Kalau soal label halal itu bukan gur Islam tok Mus ning Yahudi ada juga label 
Kosher namanya,opo kamu juga akan mengecam Kosher Mus?ayo jangan berstandar 
ganda kamu.
nek soal penyakit Amerika juga punya HIV ,ini jangan buta matamu:

Satu dari 5 Gay di Kota-Kota Amerika Mengidap HIV
 
Penelitian menemukan jika 28 persen pria gay kulit hitam terinfeksi HIV, 
sedangkan pria Hispanik 18 persen dan pria kulit putih 16 persen

Hampir satu dari 5 pria gay dan biseksual di 21 kota besar di Amerika 
terinfeksi HIV, dan hampir setengah dari mereka tidak mengetahuinya, ujar 
petugas kesehatan Amerika menyataknnya pada hari Kamis.
Pria muda, khusunya pria muda dari golongan kulit hitam, sedikit yang menyadari 
jika mereka terinfeksi HIV, menurut penelitian dari the U.S. Centers for 
Disease Control and Prevention.
"Kita harus membangkitkan kembali respon kita mengenai pencegahan HIV di 
kalangan pria gay dan biseksual," ujar Dr Jonathan Mermin, Direktur dari divisi 
pencegahan HIV/AIDS CDC, dalam wawancara melalui telepon.
"Kita tidak dapat membiarkan HIV melanjutkan penyebaran virusnya dengan efektif 
diantara pria gay dan biseksual, khusunya diantara pria kulit hitam."
Komentar Mermin dalam menyuarakan kebijakan mengenai AIDS dibahas di Gedung 
Putih di bulan Juli yang meminta Negara bagian dan federal agar menemukan cara 
untuk memutus penyebaran HIV yang baru sekitar 25 persen.
Peneliti di CDC menemukan jika 8,153 pria di 21 kota di Amerika melakukan 
hubungan seksual dengan pria. Para pria yang mengambil bagian dalam National 
HIV Behavioral Surveillance System tahun 2008, terlihat terbiasa dan peduli 
akan human immunodeficiency virus atau HIV, yang menyebabkan AIDS.
Secara keseluruhan, mereka menemukan sekitar 19 persen pria gay terinfeksi HIV.
Penelitian menemukan jika 28 persen pria gay kulit hitam terinfeksi HIV, 
sedangkan pria Hispanik 18 persen dan pria kulit putih 16 persen.
Pria kulit hitam dalam penelitian ini juga kurang menyadari akan virus yang 
menginfeksi mereka sekitar 59 persen pria kulit hitam tidak menyadari adanya 
infeksi sedangkan dari golongan Hispanik sekitar 46 persen yang tidak menyadari 
adanya infeksi dan sekitar 26 persen pria kulit putih tidak menyadari adanya 
infeksi HIV.
Usia juga memegang peranan. Sekitar 63 persen pria berusia sekitar 18 hingga 29 
tahun tidak mengetahui mereka terserang HIV, sedangkan pria berusia 30 tahun ke 
atas hanya sekitar 37 persen yang tidak menyadari adanya infeksi HIV, hal ini 
dilaporkan tim dalam laporan mingguan CDC mengenai kematian dan penyakit.
CDC merekomendasikan jika pria gay dan biseksual dari semua usia mendapat tes 
HIV setiap tahunnya, dan pria dengan resiko terinfeksi paling tinggi yang 
memiliki banyak partner seks atau menggunakan narkoba selama melakukan hubungan 
seksual, harus melakukan tes setiap tiga hingga enam bulan.
"Data baru yang mengejutkan ini membuktikan jika usaha pencegahan untuk pria 
gay tidak memadai yang menyebabkan pertumbuhan wabah penyakit ini yang skalanya 
terus meningkat," ujar Carl Schmid dari Institut AIDS.
"Besarnya efek HIV di komunitas gay bukanlah hal baru. Yang terlupakan adalah 
respon yang sesuai dari pemerintah kita di tingkat federal, Negara bagian dan 
level lokal serta komunitas gay itu sendiri," ujarnya.
Mermin mengatakan sejumlah penelitian menunjukkan jika kurangnya urgensi dan 
ketakutan terkait dengan infeksi HIV di masa lalu, yang menyebabkan keefektifan 
pengobatan AIDS.
Walaupun tidak menyembuhkan, penggunaan obat dapat menjaga pasien tetap sehat 
dan dapat mengurangi resiko mereka akan tertular dari orang lain. Perusahaan 
yang meracik obat HIV termasuk Gilead Sciences Inc, Bristol-Myers dan Abbott 
Labs.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Cancer Di Saudia Naik 4x Karena Makanan Halal !!!
>                                 
> Asal halal meskipun menyebabkan cancer tidak mengapa sekedar menurunkan 
> populasi kader2 terorist Jihad Islam.  Jadi sia2 lah berpoligamy memperbanyak 
> jihad tapi setelah dilatih setengah jalan semuanya mati terkena cancer.
> 
> > "sunny" <ambon@> wrote:
> > http://arabnews.com/saudiarabia/article233098.ece
> > Saudi cancer cases 4 times world rate:
> > Contaminated imported goods to blame
> > By GALAL FAKKAR | ARAB NEWS JEDDAH:
> > The rate of cancer cases in Saudi
> > Arabia is four times as much as
> > international levels "Cancer cases
> > are on the rise and 35 percent of the
> > population have liver diseases because
> > "The Chinese commercial attaché told
> > me that the Saudi traders ask only for
> > cheap prices and are not concerned
> > about the quality or safety of the
> > goods they import from China," he said.
> 
> Ini contoh negara syariah yang paling maju dan terkemuka, kalo yang paling 
> terkemuka saja mengalami kenaikan cancer sampai 4x dari ukuran normal dunia, 
> bisa dibayangin bagaimana nasib negara2 Syariah yang gurem lainnya seperti 
> Indonesia, Pakistant, Afghanistant, Iran, Irak dll.
> 
> Penyebabnya adalah makanan murah dengan bahan2 seperti formalin, benzoat, dan 
> penyebab cancer lainnya.  Celakanya, makanan murah ini justru dijual lebih 
> mahal dari makanan yang aselinya mahal karena makanan murah ini harus diberi 
> label halal sehingga tidak murah lagi harganya.
> 
> Makanan halal inilah meskipun mahal ternyata sumber celaka, sumber malapetaka 
> yang diciptakan oleh sesama muslimin sendiri yang memang mencari keuntungan 
> dengan cara2 halal ini.
> 
> Adalah salah kalo anda mengira bahwa cuma prevalensi kematian karena cancer 
> saja yang meningkat 4x di Arab Saudia, tetapi juga kematian akibat HIV juga 
> meningkat 6x, dan kematian akibat kegagalan jantung karena overdosis Viagra 
> meningkat 25x.  Data2 ini semuanya berasal dari sumber Dep. Kesehatan Syariah 
> Arab Saudia.
> 
> Lalu bagaimana dengan Indonesia???  Memang beda, karena data2 statistik di 
> Indonesia dipalsukan sehigga kacau balau.  Contohnya penderita TBC di 
> Indonesia menurun bahkan lebih rendah daripada semua negara maju, lebih 
> rendah dari Amerika, lebih rendah daripada Jepang.  Penderita HIV di 
> Indonesia juga terendah didunia, baru ditemukan beberapa penderita saja di 
> Bali, mungkin dikarenakan biaya test HIV belum terjangkau pasien2 di 
> Indonesia sehingga angka statistiknya jadi bisa rendah.
> 
> Akibat rendahnya dan menurunnya angka2 statistik penyakit di Indonesia, mak 
> rakyat Indonesia bolehlah berlega hati karena segala jenis penyakit2 flu 
> tidak perlu di vaksinasi karena tanpa vaksinasi pun badan kebanyakan orang2 
> Indonesia sudah termasuk kebal.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke