Refleksi : Lihat juga video ini : 
http://www.youtube.com/user/PFeye#p/a/f/2/-CqB8y8Y7Ak

http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=78016:sawit-dan-batubara-bisnis-favorit-orang-kaya-indonesia&catid=26:nasional&Itemid=44

      Sawit dan Batubara, Bisnis Favorit Orang Kaya Indonesia        
      Jakarta, (Analisa)

      Dua komoditi batubara dan kelapa sawit masih mendominasi bidang usaha 
dari 40 orang terkaya versi Majalah Forbes. Tercatat 16 daftar terkaya, datang 
dari dua bisnis ini dengan nilai US$ 12 miliar.

      Majalah Forbes telah merangking orang terkaya Indonesia sejak tahun 2006. 
Menurut Chief Editorial Advisor Forbes Indonesia, Justin Doebele, Indonesia 
telah melakukan yang terbaik tahun ini, termasuk dengan 40 orang terkayanya.

      "Sebagai contoh, pasar saham Indonesia salah satu kinerja terbaik di 
dunia, meningkatkan kekayaan para orang yang masuk ke dalam daftar," ungkap 
Justin dalam press conference Forbes Indonesia, di Hotel Mulia, Senayan, 
Jakarta, Jumat (3/12/2010).

      Salah satu sumber kekayaan orang Indonesia, dihasilkan atas kekayaaan 
dalam komoditas, khususnya batu bara dan sawit. 16 dari 40 daftar orang terkaya 
berasal dari bisnis ini dengan nilai kekayaan U$ 12 miliar.

      Eka Tjipta Widjaja, yang membawahi bisnis kelapa sawit mencatat peringkat 
ke-3 orang terkaya Indonesia. Pria berusia 87 tahun ini menjadi miliuer tertua 
dalam daftar. Eka Tjipta menjalan bisnis lewat anaknya, Franky dengan bendera 
Golden Agri-Resources. Kekayaan Eka Tjipta naik US$ 3,6 miliar tahun 2009, 
menjadi US$ 6 miliar.

      Pada bidang sawit pula, Martua Sitorus menempati peringkat ke-2 orang 
terkaya Indonesia. Mengelola Wilmar International, perusahaan penghasil CPO 
terbesar di Asia ini memiliki kekayaan US$ 3,2 miliar, naik dari tahun lalu US$ 
3 miliar.

      Batubara Juga Hasilkan Orang Kaya

      Orang terkaya dalam bisnis komiditi lain adalah Agus Lasmono 
Sudwikatmono. Berusia 39 tahun, ia merupakan muka baru dalam daftar orang 
terkaya Indonesia. Agus memiliki kekayaan US$ 845 juta, dengan bisnis utama 
tambang batubara di Indika Energy. Agus kini menjabat sebagai VP Commissioner 
di perusahaan tersebut.

      Pemilik perusahaan batubara, Harum Energy ini untuk pertama kalinya masuk 
dalam daftar orang terkaya Indonesia dengan harta mencapai US$ 1,7 miliar. Kiki 
Barki berhasil meraup dana hingga Rp 2,6 triliun saat melepaskan saham Harum 
Energy ke lantai bursa pada 6 Oktober lalu.

      Sebenarnya juga ada R Budi dan Michael Hartono yang masuk ke bisnis 
kelapa sawit. Namun, bisnis utama mereka berdua adalah perusahaan kretek Djarum 
dan pemilik bank swasta terbesar, Bank Central Asia (BCA). Nilai kekayaan duo 
bersaudara ini mencapai US$ 11 miliar dan menduduki posisi puncak daftar orang 
terkaya Indonesia.

      "Peningkatan dalam komoditas, seperti halnya batu bara dan sawit 
merupakan salah satu sumber kekayaan. Secara keseluruhan, Indonesia tahun ini 
menunjukkan kinerja yang bagus," tambah Justin.

      Sedangkan wanita Indonesia terkaya, dan menduduki peringkat 25 adalah 
Kartini Muljadi. Pundi-pundi kekayaan Kartini yang sebesar US$ 840 juta berasal 
dari bisnis obat-obatan, Tempo Scan yang dijalankan oleh sang anak, Hardojo.

      Unruk menggabungkan daftarnya, Forbes Asia dan Forbes Indonesia 
menghitung penghasilan dengan menggunakan nilai saham 15 November dan exchange 
rates. Perusahaan swasta dinilai dengan membandingkan mereka dengan perusahaan 
BUMN yang setara. Miliuner Indonesia masih merefleksikan kekayaan keluarga. 
Tidak seperti daftar orang terkaya Forbes yang fokus kepada kekayaan per 
individu. (dtc) 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke