Sumber: http://www.facebook.com/pages/Gerakan-Anti-SBY-II/147626741920457
   
Rubrik Diskusi, silahkan click: 
http://www.facebook.com/group.php?gid=184631213910&v=app_2373072738

Kebijakan SBY Yg menyakiti hati rakyat :

    1.Membeli Pesawat Kepresidenan & Kapal Pesiar
    2.Membeli Mobil mewah Mentri
    3.Renovasi Rumah anggota DPR & Computer Canggih... 
    4.Perbaikan Pagar Istana
    5.Membentuk lembaga baru Watimpres & Wakil Menteri
    6.Gaji Mentri & pejabat Setinggkat Menteri naik 20%
    7.Kontrak karya dengan 15 Investor asing selama 95 tahun: bentuk baru dari 
Nekolim
    8.Penyewaan Kawasan usaha di Batam dengan Singapore 70 thn
    9.1000 Tower Rusun dirubah jadi 1000 Apartment buat orang kaya aja cuma 10% 
buat rakyat miskin kota
    10.Kasus Lapindo dijadikan Bencana Nasional padahal kesalahan Pengusaha.
    11.Perdagangan AFTA Cina - Asean, tidak ada persiapan & Fasilitasi dari 
Penyelenggara negara. Terhadap pengusaha & Pengrajin lokal, pembinaan serta 
penyuluhan tidak ada
    12. Program Tebar Pesona (Pencitraan) dengan membuat album lagu. Menghadiri 
acara-acara yg sifatnya ceremonial biar keliatan seolah-olah berwibawa, menabur 
janji-janji palsu
    13.Investor Asing antri masuk kenegeri ini merupakan kebanggaan, padahal 
sangat merugikan bangsa sendiri.
    14.Hutang negara makin membengkak drastis selama 5th + 100H lebih dari 1700T
    15.Kasus Century & Kriminalisasi KPK membuat KPK makin melemah.
    16.Peresmian 15 Proyek merupakan prestasi yg membanggakan, padahal uangnya 
hutang semua.

    Sumber:Surat Kabar Indonesia. 
    
***

SAYA ANTI SBY (SUSILO BAMBANG YUDHOYONO)Doc

Daftar Kebohongan SBY

Catatan ini saya copy dari teman yg telah mengirim ke status saya

Pendahuluan Ada beberapa rekan yang berusaha meyakinkan saya tentang klaim 
keberhasilan SBY (Partai Demokrat, PD), persis yang ditampilkan pada iklan TV, 
koran maupun radio. Namun, saya memiliki historis data. Karena itu, saya tidak 
mungkin percaya begitu saja pada klaim keberhasilan itu. Pada era informasi 
teknologi, orang semakin melek informasi, tahu fakta, dan sadar realitas yang 
sesungguhnya.

Di bawah ini, ada12 klaim keberhasilan SBY (PD) yang diikuti dengan 12 
kebohongannya. Setiap klaim akan diikuti pula dengan antitesanya, baik 
berdasarkan UUD 1945, UU yang berlaku, janji-janji kampanye SBY pada 2004 atau 
realitas yang ada di masyarakat.

1. Harga BBM turun hingga 3 kali (2008-2009), pertama kali sepanjang sejarah.

Dalam sejarah harga BBM, untuk pertama kali sepanjang sejarah Indonesia, 
pemerintah menjual BBM termahal yakni Rp 6000 per liter. Desember 2008, untuk 
pertama kalinya sepanjangg sejarah Indonesia, harga premium yang ditetapkan 
pemerintah lebih tinggi daripada harga di Amerika Serikat. Pada minggu I dan 
II, 
harga BBM Indonesia adalah Rp 5500; di AS dibawah Rp 5335 per liter. Pada 
minggu 
III dan IV, harga BBM Indonesia Rp 5000; di AS di bawah Rp 4892 per liter.

2. Perekonomian terus tumbuh di atas 6% pertahun, tertinggi setelah orde baru

Pertumbuhan di atas 6% hanya terjadi tahun 2007. Tahun 2005 (5.6%), 2006 
(5.5%), 
dan 2008 di bawah 5%. Jadi, pernyataan terus tumbuh di atas 6% merupakan 
kebohongan publik. Dalam kampanye pilpres 2004, SBY menjanjikan angin surga 
yang 
dituangkan dalam RPJM: pertumbuhan ekonomi tahun 2005-2009 adalah 5.5%, 6.1%, 
6.7%, 7.2% dan 7.6%. Namun faktanya adalah di bawah 6% selama 5 tahun. Bahkan 
pertumbuhan rata-rata di bawah 6% per tahun yang jauh lebih parah dalam usaha 
menahan laju inflasi yang mencapai rata-rata 10.3% per tahun.

3. Cadangan devisa pada tahun 2008 US$ 51 miliar, tertinggi sepanjang sejarah.

Jika cadangan devisa tertinggi sepanjang sejarah, maka justru yang terjadi 
adalah bahwa jumlah utang negara mencapai 1667 Triliun pada awal tahun 2009 
atau 
1700 triliun per 31 Maret 2009. Inilah pembengkakan utang terbesar sepanjang 
sejarah. Inilah pertama kali Indonesia menjadi negara pengutang dengan angka 
utang tertinggi sepanjang sejarah. Apakah ada artinya antara cadangan devisa 
tertinggi dengan utang yang sedemikian tinggi?

4. Rasio hutang terhadap PDB turun dari 56% tahun 2004 menjadi 34% tahun 2008

Memang secara relatif jumlah utang negara turun, tapi secara absolut utang 
negara naik 33% dari Rp 1275 T pada 2004 menjadi Rp 1700 triliun pada Maret 
2009. Bahkan sampai hingga saat ini, pemerintah masih setia membayar utang 
serta 
pengelolaan penarikan utang luar negeri yang bermasalah seperti yang baru-baru 
ini telah dilaporkan BPK dan KPK.

5. Utang IMF lunas

Perlu diketahui bahwa hutang kepada IMF yang besarnya 9 miliar USD bersifat 
nonlikuid. Kita juga telah memutuskan menghentikan kontrak dengan IMF tahun 
2004. Ketika utang IMF lunas, utang luar negeri kita kepada ADB meningkat. 
Selain itu, utang dalam negeri naik 50% selama 4 tahun terakhir ini, dan itu 
tertinggi sepanjang sejarah.

6. Lembaga CGI dibubarkan

IGGI /CGI merupakan grup lembaga keuangan yang menjadi kreditor utang 
Indonesia. 
Anggota CGI adalah ADB, IMF, UNDP, Bank Dunia, Australia, Belgia, Inggris Raya, 
Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Selandia Baru, Swiss dan Amerika 
Serikat. Jadi, meksipun CGI dibubarkan, para anggotanya masih menjadi negara 
kreditor bagi Indonesia. Pembubaran CGI hanyalah kedok pencitraan atas sebuah 
lembaga institusi, padahal anggotanya CGI masih eksis. Istilahnya, ular berbisa 
yang ganti kulit. CGI bubar, tapi anggotanya masih hidup dan berkembang dalam 
membuat hutang luar negeri Indonesia.

7. Mengadakan program pro-rakyat (BLT, BOS, Beasiswa, JAMKESMAS, PNPM Mandiri, 
dan KUR tanpa agunan tambahan)

Hampir 52% dana BLT digunakan penduduk miskin untuk membeli rokok. Karena itu, 
program ad hoc BLT yang tidak memiliki dampak positif jangka panjang bagi 
peningkatan ekonomi masyarakat. Awalnya BLT digunakan untuk mengkompensasi 
kenaikan BBM. Pemberian BLT tahun 2009 (bukan dalam agenda kenaikan BBM) 
menambah utang negara. Program BOS, beasiswa, Jamkesmas merupakan program 
implementasi yang diwajibkan /amanah dari UU 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. 
Seharusnya iklan SBY harus jujur mengatakan tentang kewajiban /amanah UU dan 
mana yang merupakan hasil kreatifitas pemimpin. BLT sendiri bukan program yang 
diamanahkan melalui UU.

Fakta terbaru menyebutkan bahwa dana BLT diambil dari hutang luar negeri yang 
sifatnya komersial, dengan bunga tinggi (12-13 %). Tahun 2005, digelontorkan 17 
triliun. Tahun 2008 disalurkan dana 14,1 triliun untuk 19,1 juta penduduk 
miskin 
Indonesia. Disebutkan bahwa BLT diambil dari dana kompensasi BBM, itu 
sebenarnya 
akal-akalan dan rekayasa istilah dalam APBN saja. Kalau benar bahwa BLT diambil 
dari dana hutangan luar negeri dan Surat Utang Negara, maka itu akan sangat 
memberatkan dan menyebabkan defisit APBN. Jadi dengan BLT, pemerintahan 
sekarang 
membuat masalah dengan masalah yang jauh lebih berat lainnya.

8. Anggaran pendidikan naik menjadi 20% dari APBN, pertama sepanjang sejarah

Perlu difahami bahwa peningkatan anggaran pendidikan hingga 20% merupakan 
amanah 
yang harus dilaksanakan secepat mungkin setelah UU 20 tahun 2003 disahkan pada 
Juli 2003. SBY telah memimpin negeri ini selama 4 tahun, namun ia tidak berniat 
untuk menganggarkan dana pendidikan sebesar 20%. Sejak 2005, berbagai demo yang 
dilakukan PGRI atas kebijakan pemerintah SBY yang melanggar amanat konstitusi 
UU 
20/2003. Perjuangan dan semangat pantang menyerah para guru dalam wadah PGRI 
akhirnya pertengahan 2008 membuahkan hasil. SBY bersama DPR mau merealisasikan 
anggaran 20% untuk pendidikan. Ini merupakan jerih payah dan berbagai demo para 
guru. Ini bukan keberhasilan SBY. Justru ini keberhasilan perjuangan guru 
melawan ketidakpatuhan pemerintah atas amanah UU Sisdiknas.

9. Pelayanan kesehatan bagi si miskin. Anggaran kesehatan naik 3 kali lipat 
dari 
sebelumnya, tertinggi sejak orde baru

Biaya rata-rata kesehatan terus meningkat. Meningkatnya biaya kesehatan dan 
minimnya ketersediaan dana untuk pelayanan kesehatan gratis di berbagai rumah 
sakit telah menjadi isu yang hangat pada tahun 2007-2008. Mahalnya biaya 
kesehatan menyebabkan masyarakat lebih percaya pada dukun cilik Ponari. Jika 
dikatakan anggaran kesehatan naik 3 kali, maka apakah layanan kesehatan 
meningkat tiga kali? Jawabanya: Tidak. RS Cipto tetap menolak pasien untuk 
rawat 
inap dan meminta pasien tinggal di luar RS.

Kalau kita kaitkan dengan faktor nilai laju inflasi, maka dengan gamblang akan 
terjawab. Tahun 1997, UMR rata-rata sekitar Rp 220 000. Tahun 2009, UMR naik 
hampir 3.5 kali yakni Rp 800.000 per bulan. Dengan pikiran sempit, maka SBY 
(PD) 
mengklaim bahwa ini prestasi tertinggi sepanjang sejarah dalam hal UMR. Tapi, 
ingat beban masyarakat makin berat. Tahun 1997, dengan gaji UMR tersebut 
seorang 
kepala keluarga dapat membeli sekitar 300 kg beras (harga beras Rp 700 per kg). 
Tapi, tahun 2009 dengan UMR sekarang, seorang kepala keluarga hanya mampu 
membeli sekitar Rp 160 kg beras (harga beras Rp 5000 per kg). Artinya apa bahwa 
kenaikkan pendapatan jauh di bawah kenaikan laju inflasi.

10. Korupsi diberantas tanpa pandang bulu. Lebih dari 500 pejabat publik 
diproses secara hukum, tertinggi sejak merdeka

Sampai saat ini, kasus korupsi tahun 2004 dana nonbudgeter Dinas Kelautan dan 
Perikanan (DKP), tidak diselesaikan secara menyeluruh. Berdasarkan pengakuan 
terpidana Rokhmin Dahuri dan tersangka Amien Rais, pasangan capres-cawapres 
2004 
telah menerima aliran dana dari Rokhmin Dahuri. Salah satunya adalah SBY-JK 
yang 
menerima dana korupsi nonbudgeter DKP sebesar Rp 225 juta. Namun kasus ini 
dihentikan setelah SBY berjabat tangan dengan Amien Rais di Bandara Halim tahun 
2007. Mengapa kasus aliran dana korupsi yang membawa nama para capres (termasuk 
SBY) dapat dihentikan begitu saja? Ironisnya hanya Rokmin Dahuri menjadi 
tumbal. 
Inikah pemberantasan korupsi tanpa bulu? Belum lagi kita berbicara mengenai 
penanganan kasus royalti batubara, BLBI, suspensi saham BUMI punyanya Bakrie, 
dan luapan lumpur Lapindo.

Keberhasilan pemberantasan korupsi lebih diperankan oleh lembaga KPK. KPK dapat 
eksis melalui UU 31 tahun 1999 di Pemerintahan BJ Habibie yang kemudian 
direvisi 
kembali dalam UU 30 Tahun 2002 tentang Tipikor di bawah Pemerintah Megawati. 
Perlu dicatat bahwa KPK adalah lembaga independen yang dibentuk untuk 
memberantas korupsi dan melapor hasil kerjanya pada DPR dan Presiden.

11. Pengangguran terus menurun. 9,9% tahun 2004 menjadi 8,5% pada tahun 2008

Melalui klaim ini, justru sebenarnya menunjukkan pemerintahan SBY gagal 
merealisasi janjinya pada kampanye 2004 yang dituangkan dalam RPJM. Ketika itu, 
SBY berjanji akan mengurangi angka pengangguran dari 9.9% pada tahun 2004 
menjadi 5.1% pada tahun 2009. Faktanya, meski anggaran naik dengan program PNPM 
Mandiri atau KUR, jumlah penduduk yang menganggur tidak kunjung berkurang. 
Bahkan, data tahun 2008 tercatat angka pengangguran adalah 8.4%.

12. Kemiskinan terus turun 16,7% pada tahun 2004 menjadi 15,4% pada tahun 2008

Kalau mau jujur, angka kemiskinan justru menunjukan kegagalan janji SBY dalam 
pilpres 2004 yang dituangkan dalam RPJM 2005. Janji angka kemiskinan dalam RPJM 
di tahun 2009 adalah 8.2%, tapi hingga tahun 2008, angka kemiskinan masih di 
atas 15.4% tidak jauh bergeser dengan tahun 2004. Meskipun adanya program 
andalan seperti PNPM Mandiri atau KUR, jumlah penduduk miskin tidak mengalami 
pengurangan yang signifikan. Meskipun anggaran naik 300%, angka kemiskinan 
tahun 
2004 berjumlah 36.1 juta jiwa menjadi 35 juta jiwa pada Maret 2008, dan 
meningkat kembali menjadi 40 juta jiwa pada Desember 2008 (data survei UI).

Penutup Tulisan ini berusaha memaparkan data yang ada. Masyarakat harus cerdas 
melihat iklan politik yang dipenuhi dengan kebohongan, dan tidak tertipu oleh 
pencitraan semata. Bandingkan dan gunakan persfektif data RPJM ataupun UU yang 
berlaku. Dengan demikian klaim-klaim yang digunakan SBY (PD) dalam kampanye 
hanyalah “permainan” angka statistik yang bernilai relatif, bukan kebenaran 
absolut. Semoga mereka yang bersikukuh mengklaim prestasi ini dan itu, bisa 
sama-sama fair dalam menganalisa data dan kebenaran.

***

Wijaya Kertapaya posted in SAYA ANTI SBY (SUSILO BAMBANG YUDHOYONO)

Bung Karno: "Saudara-saudara, benarlah apa yang dikatakan dan yang aku katakan, 
bahwa sekarang ini yang paling dianggap kaum Nekolim sebagai enemy number 
one—enemy number one yaitu musuh nomor satu, musuh nomor wahid 
imperialisme—ialah Indonesia, oleh karena Indonesia berjiwa Revolusi Indonesia. 
Revolusi Indonesia ini yang paling ditakuti, karena Revolusi Indonesia itu yang 
mereka coba hancurkan dan binasakan. Revolusi kita yang berdasarkan atas 
prinsip-prinsip Pancasila, prinsip-prinsip anti Imperialis, prinsip-prinsip 
Nasakom, itu yang mereka takuti.!!"

mari lanjutkan revolusi pada masa Bung karno yg belum selesai & telah 
digagalkan 
serta revolusi tersebut mempunyai agenda-agenda revolusi yg anti terhadap 
kapitalisme, neolib, koruptor & para pengkhianat bangsa...!!!

 
http://sastrapembebasan.wordpress.com/
http://tamanhaikumiryanti.blogspot.com/
Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind.net/   


      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke