pesta perkawinan anaknya, Sabtu (27/11). Suku terasing yang 
tidak bisa berbicara Bahasa Indonesia ini diundang untuk membawakan tarian 
cakalele. 

Atraksi dengan senjata tajam dan tombak ini berlangsung lancar dan sukses sejak 
Jumat (26/11) hingga puncak acara perkawinan. Persoalan muncul ketika warga 
suku terasing yang hidup di tengah hutan ini melancong ke tengah Kota Namlea 
usai pelaksanaan hajatan kawinan di Kayeli. Meski di dalam kota, mereka tetap 
memegang perlengkapan senjata tajam dan tombak dengan bebas. Mereka ada yang 
berjalan berkelompok, ada pula yang memilih berjalan sendiri. Salah seorang 
diantara mereka kemudian berpapasan dengan dua warga Namlea yang sedang 
mengendarai sepeda motor. Tanpa tedeng aling-aling, dia kemudian melayangkan 
parangnya ke arah Sari Kao, siswa SMP negeri 1 Namlea yang dibonceng sepeda 
motor. Beruntung Kao berusaha menangkis parang yang dilayangkan orang adat ini. 

Akibatnya, tangan kanannya mengalami luka robek cukup serius. Melihat kejadian 
yang berlangsung di seputaran BTN Tatanggo, warga langsung menghujani orang 
adat ini dengan berbagai peralatan seadanya hingga babak belur sebelum 
diamankan di Polsek Namlea yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat 
kejadian. Sialnya, saat berada di Polres, anggota Polisi mengalami kesulitan 
mengindentifikasi identitas pelaku. Pasalnya, pelaku yang merupakan orang adat 
tidak bisa berbahasa Indonesia. "Polisi belum berhasil mengindentifikasi 
identitas korban lantaran yang bersangkutan tidak bisa berbahasa Indonesia," 
ujar salah seorang anggota Polres yang minta namanya tidak dikorankan. 
Sedangkan korban dilarikan ke RSU Lala untuk memperoleh perawatan medis. 

Di tempat terpisah, Asis Hentihu diserang salah seorang warga suku terasing di 
kediamannya, Kompleks Hotel Grand Sarah sekira pukul 17.00 WIT. Penikaman 
bermula ketika Hentihu dan istrinya yang sementara beristirahat di rumahnya itu 
tiba-tiba didatangi Hanaf Salet (30) warga Desa Waelua, Kecamatan Waeapo 
Kabupaten Buru. Pelaku mendatangi rumah korban secara tiba-tiba menyerang 
korban dengan tombak yang dibawahnya dari rumah. Hentihu berusaha melawan 
seadanya, namun tiba-tiba dia dihujani tikaman dengan pisau kecil. Dia kemudian 
terjatuh berlumuran darah. Melihat suaminya tak berdaya, istrinya Fadila 
langsung berteriak minta tolong. 

Warga sekitar langsung membawa korban ke RSU Lala. Hingga kini korban masih 
dalam perawatan intensif. Sementara pelaku langsung diamankan di Polres Buru. 
Kapaolres Buru AKBP M Syarifudin yang dihubungi mengakui kalau polisi sudah 
menahan pelaku serta semua barang bukti yang digunakan. "Pelaku dan barang 
bukti sudah diamankan polisi," kata Syarifudin. 

Polisi juga telah memeriksa semua saksi baik yang mengetahui kejadian 
pembacokan siswa SMP maupun anggota DPRD Buru. "Keterangan dari sejumlah saksi 
yang mengetahui peristiwa itu semuanya sudah diambil guna diproses hokum," 
jelas Kapolres. Sementara itu, Ketua DPRD Buru Ir Maksin Bugis membenarkan 
kalau anggotanya diserang oleh orang adat. Terhadap peristiwa ini Maksin 
mengharapkan kepada Polres Buru untuk dapat meningkatkan pengamanan. ''Kami 
berharap terhadap dua kejadian ini polisi melakukan pengamanan di kota dan 
menyita semua senjata tajam yang masih berada di tangan orang adat,'' 
tandasnya. (MNK)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke