http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nusantara/11/01/13/158448-fpi-surabaya-bubarkan-pertemuan-lintas-agama

Undang Ahmadiyah, Pertemuan Lintas Agama Dibubarkan FPI
Kamis, 13 Januari 2011, 18:18 WIB

     


FPI
REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA--Pertemuan forum lintas agama dalam bentuk "Focus 
Group Discussion" yang digelar di Hotel Inna Simpang, Jalan Gubernur Suryo, 
Surabaya, dibubarkan oleh Laskar Front Pembela Islam (FPI). Bahkan, tidak hanya 
FPI saja yang membubarkannya, aparat Polrestabes Surabaya meminta pihak 
keamanan hotel untuk mengusir dan membatalkan pertemuan tersebut dengan alasan 
tidak ada izin dari kepolisian.

"Kami sangat menyayangkan pembubaran dan pembatalan pertemuan ini. Sebab tujuan 
kami hanya duduk bersama membahas persoalan bangsa, terutama tentang kebebasan 
umat beragama di Indonesia," ujar Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) 
Kota Surabaya, KH. Imam Ghazali Said, Kamis.

Selain itu, pihaknya juga menyesalkan tindakan kepolisian yang ikut membubarkan 
pertemuan. Ia mengaku, sebagai pengayom masyarakat, semestina polisi 
melindungi. "Mestinya polisi melindungi kami. Sebab agenda yang dibahas sangat 
penting dan berkaitan dengan kebebasan umat beragama di bangsa ini. Saya minta 
acara tetap dilanjutkan sehingga tidak ada kesan takut dan pemaksaan kehendak," 
tutur Ghazali.

Sempat terjadi adu mulut antara panitia dengan dua anggota Laskar FPI. Keduanya 
meminta panitia untuk tidak melanjutkan pertemuan. Ketua Laskar FPI Kota 
Surabaya, Sasmito, mengatakan, sebenarnya tidak keberatan dengan adanya 
pertemuan lintas agama. Namun, pihaknya tidak mentolelir adanya undangan bagi 
organisasi Ahmadiyah. "Kami tidak mempersoalkan adanya pertemuan dan mengundang 
agama yang diakui negara, tapi tidak untuk Ahmadiyah. Jadi kami keberatan 
Ahmadiyah diundang," tukasnya.

Pertemuan itu sendiri sedianya mengundang 15 orang dari perwakilan beberapa 
lembaga, diantaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Kejaksaan 
Tinggi, Komisi A DPRD Jatim, LBH Surabaya, Kontras, dan perwakilan akademisi. 
Mereka menggelar pertemuan dengan tema "Membangun kerukunan umat beragama dan 
jaminan kebebasan beragama di Indonesia".

++++

http://www.antaranews.com/berita/1294917561/fpi-surabaya-bubarkan-pertemuan-lintas-agama



FPI Surabaya Bubarkan Pertemuan Lintas Agama
Kamis, 13 Januari 2011 18:19 WIB | Peristiwa | Hukum/Kriminal | 
Surabaya  (ANTARA News) - Pertemuan forum lintas agama dalam bentuk "Focus 
Group Discussion" yang digelar di Hotel Inna Simpang, Jalan Gubernur Suryo, 
Surabaya, dibubarkan oleh Laskar Front Pembela Islam (FPI).

Bahkan, tidak hanya FPI saja yang membubarkannya, aparat Polrestabes Surabaya 
meminta pihak keamanan hotel untuk mengusir dan membatalkan pertemuan tersebut 
dengan alasan tidak ada izin dari kepolisian.

"Kami sangat menyayangkan pembubaran dan pembatalan pertemuan ini. Sebab tujuan 
kami hanya duduk bersama membahas persoalan bangsa, terutama tentang kebebasan 
umat beragama di Indonesia," ujar Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) 
Kota Surabaya, KH. Imam Ghazali Said, Kamis.

Selain itu, pihaknya juga menyesalkan tindakan kepolisian yang ikut membubarkan 
pertemuan. Ia mengaku, sebagai pengayom masyarakat, semestina polisi melindungi.

"Mestinya polisi melindungi kami. Sebab agenda yang dibahas sangat penting dan 
berkaitan dengan kebebasan umat beragama di bangsa ini. Saya minta acara tetap 
dilanjutkan sehingga tidak ada kesan takut dan pemaksaan kehendak," tutur 
Ghazali.

Sempat terjadi adu mulut antara panitia dengan dua anggota Laskar FPI. Keduanya 
meminta panitia untuk tidak melanjutkan pertemuan.

Ketua Laskar FPI Kota Surabaya, Sasmito, mengatakan, sebenarnya tidak keberatan 
dengan adanya pertemuan lintas agama. Namun, pihaknya tidak mentolelir adanya 
undangan bagi organisasi Ahmadiyah.

"Kami tidak mempersoalkan adanya pertemuan dan mengundang agama yang diakui 
negara, tapi tidak untuk Ahmadiyah. Jadi kami keberatan Ahmadiyah diundang," 
tukasnya.

Pertemuan itu sendiri sedianya mengundang 15 orang dari perwakilan beberapa 
lembaga, diantaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Kejaksaan 
Tinggi, Komisi A DPRD Jatim, LBH Surabaya, Kontras, dan perwakilan akademisi. 

Mereka menggelar pertemuan dengan tema "Membangun kerukunan umat beragama dan 
jaminan kebebasan beragama di Indonesia".(*)





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke