> On 12/31/2010 6:20 AM, Tawangalun wrote: > Yo Yesus tinggal bilang bahwa wong > th 1 Masehi dulu gak ada yg punya > paspor dan Visa,jadi kalau mau > ditangkap ya monggo.Kan dulu Yahudi > itu kayak Chinese tersebar keseluruh > dunia,soale waktu itu belum ada visa.
Iya, bukan berarti karena dulu belum ada paspor dan visa bisa kemudian anda abaikan diwaktu sekarang ini !!! Dulu beda dari sekarang, oleh karena itu Bible dan Quran yang digunakan dulu tidak berlaku lagi sekarang. Kalopun anda tertarik membacanya dalam kaitan sekedar pelajaran etika moral dan budaya, tidak masalah, tetapi untuk dijadikan hukum dan pertimbangan keadilan sudah jelas tidak bisa. Jadi aturan tetap aturan, UU tetap UU, dan hukum tetap harus dipatuhi tidak terikat hanya pada orang2 tertentu saja tetapi berlaku pada semua tanpa membedakan agamanya, ras-nya, gendernya, dan besarnya keimanan. Biarpun Allah sekalipun kalo bertindak kayak Amrozy akan nasibnya seperti Noordin M. Noor... daaaaaaaaar langsung kojor, dan jangan mimpi datang keajaiban karena Allah, belum pernah itu terjadi. Dipanah boleh enggak mempan, tapi ditembak densus sebaiknya buang jauh2 semua pikiran mystic itu, hukumnya disini enggak berlaku. Apa kesimpulan dari semuanya ini ??? Sebagai umat beragama kita harus menyadari bahwa dengan beragama bukan berarti kita harus mengacau balaukan segala system aturan kehidupan ini karena anda anggap bertentangan dengan agama anda. Aturan kehidupan ini tentu bertujuan membahagiakan semua bukan cuma muslimin saja atau Kristen saja. Karena kalo anda mengadopsi ajaran agama untuk dijadikan hukum maka kekacauan akan terjadi diamana orang Kristen beli telor dari orang Islam Rp2000 sebutir, tapi kalo sama2 orang Islam yang beli harganya cuma Rp1000, dan kalo orang Hindu yang beli maka harganya jadi Rp2500, dan kalo orang Cina yang beli harganya jadi Rp5000. Naaah... kita enggak mau khan kalo kehidupan seperti itu??? Naaah... begitulah kehidupan dizaman Syariah Islam hingga sekarang ini termasuk di Iran, Arab Saudia dll. Karena di Arab Saudia dan Iran saja dilarang ada orang yang bukan Islam aliran mereka yang boleh masuk ke negaranya, langsung ditangkap sebelum bisa beli telor. Entah Syariah Islam begitu bisa dianggap lebih maju atau sama saja. Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > Shalom, > > Tawangalun. > > > > --- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com>, > > "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > > > Lapor Polisi Kalo Ketemu Yesus Datang Lagi Kedua Kalinya !!! > > > > > > Sekarang dunia lagi rame2nya kedatangan atau membanjirnya immigran > > gelap diseluruh dunia. Biasanya ditangkap kemudian dideportasi, tapi > > di Indonesia biasanya dikuras dulu isi kantongnya kemudian ditendang > > kelaut. Jadi kita harus waspada, meresponi informasi injil yang > > menyatakan Yesus itu akan datang untuk kedua kalinya. Dia pasti datang > > sebagai immigran gelap yang harus dilaporkan polisi, dipenjarakan dan > > diadili sebelum kemudian dideportasi balik ke.... > > > > > > Dia boleh saja berkunjung, tapi harus mematuhi aturan UU dan hukum > > ke immigrasian, harus bayar visa masuk sebagai turis, sebagai > > pengkhotbah, sebagai guru atau sebagai pencari kerja. Tentu untuk > > macem2 visa yang dipilihnya itu harus juga ada sponsornya. Misalnya > > FPI juga boleh jadi sponsornya karena bisa disogok untuk > > menyesponsorinya itu. Jangan cari sponsor gereja HKBP karena bisa > > malah dituduh ibadah liar, immigran gelap, bahkan bisa dianggap kriminal. > > > > > > > "Jonder Talona" <jonder78@> wrote: > > > > Yesus (as) Akan Kembali ke Bumi > > > > Nah, kamu pengikut Yesus atau Paulus... > > > > > > Pesan wanti2: Kalo atau siapa saja yang menemukan Yesus datang untuk > > kedua kalinya, mohon cepat2 lapor ke polisi karena orang itu harus > > ditangkap karena aturan tetap aturan, datang kenegara orang harus > > punya pasport enggak bisa noblos masuk gitu aja dari angkasa tanpa > > surat2, itu namanya immigrant gelap. > > > > > > Jadi enggak peduli dimana dia mendarat diseluruh dunia ini, tetap > > dia harus ditangkap dipenjarakan dan diajukan kepengadilan Immigrasi. > > > > > > Jadi sebelum dia ngomongin masalah dosa2, sebelum dia ngomongin > > sorga, sebelum dia ngomongin Allah Bapa disorga, nomor satu dia harus > > membereskan status immigrationnya dulu barulah nanti dia boleh khotbah > > di mesjid, gereja atau di kuil2 tapi tetap dilarang berkhotbah > > ditempat umum karena bisa digerebek FPI beserta SatGas sebagai ibadah > > liar. Jadi hati2 jangan melanggar UU atau nantinya anda akan susah > > sendiri. > > > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
