Amerika Membuktikan Netralitasnya Dalam Konflik Palestina !!!
                                             
Israel mengharapkan bantuan Amerika menekan Palestina Abbas menghentikan 
serangan teror2nya.

Palestine Abbas mengharapkan bantuan Amerika menekan penghentian pembangunan 
pemukiman Yahudi yang penuh damai.

Ternyata Amerika gagal dalam menekan keduanya Israel dan Palestina Abbas 
sehingga gagal memenuhi harapan keduanya.

http://www.heraldtribune.com/article/20101208/ZNYT03/12083004/-1/opinion09?Title=U-S-Drops-Bid-to-Sway-Israel-on-Settlements&tc=ar

the Obama administration has given up its effort to persuade the Israeli 
government to freeze construction of Jewish settlements for 90 days, a senior 
administration official said Tuesday.

Jadi memang tugas dan kewajiban Amerika disini bukanlah sebenarnya gagal karena 
seharusnya Amerika bersikap menengahinya bukan menekan keduanya atau salah 
satunya.

Jadi memang tugas dan kewajiban Amerika adalah menegakkan perdamaian diseluruh 
dunia bukan membiarkan serangan teror2 atau menteror pembangunan pemukiman 
Yahudi yang damai ini.

Kewajiban Amerika lah untuk ikut secara aktif menghancurkan terorisme diseluruh 
dunia, dan soal pembangunan pemukiman adalah urusan dalam negerinya masing2 
yang diluar hak dan kewajiban Amerika untuk mencampurinya.

Adalah wajar kalo Amerika mendukung Israel memerangi terorisme, tapi tidak 
wajar kalo Amerika melarang pembangunan pemukiman secara damai diwilayah Israel 
sendiri yang secara sepihak diakui sebagai wilayah Palestina yang belum 
mendapatkan pengakuan seluruh dunia.

Peace talk atau perundingan damai akhirnya gagal karena Palestina Abbas 
mengajukan syarat2 yang melanggar perdamaian, sedangkan sebaliknya Israel duduk 
dimeja perundingan dengan mengajukan syarat2 damai dengan menghentian teror 
yang tidak sanggup dipenuhi oleh Palestia Abbas.

Palestina Abbas blunder karena mau memaksakan Amerika menekan Israel, padahal 
bukankah seharusnya Abbas menempatkan Amerika sebagai penengah yang seharusnya 
tidak berpihak ???

http://gulfnews.com/opinions/editorials/once-more-palestinians-are-expendable-1.726112

The Middle East direct peace talks collapsed yesterday after Washington 
admitted it has failed to persuade Israel to `freeze' its colony expansion in 
the Occupied Territories, which is a Palestinian condition for resuming the 
talks. Palestinian National Authority President Mahmoud Abbas described the 
situation as a crisis shortly after US officials declared the failure of their 
"considerable effort" to get their Israeli allies to temporarily stop the 
colony building.

Sekalipun Israel mengabulkan usul Amerika untuk membekuan pembangunan pemukiman 
yahudi oleh Israel tetap tidak bisa menjamin perdamaian dan kehidupan damai 
bangsa Israel, malah sebaliknya akan meningkatkan ancaman terorist Palestina 
untuk meningkatkan benteng kekuatannya.

Disini jadi jelas, dari persyaratannya saja sudahlah jelas bahwa Palestina 
Abbas bukan berniat untuk berdamai melainkan untuk mencari dukungan posisinya 
untuk menempatkan pelatihan dan benteng teorisme-nya ke Israel agar lebih 
strategis.

Saya persilahkan para muslimin yang masih mata gelap mau membantahnya untuk 
mengajukan bantahannya secara valid yang artinya memberi alasan kuat untuk bisa 
didukung dunia kita ini.

Jelas, kita hanya bisa menang kalo didukung oleh dunia, bukan didukung Allah 
karena Allah sekalipun hanya bisa diakui didunia-pun hanya kalo didukung oleh 
umatnya didunia.

Dunia menolak usul Palestina Abbas yang mengancam perdamaian dengan menteror 
pemukiman Yahudi, dan juga dunia tidak bisa melarang pengembangan pemukiman 
Yahudi yang penuh kedamaian ini yang bukan ancaman bagi kedamaian siapapun juga.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke