Loh kalau gitu PMKRI yg punyak Katolik yo dibubarkan kalau nurut pandangan 
lu,so do GMKI yg punyak Kristen.
Padahal dg ICMI diharapkan bisa mengupas ayat2 Quran yg ada hubungannya dg 
pengetahuan,ini gak bisa hanya ditafsirkan oleh wong IAIN apalagi kalau IAIN 
gadungan kayak Mus Mus yo jelas gak bisa.
Untuk mengupas opo maksud Gunung adalah pasaknya bumi:butuh Dr Geology.
Untuk mengupas opo maksud bayi didalam perut diselubungi 3 buah selubung 
gelap:ini butuh Ahli Kandungan.
Untuk mengupas opo maksud:langit ditinggikan butuh Dr.Astronomi dsb dsb.
Jadi ICMI tetep diperlukan.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitaw...@...> wrote:
>
> Bubarkan ICMI Itu Karena Isinya Ulama Bukan Cendikia !!!
>                                        
> Cendikiawan dalam bahasa Inggrisnya disebut "Scientist", tapi ICMI yang 
> katanya merupakan wadah cendikiawan ternyata isinya tidak ada yang berprofesi 
> sebagai cendikiawan tapi semuanya adalah ulama Islam yang mencatut gelar 
> cendikiawan dengan kewajibannya bukan mengembangkan ilmu pengetahuan 
> melainkan memaksakan ajaran dan Syariah Islam.
> 
> Cendikiawan itu adalah aktivitas professi meneliti hal2 yang bersifat 
> scientific atau ilmiah, jadi kalo aktivitasnya berdakwah menyebarkan ajaran 
> agama Islam itu namanya ulama Islam, meskipun mereka mencatut professi 
> sebagai cendikiawan tetap bukanlah cendikiawan.
> 
> Dunia ilmu pengetahuan bukan monopoli agama Islam, dan semua scientist atau 
> cendikiawan selalu dibekali kode etis professi yang isinya melarang menyalah 
> gunakan ilmu pengetahuan untuk memaksakan dan menyebarkan agamanya untuk 
> mempengaruhi mereka yang bukan agamanya agar masuk dan mempercayai agamanya.
> 
> Saya memang beragama Islam, tetapi sebagai seorang scientist atau 
> cendikiawan, maka saya terikat oleh kode etik professi saya sebagai seorang 
> cendikiawan.  Dan inti dari kode etik professi sebagai scientist itu adalah 
> menekankan setiap sarjana ilmu pengetahuan untuk mengembangkan dan 
> memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan nilai2 kemanusiaan termasuk 
> disini adalah meningkatkan taraf hidup setiap manusia tanpa mem-beda2kan 
> agamanya.
> 
> Jelasnya, kalo mereka beraktivitas dakwah mengembangkan dan memaksakan ajaran 
> dan syariah Islam, maka mereka bukanlah cendikiawan tapi ulamawan.  Sangat 
> tidak bermoral, dan betul2 amoral bagi mereka yang mencatut gelar cendikiawan 
> untuk memaksakan dan menyebarkan agama Islam dengan disadari atau tanpa 
> disadari sudah merendahkan dan melecehkan para cendikiawan yang betul2 
> professional non-muslim.
> 
> Saya mohon bantuan setiap pembaca apapun agamanya, untuk ikut membantu 
> menyebarkan pernyataan saya ini demi ilmu pengetahuan, demi harga diri para 
> cendikiawan yang professional agar semua bisa memahami, menjiwai, dan 
> mengamalkan gelar sebagai cendiawan atau scientist ini.  Setiap anggauta ICMI 
> agar membaca tulisan saya ini agar mereka malu terhadap kepalsuan perbuatan 
> mereka yang mencatut nama cendikiawan tanpa ada satupun produk2 science yang 
> dihasilkan mereka.
> 
> Ikatan Cendikiawan Muslimin Indonesia (ICMI) jelas2 telah melecehkan para 
> cendikiawan yang sesungguhnya.  Karena dunia ilmu pengetahuan bukanlah milik 
> cuma umat Islam, bahkan sama sekali tidak ada kaitannya dengan agama Islam 
> bahkan dalam banyak hal sangat bertentangan dengan nilai2 Islam yang 
> melanggar HAM.
> 
> Cendikiawan adalah professi scientist yang menjunjung nilai2 kemanusiaan yang 
> universal sesuai yang dideklarasikan dalam HAM, artinya cendikiawan itu BUKAN 
> menjunjung nilai2 Syariah Islam yang melanggar HAM.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke