Jadi, saya ulang: otak "Roman Proteus" itu jelas sudah rusak... Dia bukan manusia normal lagi.
Dia sudah gila. Saya rentang.... "Roman Proteus" itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang memadai untuk dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka. Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk berfikir kritis. Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya. Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik angat: diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan orang sekelilingnya. Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya yang dungu kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban kibulan orang Arab primitif. Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan sempat melihat kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan omong kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif. Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan kenyataan itu: groggy. Dia jadi gila. Gila dan lantas kalap. Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta. Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang seperti dia juga tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat berfikir, untuk berfikir secara kritis. Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa menolongnya. --- In [email protected], "Roman Proteus" <pt_kas...@...> wrote: > > Ya gembel pasti mentingin jaminan sosial > > Orang yang ngandelin jaminan sosial tu cuman orang KERE dan putus asa udah > gak mampu nyari duit > > > > > > -----Original Message----- > From: "rezameutia" <rezameu...@...> > Sender: [email protected] > Date: Wed, 22 Dec 2010 00:08:29 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [proletar] Re: Salju? Ya salju melulu. dan tebal sekali..... > > > --- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.allah@> wrote: > > > > > > Mungkin karena saya lahir dan meliwati masa kecil di antara dua gunung > > (Bukit Tinggi) saya tetap senang dengan gungung dan bukit. > > > > Makanya saya pengen pindah ke negeri yang bergunug-gunung: Austria (Alpen, > > tapi setelah saya rasakan jogging kalau salju mencapai 15 cm, saya jadi > > mikir-mikir), atau Perancis Selatan (saya ngebayangin Pyrenees)atau New > > Zealand (ada tu desa dipegunungan yang mau dijual 800.000 dollar, tapi jauh > > be'eng dari Christchurch !) > > > > > kok mikir2, emangnya anda punya otak? > > anyway, nz oke juga buat tempat tinggal alkoholik pecundang seperti anda tuh > karena ada wine nya. yang paling penting sih, jaminan sosial di nz bagus > nggak? gembel nggak punya otak seperti anda musti liat2 jaminan sosialnya > dong. > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
