Riedl Sadar Teknis Kalah Segalanya Dari Malaysia !!!
Dua pertandingan yang sudah lalu membuktikan bahwa pemain Malaysia sangat
dominan dalam menguasai bola dilapangan, ini dibuktikan dari dua pertandingan
yang telah lalu, inisiatif gol pertama selalu berada dikaki para pemain
Malaysia. Meskipun pada pertandingan babak penyisihan tim Malaysia kalah 5-1
dari Indonesia, namun gol pertama yang tercipta dibuka oleh Malaysia demikian
halnya dengan pertandingan kedua dimana kemenangan 3-0 sangat significant
memastikan kualitas kedua tim itu.
Kelima gol yang memenangkan Indonesia dibabak penyisihan bukan hasil kerja sama
yang baik dari tim Indonesia, melainkan merupakan hasil kemampuan individu yang
sangat menonjol dari kedua pemaian naturalisasi yang dibond tim Indonesia.
Meskipun kedua pemain ini sangat menonjol yang berhasil mengatasi pertahanan
Malaysia, namun kerjasama tim dengan kedua penyerang ini sangat rapuh.
Beda sekali dengan tiga gol yang dimenangkan Malaysia dalam final, sangat jelas
terlihat bagaimana indahnya kerja sama antar pemain dalam tim Malaysia ini.
Semua gol2 tercipta dengan begitu meyakinkan, operan2 yang akurat dan sundulan
kepala yang tepat telah membuktikan supremasi para pemain Malaysia dilapangan.
Seorang pelatih professional yang kawakan seperti Riedla bertanggung jawab atas
strategi dan kerja sama tim, karena ketrampilan individu dalam menggoreng bola
bukanlah tanggung jawab Riedl, melainkan hasil seleksi oleh bidang teknis PSSI.
Demikianlah kegagalan teknis kerja sama tim Indonesia merupakan kegagalan Riedl
yang harus diakuinya dan perlu waktu lama untuk mengatasinya.
Itulah sebabnya dalam waktu sesingkat ini tidak banyak yang bisa diperbuat oleh
Riedl kecuali tentunya cuma mendorong semangat untuk berjuang yang sebenarnya
dia sendiri memahami akan sia2.
http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/bolamania/10/12/28/154933-skor-40-penting-tapi-gol-cepat-lebih-penting
Rajagopal pelatih Malaysia sudah menemukan kelemahan ini dan sudah membuktikan
keberhasilan strateginya dengan membayangi ketat kedua pemain naturalisasi yang
paling membahayakan gawang Malaysia ini, akibatnya sama2 kita saksikan tidak
satupun gol yang mampu diciptakan tim Indonesia. Serangan Indonesia jadi
tumpul karena cuma dua pemain inilah yang selalu di-bayang2i dua pemain
Malaysia yang siap mentackle setiap saat dikala membahayakan. Riedl betul2
putus asa dalam memecahkan masalah ini. Oleh karena itu Riedl cuma bisa
berharap agar para pemain Indonesia dengan cara apapun dipaksa menciptakan gol
lebih dulu meskipun akhirnya akan kalah juga tapi dari sana bisa diharapkan
para supporter menjadi beringas sehingga keajaiban yang bisa membawa kemenangan
akan muncul. Bahkan Riedl tidak memberi beban berapa jumlah gol yang harus
diperjuangkan, cukup satu gol yang pertama yang harus diperjuangkan.
Apakah harapan Riedl ini bisa menjadi kenyataan??? Jelas sangat sulit karena
dominasi kerja sama tim Malaysia jauh berada diatas kemampuan tim Indonesia
sendiri. Riedl menjadi sama sekali tidak professional dengan cara2 maupun
nasihat non-teknis yang diberikannya kepada tim Indonesia. Sebenarnya nasihat
begini sangat memalukan karena secara implisit telah mendorong para pemainnya
untuk berlaku curang dan busuk yang dengan cara apapun harus menyarangkan bola
dan memaksa wasit mengakuinya. Cara Riedl ini sudah termasuk cara2 teror dalam
permainan bola meskipun tidak diucapkan dengan kata2 secara langsung.
Riedl sadar meskipun tidak mungkin tapi diharapkannya agar terjadi perpanjangan
waktu yang dengan kebringasan supporter diharapkan bisa merusak semangat para
pemain Malaysia nantinya. Memang ini cara2 kotor, tapi demi menyelamatkan
harga dirinya dan mempertahankan harga kontrak yang dibayar PSSI kepadanya.
Akibat situasi buah simalakama begini, Riedl sekarang berjuang untuk menghimpun
supporter yang bisa beringas katimbang mencari solusi teknis strategi persepak
bolaan. Dia bilang kemungkinan bisa menangnya tim Indonesia cuma 10%, sehingga
sisanya yang 90% berada ditangan supporter merah putih melalui keajaiban2 yang
mungkin muncul bisa menguntungkannya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/