Refleksi : Kalau ICMI dibaca "itch me" maka pertanyaannya apa  yang bisa 
direvitalisasi kalau selama ini korupsi yang berkembang. 


http://www.antaranews.com/berita/1291548446/revitalisasi-peran-icmi-penting-untuk-pembangunan

Revitalisasi Peran ICMI Penting untuk Pembangunan

Minggu, 5 Desember 2010 18:27 WIB | Peristiwa | Pendidikan/Agama | 
Bandung (ANTARA News) - Revitalisasi peran Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia 
(ICMI) perlu untuk pembangunan, kata Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan di 
Bandung, seusai pembukaan Muktamar ICMI V di Bogor, Minggu. 

"Sudah saatnya ICMI lahir kembali sebagai organisasi yang disegani karena mampu 
menjadi lokomotif pembangunan bangsa dan negara. Karena Indonesia yang mandiri 
dan sejahtera harus menjadi cita-cita kebangkitan ICMI," katanya.

Heryawan berharap, dalam Muktamar kali ini ICMI mampu merevitalisasi diri untuk 
kembali mampu menjadi lokomotif kemajuan dan pembangunan Indonesia. Karenanya, 
kata dia, menjadi sebuah keharusan agar ICMI kembali memegang peran dalam 
kebangkitan bangsa Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara lain. 

Menurut Heryawan, fenomena itu merupakan wujud silaturahmi yang tinggi 
nilainya. Wadah ICMI pernah menjadikan seluruh elemen bangsa bersatu untuk 
bangkit membangun bangsa ini lebih maju lagi. 

Bahkan pada saat awal pendirian, ICMI berhasil menjadi kekuatan baru, sekaligus 
darah segar kebangkitan umat di saat bangsa ini mengalami sejumlah 
permasalahan. Semua itu, harus menjadi motivasi seluruh peserta muktamar.

"Sangat tepat bila Muktamar ICMI V kali ini mengambil tema `Membangun Peradaban 
Masyarakat Indonesia Madani`," ucapnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menghadiri Pembukaan Muktamar ICMI V di 
Istana Bogor mendampingi Wakil Presiden Boediono saat membuka secara resmi 
pelaksanaan Muktamar ICMI. 

Sesuai jadwal, usai memberikan sambutan pembukaan, Boediono hendak meninggalkan 
ruangan, namun saat mendengar protokol menyebut nama BJ Habibie sebagai 
pembicara, Boediono mengurungkan pergi dan kembali ke tempat duduk semula. 
Gemuruh tepuk tangan apresiasi ditujukan kepada kedua tokoh tersebut.

Dalam acara pembukaan tersebut, turut hadir pendiri ICMI yang juga mantan Wakil 
Presiden dan Presiden ke-3 Burhanuddin Jusuf (BJ) Habibie. 

Tampak tokoh-tokoh ICMI yang kini memegang jabatan di pemerintahan, antara lain 
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yang juga sebagai Presidium ICMI 
dan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh.

Menurut anggota Presidium ICMI, Nanat F Natsir, Muktamar ini juga memperingati 
Milad XX ICMI. Selain di Istana Negara, Muktamar juga digelar di IPB 
International Convention Center (IICC), Bogor pada tanggal 4-7 Desember 2010.

Selain itu, hadir pula Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, 
Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, 
Menteri Agama Suryadarma Ali, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, 
Menteri BUMN Mustafa Abubakar. 

Begitu juga tampak Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, mantan Ketua ICMI Adi 
Sasono, mantan Menteri BUMN Sugiharto. 

Sebanyak 1.200 cendekiawan muslim dari 33 provinsi atau organisasi wilayah dan 
beberapa pengurus dari luar negeri seperti Eropa, Amerika Serikat dan Timur 
Tengah hadir.

ICMI merupakan organisasi kaum intelektual Islam Indonesia yang berdiri pada 7 
Desember 1990 di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. 

Saat ini, ICMI dipimpin oleh presidium yang terdiri dari lima orang yaitu 
Marwah Daud Ibrahim, Nanat Fatah Natsir, Hatta Rajasa, Muslimin Nasution dan 
Azyumardi Azra yang juga sebagai Ketua Presidium. 

Pada Muktamar ICMI V di Bogor kali ini, ICMI kembali akan menentukan arah 
kebijakan ke depan dan memilih presidium untuk memimpin periode 2010-2015. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke