Pelakunya
 (maupun yang membiarkan atau  malah mungkin yang mendorong hal ini 
terjadi) layak disebut sebagai penjahat, bahkan pebgkhianat negara

karena
 dana pendidikan harusnya untuk memperbaiki sekolah untuk kepentingan 
penerus bangsa... pelaku berarti menghancurkan masa depan bangsa

apa gak mikir, bagaimana jika salah satu siswa yang kena reruntuhan itu 
misalnya anak2 mereka...

___________________________________

Dari     : putra 

Tanggal: Senin, 27 Desember, 2010, 5:54
 PM



sudah lebih dr satu tahun kasus ini
 terberitakan.. sampai wakil bupati yg teriak2 kasus ini sudah ganti.. pelaku 
belum diperiksa, apalagi ditangkap.. ada apa?

padahal
 atap sekolah yang baru saja dibangun waktu itu, dengan biaya uang 
negara... ambruk.. sudah merugikan uang negara, juga membuat celaka...

Doa murid yg tertimpa atap & orang tua yang teraniaya itu manjur lho...

pelaku pembangunan.. pejabat yang terlibat.. aparat hukum yang
 membiarkan.. bisa2 kualat...

ITS (Institut Tehnologi Surabaya) 
sedikit banyak harus terketuk hatinya... karena berdasar info koran 
setempat, pelaku pekerjaan adalah dosen ITS



http://www.dpp-pkb.or.id/dpp-pkb/index.php?option=com_content&view=article&id=521:atap-sd-rubuh-wabup-blitar-minta-rekanan-diselidiki&catid=48:daerah&Itemid=120


                                                
                                Atap SD Rubuh, Wabup Blitar Minta Rekanan 
Diselidiki                    
                                        


                                

                        
                                
                                                                        
                                
                                        
                                        
                                                                                
                                                Rabu, 02 Desember 2009 16:27    
                                
                                                                        
                        
                

                
                
                
                
                
                
                Blitar – Wakil Bupati Blitar Arif Fuadi kesal terkait
 ambruknya atap rangka baja di SDN Sanankulon I. Sebab, terjadinya 
kecelakaan itu dinilai penggarapan proyek itu tak serius. Bahkan, ada 
tudingan spesifikasi barang yang dipasang itu kualitasnya jelek.





Untuk itu, orang nomor dua di Kabupaten Blitar meminta badan 
Inspektorat turun tangan. Yakni menyelidiki bagi pihak komite sekolah 
maupun rekanan penggarapan proyek yang menggunakan dana alokasi khusus 
(DAK) pendidikan itu.



Lembaga yang bertugas mengawasi seluruh 
kegiatan pembangunan untuk segera menyelidiki serta melakukan 
pemeriksaan. Yakni menyelidiki bagi pihak komite sekolah maupun rekanan 
penggarapan proyek yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan
 itu. ”Kami perintahkan untuk dicek proyek itu,” tegas Arif yang juga 
ketua DPC PKB ini.



Pemeriksaan itu dilakukan agar tidak terulang 
lagi penggarapan proyek sekolah di Kabupaten Blitar yang menggunakan 
atap rangka baja itu. Pasalnya, sangat mungkin terjadi hal yang sama di 
sekolah lain. Langkah dini tersebut diambil untuk menghindari hal yang 
tidak diinginkan di belakang hari. Sekolah yang baru direhab dan 
digunakan proses belajar mengajar ambruk lagi. Jika kondisi itu terjadi 
sangat membahayakan. ”Itu yang kami antispasi. Jangan sampai, bangunan 
jadi roboh,” tukasnya.(mil./sumber:radar)
                        





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke