Refleksi . Kalau penerima raskin bertambah berarti jumlah orang miskin pun bertambah. SBY dan konco-konconya boleh saja membuat cerita 1001 malam, tetapi fakta di lapangan bercira lain, bukan bualan seperti yang diobralkan dalam propganda rezim.
http://www.suarapembaruan.com/home/penerima-raskin-di-sulsel-bertambah/2613 Penerima Raskin di Sulsel Bertambah Selasa, 11 Januari 2011 | 19:44 [MAKASSAR] Jumlah rumah tangga sasaran (RTS) yang menerima beras untuk warga miskin (raskin) tahun 2011 sebanyak 17.488.007, dengan total pagu sekitar 3,147 juta ton. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2010 yang hanya 2.972 ton dengan RTS yang sama. Di Sulawesi Selatan (Sulsel) sendiri, tahun 2011 pagu raskin sebesar 92 ton untuk 514.120 RTS, menurun dari 2010 lalu dengan pagu raskin 102 ton untuk 604.693 RTS. "Sejak 2009 pemerintah telah mengeluarkan dana untuk raskin sebesar Rp 12,9 triliun, tahun 2010 sebesar Rp 13,9 triliun dan tahun 2011 ini naik menjadi Rp 15,3 triliun," ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono saat melakukan peluncuran dan sosialisasi raskin 2011, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur di Makassar, Selasa (11/1) di Kantor Gubernur Sulsel. Meskipun pada 2010 lalu harga beras sejak awal hingga akhir tahun terus mengalami kenaikan, tahun 2011 raskin tetap disalurkan. Bahkan, akhir Desember 2010 lalu pemerintah melakukan penambahkan pagu raskin dengan diadakannya raskin ke-13 sebanyak 105 ton, waktunya memang sangat singkat, namun penyalurannya bisa direalisasikan dengan baik. Kebutuhan rumah tangga miskin per bulan sebesar 33-34 kg, dengan adanya raskin 15 kg per bulan bisa menutup 45 persen dari kebutuhan RTS. "Penyaluran raskin ini sangat menolong pengeluaran RTS dan mengurangi laju kenaikan harga beras. Kita berharap, tidak ada lagi rakyat Indonesia yang kelaparan," katanya. Dia juga menjelaskan bahwa penerima manfaat raskin sama dengan tahun lalu, setiap RTS memperoleh 15 kg/bulan dengan harga Rp 1.600/kg atau 180 kg per tahunnya. Harga Ini harus dipertahankan, sedangkan untuk ongkos angkutnya kan dibebankan kepada APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) demi membantu kelancaran penyalurannya kepada RTS. Sementara itu, Dirut Bulog, Sutarto Ali Muso memaparkan, untuk 2011 ini pemerintah akan menyalurkan raskin jatah empat bulan. Dia juga berharap dengan bantuan pemerintah daerah realisasi raskin bisa mencapai hasil maksimal, sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, realisasi raskin lima tahun terakhir mengalami fluktuasi, tahun 2005 realisasi 99,96 persen dengan alokasi 20 kg per bulan per RTS untuk 12 bulan , 2006 naik 99,97 persen dengan alokasi 15kg per bulan per RTS untuk 10 bulan , tahun 2007 turun 99,96 persen dengan alokasi 10 kg per bulan per RTS untuk 11 bulan, 2008 turun 96,83 persen dengan alokasi 15 kg per bulan per RTS untuk 12 bulan, 2009 naik 97,74 persen dengan alokasi yang sama dan 2010 naik 98,52 persen dengan alokasi yang sama, ditambah raskin ke-13 pada akhir Desember 2010 yang realisasinya 43 persen. [148] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
