Youtube gak bisa njamin kesahihan.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitaw...@...> wrote:
>
> 
> > "Tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> > Saya sama sekali gak percoyo dg Genduk,
> > soale dia IAIN gadungan,pernah saya
> > tantang utk menyebutkan buku2 literatur
> > di IAIN beserta nama pengarangnya,
> 
> Sorry, belum pernah ada satupun tulisan saya membutuhkan kepercayaan anda 
> dalam membacanya.  Semua tulisan saya harus dibaca dengan nalar, dengan 
> logika, dan dengan rasional.  Tanpa nalar, logika dan rasional, tidak ada 
> satupun tulisan saya yang bisa anda pahami.  Setiap kata yang saya tulis 
> adalah analysis, bukan jampe2, bukan mantra2, juga bukan doa2.
> 
> Demikianlah topik dalam tulisan ini sama sekali bukan pendapat saya, 
> melainkan merupakan pendapat Islam Syiah yang saya koreksi dalam analysis 
> yang valid.  Jadi anda boleh saja membantahnya dengan argumentasi yang valid, 
> logis dan analytis setelah anda menyimak khotbah2 dari para ulama syiah yang 
> videonya ikut saya cantumkan dibawah ini:
> 
> http://www.youtube.com/watch?v=_HiMgW9yd7w
> http://www.youtube.com/watch?v=HYlxeLkZV4k&feature=related
> http://www.youtube.com/watch?v=eAfoXD_3WQs&NR=1
> http://www.youtube.com/watch?v=3NE_NYh6EAI&NR=1
> http://www.youtube.com/watch?v=NiPC2iN7250&NR=1
> http://www.youtube.com/watch?v=NI0XmWM7_40&NR=1
> http://www.youtube.com/watch?v=xuxj2FKaDpM&feature=related
> 
> http://www.youtube.com/watch?v=DpwDU6cr3us&feature=related
> 
> Jadi enggak perlulah mengomentari apa yang saya tulis, silahkan saja langsung 
> membahas khotbah2 aseli dari ulama2 Syiah diatas.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> satupun ora jegos.
> > Padahal sudah saya contohi buku2 literartur di Teknik Kimia beserta nama 
> > pengarangnya.Biasakan nulis didunia maya itu pakai bukti biar pembaca 
> > percoyo.
> > 
> > Shalom,
> > tawangalun.
> > 
> > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> > >
> > > Aisyah Pembunuh Muhammad Menurut Syiah
> > >                                         
> > > Berani berkata jujur lebih simpatik daripada mereka yang terus menerus 
> > > berbohong.  Apalagi berbohong dalam melindungi pembunuhan, apalagi 
> > > pembunuhan itu dilakukan terhadap suami yang lagi tidur, apalagi 
> > > pembunuhan itu dilakukan kepada nabi Muhammad.
> > > 
> > > Demikianlah, pertikaian Islam Syiah dan Islam Sunni sudah menjadi 
> > > pertikaian sesama Islam dimuka bumi ini sebelum dunia kiamat yang jelas 
> > > membawa kemusnahan kepada masing2 Islam.
> > > 
> > > Dalam Quran dan Hadist Sunni yang umum kita kenal diakui bahwa nabi 
> > > Muhammad mati karena diracun oleh budak orang Yahudi.  Tapi menurut 
> > > Syiah, racun yang kabarnya diberikan dalam makanan nabi oleh budak Yahudi 
> > > itu berlangsung kira2 3 tahun sebelum nabi Muhammad mati.  Jadi menurut 
> > > versi Shiah, pembunuhan nabi itu dilakukan oleh Aishah dan Hafshah atas 
> > > perintah masing2 kedua orang tuanya yaitu Abu Bakar dan Umar dengan 
> > > memasukkan racun kedalam mulut nabi Muhammad sewaktu sang suami ini 
> > > sedang lelap tidur.  Memang pernyataan Shiah ini lebih realistis dan 
> > > lebih sesuai dengan hasil analisis yang sebelumnya pernah saya tulis 
> > > disini.
> > > 
> > > Tetapi sebaiknya para pembaca saya ajak mendengarkan sendiri khotbah 
> > > langsung tentang Aishah dan Hafshah yang menjadi pelaku langsung dalam 
> > > skandal pembunuhan nabi Muhammad ini dari Video yang ada dibawah ini:
> > > 
> > > http://www.youtube.com/watch?v=_HiMgW9yd7w
> > > http://www.youtube.com/watch?v=HYlxeLkZV4k&feature=related
> > > http://www.youtube.com/watch?v=eAfoXD_3WQs&NR=1
> > > http://www.youtube.com/watch?v=3NE_NYh6EAI&NR=1
> > > http://www.youtube.com/watch?v=NiPC2iN7250&NR=1
> > > http://www.youtube.com/watch?v=NI0XmWM7_40&NR=1
> > > http://www.youtube.com/watch?v=xuxj2FKaDpM&feature=related
> > > 
> > > Aishah pun akhirnya dibunuh oleh para perencana pembunuhan nabi Muhammad 
> > > dimana Aishah sebelumnya ikut bergabung dalam pembunuhan itu sendiri.
> > > 
> > > http://www.youtube.com/watch?v=DpwDU6cr3us&feature=related
> > > 
> > > Dari hasil analisis, kita bisa memastikan bahwa memang pelaku atau otak 
> > > dari pembunuhan ini adalah Abu Bakar dan Umar yang memanfaatkan Aishah 
> > > dan Hafshah hanyalah sebagai pelaku utama skandal ini.
> > > 
> > > Dengan mengambil sumber2 dari kedua pihak yang bertikai dan yang saling 
> > > menuduh ini, maka kita akan menemukan bahwa pihak Sunni-pun mengakui 
> > > bahwa Abu Bakar, Umar, Uthman dan Muwaiyah adalah otak pelaku utama 
> > > pembunuhan Ali, Hasan dan Husein, yaitu menantu dan kedua cucu-cicit atau 
> > > seluruh keturunan nabi Muhammad.  Sebatas pembunuhan nabi Muhammad saja, 
> > > pelakunya adalah Abu Bakar bersama Umar saja tapi seluruh keturunan nabi 
> > > Muhammad diburu bagaikan binatang buruan oleh kerjasama Abu Bakar, Umar, 
> > > Uthman, dan Muawiyah dimana mereka kemudian saling membunuh sendiri untuk 
> > > memperebutkan kedudukan Caliph yang disandang temannya sendiri.
> > > 
> > > Dari apa yang diakui kedua belah pihak, maka dapat kita memastikan bahwa 
> > > pembunuhan keturunan nabi ini merupakan pembunuhan perebutan kekuasaan 
> > > karena dizaman itu kekuasaan raja adalah seumur hidup dan sama 
> > > demikianlah Caliph yang adalah artinya Raja dalam bahasa Arab dimana 
> > > kekuasaannya seumur hidup dan hanya bisa diganti apabila mati, dibunuh, 
> > > maupun menyerahkan kekuasaannya hanya kepada anak2nya, cucunya, atau 
> > > menantunya yang ada turunan sedarah langsung.
> > > 
> > > Dimanapun diseluruh dunia berlaku motif yang sama apabila raja pengganti 
> > > bukan keturunan raja tentunya adalah pembunuh rajanya yang lama.
> > > 
> > > Dalam hal membunuh raja berlaku "babat sampai ke akar2nya" karena 
> > > keturunan sedarah sang raja bisa menuntut tahtanya kembali.  Hal ini bisa 
> > > anda saksikan silsilah raja2 di Cina dan Eropah yang dibunuh sampai 
> > > keturunannya punah sama sekali.
> > > 
> > > Begitulah nasib keluarga nabi Muhammad semuanya punah tidak satupun yang 
> > > tersisa, semuanya terbunuh oleh konspirasi Abu Bakar-Umar-Utsman dan 
> > > Muawiyah yang kemudian secara gantian juga saling membunuh untuk 
> > > menggantikan kedudukan caliph warisan nabi Muhammad.
> > > 
> > > Dari kenyataan2 ini, tidak bisa diragukan dan tidak akan ada yang pernah 
> > > meragukan bahwa pembunuhan keji nabi Muhammad memang telah berlangsung 
> > > seperti yang dialami anak cucu dan cicitnya bersama seluruh keturunan2nya 
> > > tanpa ada belas kasihan sama sekali.
> > > 
> > > Adalah enggak masuk akal kalo anak dan keturunan nabi Muhammad telah 
> > > dibunuh habis oleh Abu Bakar, Umar, Uthman dan Muawiyah tetapi tidak 
> > > termasuk nabi Muhammad.  Justru paket utama pembunuhan itu sendiri adalah 
> > > nabi Muhammad bukan anak cucunya.  Kalopun rangkaian pemunuhan keji 
> > > terhadap nabi Muhammad berhasil disembunyikan beritanya, bukan berarti 
> > > pembunuhan berantai seluruh keturunan nabi Muhammad yang telah melarikan 
> > > diri keluar dari Arab bisa dianggap tidak ada kaitannya dengan pembunuhan 
> > > nabi Muhammad itu sendiri karena pembunuhan seluruh keturunan nabi 
> > > Muhammad hanyalah merupakan penyempurnaan terhadap pembunuhan nabi 
> > > Muhammad itu sendiri.
> > > 
> > > Saya sendiri juga yakin, meracuni nabi Muhammad oleh budak orang Yahudi 
> > > adalah juga rekayasa Aisyah dan Hafsyah karena tidak mungkin ada budak 
> > > bisa dipekerjakan didapur untuk menyediakan makanan minuman seorang rajay 
> > > dimanapun juga didunia ini.  Namun menurut pihak Shiah peracunan itu 
> > > digagalkan sehingga tidak berpengaruh sama sekali.  Juga saya yakin bahwa 
> > > tuduhan pihak Shiah bahwa Aishah dan Hafshah berhasil meracuni nabi 
> > > Muhammad sewaktu beliau tidur bisa saja mungkin terjadi, tetapi tidak 
> > > membawa kematian sang nabi Muhammad.
> > > 
> > > Saya telah menguraikan, bahwa meskipun nabi Muhammad diracuni oleh kedua 
> > > isterinya, namun kematian beliau adalah dibunuh dalam pemberontakan 
> > > berdarah sebelum habis shalat Jum'at pada saat kematian nabi Muhammad.
> > > 
> > > Untuk memastikannya sebenarnya mudah, cukup digali kuburan nabi Muhammad 
> > > yang katanya ada di Mekah untuk diperiksa tulang2nya.  Misalnya kematian 
> > > akibat bacokan dakan meninggalkan bekas ditulangnya sampai kapapun juga.  
> > > Juga mati keracunan akan bisa dibuktikan dengan teknologi modern sekarang 
> > > ini yang tentu tidak terduga oleh para pembunuhnya dizaman dulu.
> > > 
> > > Namun saya juga yakin bahwa meskipun makam beliau digali, isinya kosong, 
> > > biasanya raja manapun yang terbunuh lawannya tidak akan pernah ada 
> > > kuburannya, mayatnya dimangsakan kepada anjing atau dibuang begitu saja 
> > > kelaut maupun ditimbun dipadang pasir yang panas sehingga musnah.  
> > > Apalagi disana juga ada kuburan nabi Musa, Isa, Suleman dll yang notabene 
> > > secara arkeologis sekarang ini dinyatakan tidak pernah eksis yaitu 
> > > terutama Musa dan Isa dinyatakan hanyalah legende bangsa Yahudi yang 
> > > tidak pernah eksis didunia ini.
> > > 
> > > Oleh karena itu saya silahkan anda semua yang hanya meracuni diri dengan 
> > > kepercayaan2 bohong untuk membuktikan sendiri secara analysis bahwa apa 
> > > yang dipercaya sebelumnya sama sekali bertentangan dengan kenyataan2 yang 
> > > dipercayanya.  Kesemuanya ini bukan untuk menghina kepercayaan anda, 
> > > melainkan untuk menghindari dan menghentikan pembunuhan2 yang terus 
> > > berlangsung dan juga menghentikan kebencian2, dendam2 dan kebohongan2 
> > > dimasa lalu yang ternyata terus membawa korban2 mereka yang tidak berdosa 
> > > hanya menjadi korban karena kepercayaan mereka.
> > > 
> > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke