Refleksi : Mahluk jadi-jadian ini tentunya mahluk jahat. Makin banyak muncul
mahluk jahat, makin baik bagi para pakar ilmu langitan, mereka tidak akan
kekuarangan pekerjaan, jadi tidak di-phk-kan.
http://www.antaranews.com/berita/1291765119/warga-digemparkan-munculnya-makhluk-jadi-jadian
Warga Digemparkan Munculnya Makhluk "Jadi-Jadian"
Rabu, 8 Desember 2010 06:38 WIB | Peristiwa | Unik |
Dumai (ANTARA News) - Ribuan warga Kota Dumai, Riau, khususnya yang berada di
Kecamatan Medang Kampai, digemparkan dengan munculnya makhluk yang diduga
"jadi-jadian" dengan wujud yang beragam.
Seorang warga Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Irda (34), kepada
ANTARA, Rabu dini hari mengatakan, wujud makhluk jadi-jadian tersebut terkadang
berupa babi, harimau, dan manusia dengan pakaian juba serba hitam.
Dikatakannya, makhluk jadi-jadian tersebut mulai muncul sejak Jumat (3/12)
dengan wujud babi dan harimau yang hampir saja melukai beberapa warga di sana.
"Setelah wujud dua hewan itu, dihari berikutnya, Sabtu (4/12), warga kembali
dikejutkan dengan munculnya dua pria berpakaian serba hitam. Dua pria misterius
itu berusaha menculik dua anak warga di Kelurahan Pelintung," terangnya.
Setelah peristiwa itu, Iwan (45) seorang warga Pelintung lainnya, mengatakan,
pada hari Minggu (5/12), warga kembali digemparkan dengan munculnya seekor
anjing bewarna kuning ke-emasan yang masuk kedalam rumah warga.
"Anjing tersebut kebal terhadap benda tajam. Waktu kami hujani sama parang,
kapak, dan kami pukuli kayu, dia tidak mempan dan justru berusaha melawan,"
ucapnya.
Sejak rentetan kejadian janggal itu, dikatakan Sani (48), warga lainnya,
masyarakat di empat kelurahan se-Kecamatan Medang Kampai meliputi Kelurahan
Guntung, Mundam, Teluk Makmur, dan Kelurahan Pelintung berinisiatif untuk
berjaga-jaga khususnya pada malam hingga dini hari.
"Setiap malamnya sejak peristiwa janggal itu, pada pukul 19.00 WIB) sampai
pukul 05.00 WIB, ratusan warga per-kelurahan berjaga-jaga mengawasi keberadaan
makhluk jadi-jadian itu. Ya, seperti subuh ini," ucapnya.
Pantauan ANTARA, sejak Selasa (7/12) sekitar pukul 21.00 WIB hingga Rabu (8/12)
pukul 04.00 WIB, warga satu Kecamatan Medang Kampai yang jumlahnya mencapai
ribuan orang terus berjaga-jaga. Rata-rata dari mereka melengkapi diri dengan
berbagai jenis senjata tajam, mulai dari parang, celurit, kapak, dan bambu
runcing.
Mereka juga membentuk tim pada masing-masing kelurahan. Untuk di Kelurahan
Guntung, ada sekitar 300 warga yang didominasi dengan kaum pria dewasa. Mereka
berinisiatif menjaga setiap persimpangan yang sering dilintasi kendaraan.
Mereka juga memeriksa setiap orang tak dikenal yang keluar masuk wilayah
pemukiman.
Sementara di Kelurahan Mundam, sedikitnya ada 400 warga yang berjaga-jaga
diberbakai pintu gerbang komplek perumahan. Selain berjaga-jaga, mereka juga
berkeliling dengan berjalan kaki dan menggunakan kendaraan baik roda dua dan
empat.
Untuk di Kelurahan Teluk Makmur dan Pelintung, lebih dari seribuan warga yang
merupakan kaum pria dan wanita dewasa terus mengelilingi perkampungan. Mereka
juga menyisir sejumlah wilayah perkebunan kelapa sawit dan semak belukar yang
ada di sekitar.
Pada penyisiran perkebunan dan semak belukar tersebut, sejumlah warga juga
mengaku menemukan beberapa jejak aneh yang diduga bekas tumpuan makhluk
jadi-jadian tersebut.(*)
(ANT/R009)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/