Contoh omongan sedeng johny-indo yanag otaknya sudah rusak hasil didikan  
bapaknya yang adalah serdadu bajingan yang diajar membunuh manusia dan jadi
bangsat yang buas, kejam, keji, zalim, ganas lagi biadab hingga tega-teganya
memperlakukan anaknya kayak anjing budug dengan menendangnya hingga
terkencing-kencing...

Kasihan...

--- In [email protected], "johny_indon" <johny_in...@...> wrote:
>
> 
> 
> pepatahnya udah direvisi.
> yg bener itu "guru kencing berdiri, murid kencing berlari, juspik 
> kencing berbaring pake kateter"
> 
> --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote:
> >
> > Refleksi : Bukankah ada itu pepatah Melayu kuno yang menyatakan : "Guru 
> > kencing berdiri murid kencing berlari". Jadi tentunya bukan berita aneh dan 
> > baru, karena para penguasa NKRI pun tidak berbeda jauh dengan apa yang 
> > terjadi di jalanan. Mereka memberikan contoh terbaik. 
> > 
> > http://megapolitan.kompas.com/read/2011/01/09/0704375/Kejahatan.Jalanan.Terbesar.di.Jakarta
> > 
> > 
> > Kejahatan Jalanan Terbesar di Jakarta
> > Minggu, 9 Januari 2011 | 07:04 WIB
> > 
> > 
> > 
> > KOMPAS/RADITYA HELABUMI
> > Pengguna jalan melintasi spanduk dengan pesan untuk mewaspadai kejahatan 
> > jalanan yang terpasang di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, Jawa Timur. 
> > KOMPAS.com - Kejahatan jalanan selama sepekan terakhir ini terjadi lebih 
> > banyak di Jakarta Timur dibandingkan di wilayah Jakarta lainnya. Kasus yang 
> > terakhir terjadi adalah terbunuhnya Poltak Parlindungan, Jumat (7/1/2010) 
> > tengah malam.
> > 
> > Menjelang kejadian, Poltak, pengemudi angkutan umum, minum minuman keras 
> > bersama dua rekan sekerjanya di lapo tuak Kelapa Dua Wetan, Ciracas. Tak 
> > berapa lama, Poltak terlibat pertengkaran dengan rekannya, Hasan Sinaga. 
> > Rekan Poltak lainnya, Sihombing, berusaha melerai, tetapi gagal.
> > 
> > "Dia meremehkan saya. Dia bilang saya anak kemarin sore. Maklum, saya belum 
> > lama tinggal di Jakarta," kata Hasan saat ditemui wartawan di Polsek Metro 
> > Ciracas, Sabtu. Ia mengaku menyerahkan diri datang ke kantor Polsek Metro 
> > Ciracas.
> > 
> > Cekcok mulut pun berubah menjadi perkelahian. Karena mabuk berat, Poltak 
> > tidak mampu mengimbangi Hasan. Poltak pun jatuh. Kepalanya terbentur beton 
> > jalan. Polisi pun menjerat Hasan dengan Pasal 351 KUHP, yaitu menganiaya 
> > hingga menyebabkan kematian seseorang. "Hukuman maksimalnya 15 tahun 
> > penjara," ucap Kepala Polsek Metro Ciracas Komisaris Senen, Sabtu malam.
> > 
> > Poltak tewas karena pukulan tangan kosong dan tendangan Hasan. "Pelipis 
> > kiri dan kepala bagian belakang luka sobek. Diduga karena dipukuli pelaku," 
> > ucap Senen.
> > 
> > Peristiwa lain terjadi hari Rabu (5/1/2010). Juru parkir, Anton (27), 
> > menganiaya Irawan (24) dengan celurit karena kesal perintahnya tak didengar 
> > korban. Penganiayaan terjadi di Jalan Inpres Kelurahan Tengah, Kramatjati. 
> > Meski luka parah, Irawan selamat dan dirawat di Rumah Sakit Pasar Rebo 
> > dengan lima jahitan.
> > 
> > Kejahatan lain terjadi hari Minggu (2/1/2010) pukul 21.30. Sigit Permana 
> > (20), warga Pisangan Timur, Pulo Gadung, dihipnotis seorang pria tak 
> > dikenal. Menjelang kejadian, Sigit naik sepeda motor Yamaha Jupiter MX 
> > bernomor polisi E-2415-LH. Ia hendak menjemput kakaknya yang baru datang 
> > dari luar kota di Terminal Bus Rawamangun.
> > 
> > Sampai di Jalan Taman Pulo Asem Utara, seorang pria menghentikan Sigit dan 
> > bertanya alamat. Si pelaku menepuk pundak Sigit sehingga terhipnotis dan 
> > menuruti perintah si pria tersebut.
> > 
> > Pencurian kendaraan bermotor lainnya dalam pekan lalu juga terjadi di 
> > Cipayung.
> > 
> > Kejahatan paling ringan terjadi di wilayah hukum Polsek Metro Pulo Gadung. 
> > Nyonya Ipit (30) dikeroyok pasangan suami-istri Gusti (35) dan Imah (30). 
> > Menurut Kapolsek Metro Pulo Gadung Komisaris Dani Hamdani, keributan di 
> > antara ketiga orang ini sudah berulang kali terjadi sampai pernah 
> > diselesaikan di kantor RW 02 Balekambang, Kramatjati.
> > 
> > Keributan terakhir terjadi Selasa (4/1) di depan rumah pasangan Gusti-Imah. 
> > Keduanya secara bergantian membekuk dan menampari Ipit. Wajah Ipit pun 
> > memar. Sebagian pakaiannya compang-camping oleh cakaran Gusti-Imah. Merasa 
> > terhina, Ipit pun mengadu kepada suaminya. Selanjutnya, sang suami melapor 
> > ke Polsek Metro Kramatjati.
> > 
> > Di Jakarta Barat terjadi satu kasus kejahatan keras. Mutaroh (31), pembantu 
> > rumah tangga, dibunuh kawanan perampok. Peristiwa terjadi di rumah 
> > majikannya di kompleks perumahan Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jumat 
> > (8/1/2010). Di tubuh korban terdapat 32 tusukan.
> > 
> > "Di leher sebelah kanan ada banyak tusukan, sebelah kiri juga banyak, dan 
> > di belakang leher satu. Kemudian di perut dan kening satu," ucap Kapolsek 
> > Metro Cengkareng Komisaris Ruslan.
> > 
> > Peristiwa itu diketahui seorang sopir bernama Sukrisno sekitar pukul 11.00. 
> > Saat tiba di rumah majikannya, Sukrisno curiga melihat pintu pagar rumah 
> > tak terkunci. Saat masuk, ia terkejut melihat Mutaroh tergeletak bersimbah 
> > darah di lantai ruang tamu.
> > 
> > "Diduga, peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu pukul 07.00 hingga 
> > 11.00," kata Ruslan. Ia menduga aksi brutal terjadi karena para perampok 
> > panik menghadapi korban.
> > 
> > Di Jakarta Selatan, mahasiswi Irni (20) dianiaya seorang pria berinisial RD 
> > di toilet sebuah mal di Cilandak. Pelaku menganiaya mahasiswi fakultas 
> > hukum ini karena menduga Irni meneror istri RD.
> > 
> > Menurut Kapolsek Metro Cilandak Komisaris Azhar Nugraha, dari Plaza 
> > Senayan, Irni yang mengendarai mobil dibuntuti pelaku yang menggunakan 
> > sepeda motor ke sebuah mal di Cilandak.
> > 
> > Saat masuk ke toilet, Irni dianiaya. Pelaku terus saja memukuli dan 
> > menyekap sambil memaksa Irni mengakui perbuatannya. Kurang puas atas apa 
> > yang dilakukannya, pelaku kemudian menyetrum Irni dengan alat seperti 
> > senter.(WIN)
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke