Palestina Abbas Makin Redup Sebelum Mati !!!
Akhirnya Amerika mengeluarkan pernyataan resminya bahwa menghentikan pemukiman
Yahudi yang damai ini gagal, karena memang pada hakekatnya tidak ada siapapun
didunia bisa melarang pemukim yang resmi membeli tanah dengan izin resmi untuk
kemudian dilarang membangun pemukimannya.
Pernyataan Amerika ini sama artinya dengan menghentikan resmi dukungan Amerika
kepada Palestina. Dan secara explisit atau tegas, Amerika menolak Palestina
Abbas yang meminta pengakuan sebatas Westbank saja.
Dunia melalui UN pada mulanya bersedia mengakui Palestina yang wilayahnya
adalah Westbank dan Gaza. Tapi kemudian Abbas cuma minta pengakuan itu hanya
sebatas Westbank saja karena tidak mampu menguasai Gaza yang menjadi sarang
teroris ke Israel. Lalu bagaimana bangsa Israel bisa hidup damai kalo cuma
mengakui Palestina Abbas?
United Nation-pun tidak butuh waktu terlalu lama untuk akhirnya mengikuti jejak
Amerika untuk menarik semua dukungan sebelumnya dalam mempersiapkan berdirinya
negara Palestina. Abbas dan Hamas akan secara resmi sudah tidak berhak lagi
untuk menghadiri sidang2 UN dimasa datangnya.
Kesalahan Abbas fatal, dia melarang pemukiman yang damai tetapi mendukung
pendatang2 Arab yang bermusuhan. Dalam hal ini tidak ada yang bisa mendukung
sikapnya itu.
Netanyahu sendiri dimuka sidang UN pun sudah berulang kali menyatakan bahwa
kenapa dia ditekan harus membantai para pemukim Yahudi yang damai?
Berkembangnya pemukiman berlangsung terus secara damai lho... lalu apanya yang
salah, apalagi diwilayah negerinya sendiri yang sudah resmi diakui diseluruh
dunia !!!
http://gulfnews.com/opinions/editorials/once-more-palestinians-are-expendable-1.726112
Mari saya ajak sesama muslim untuk merenungkan, dimana letaknya kebenaran dan
keadilan umat Islam Ahmadiah dilarang dan diusir keluar dari tanah milik yang
dibelinya dan diusir keluar dari tanah airnya, dan kemudian dijarah semua harta
bendanya ??? Seperti inikah ajaran damai, seperti inikah masyarakat yang damai?
Mari kita bandingkan hal yang sama dengan orang2 Yahudi yang mau diusir keluar
Israel tanah airnya, dihalalkan membunuh orang2 Yahudi, dan kemudiannya Yahudi
harus diusir keluar bumi ini alias dibunuh mati.
Syariah Islam memang membenarkan pengusiran dan pembantaian ini sebagai
kewajiban menegakkan Syariah Islam, tapi apakah dunia bisa membenarkannya ???
Dunia menolak Syariah Islam karena melanggar HAM.
Kesalahan Abbas yang tidak bisa dimaafkan adalah meminta Amerika untuk menekan
Israel memenuhi keinginan Abbas, padahal seharusnya meminta Amerika menjadi
penengah untuk menengahi konflik secara adil yang tidak berpihak.
Israel melalui Netanyahu maju keperundingan membawa hak rakyat dan bangsanya
untuk melindungi kehidupan damai.
Palestina Abbas yang maju keperundingan tidak membawa hak rakyatnya dan
bangsanya karena cuma mewakili kurang dari 10% pengikutnya tapi membawakan usul
memaksakan yang mengancam kehidupan damai bangsa Israel.
Israel adalah negara yang rakyatnya 90% orang Yahudi, dan cuma 10% saja orang2
Arabnya, lalu gimana bisa masuk akal orang2 Arab ini menuntut untuk mengusir
yang 90% untuk menguasai tanah tsb dengan 10% orang2 Arab ini ????
Masalah fitnah bahwa orang Yahudi berdatangan dari Eropah itu adalah salah,
mereka yang berdatangan itu memang pulang kembali ketanah airnya setelah mereka
dulunya terusir. Masa sih pulang kampung pun enggak boleh ??? Lalu kenapa
Islam Ahmadiah juga diusir dari tanah airnya ???
Renungkanlah, renungkanlah, dan renungkanlah, jangan meracuni diri anda dengan
Syariah Islam yang mengadu domba sesama muslimin dan berkompetisi memusuhi yang
bukan muslimin. Hentikanlah teror2 fisik maupun psikologis kepada umat Buddha
di Kalimantan karena nanti pasti ada balasannya meskipun sekarang merasa kuat
karena dukungan pemerintah Syariah yang korup ini.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/