> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote: > Jadi Nabi sesudah Musa yg mati gak > wajar adalah Nabi palsu. Yesuspun > kalau dia benar disalib adalah nabi > palsu,untung Islam membersihkan Nama > Yesus bahwa Dia gak disalaib jadi > Nabi tulen. La yg matinya ditebas > Paulus berarti Nabi palsu.
Bolehlah kamu anggap palsu, karena biar gimanapun Tuhan/Allah itu hanyalah symbol penciptaan dari angan2 manusia yang sia2 mencari jawaban tentang asal muasal dirinya. Setiap agama menggambarkan Tuhan/Allah secara ber-beda2 dan tidak pernah ada yang sama meskipun sama2 aliran agamanya. Karena pada hakekatnya enggak ada realitasnya tentunya tidak mungkin bisa memberi gambaran yang sama. Jadi, Tuhan/Allah hanyalah sebuah nama untuk variabel mysteri yang tidak mampu ditemukannya. Sama seperti halnya dalam aljabar dimana nilai2 yang tidak diketahuinya merupakan variabel2 yang diberi nama apa saja seperti X, Y, Z atau nama2 lainnya. Juga dalam program computer-pun variabel itu harus diberi nama dan isi variabel itu bisa berubah setiap saat sesuai kebutuhan dalam proses pencariannya. Juga dalam matematika dikenal variabel i untuk bilangan imaginer yang merupakan bilangan angan2 yang tidak pernah ada untuk membantu agar variabel yang tidak diketahui itu bisa mendapatkan solusi yang tidak lagi angan2. Contohnya, meskipun i itu merupakan bilangan imaginer atau angan2, tetapi kalo dikuadratkan maka hasilnya adalah angka satu. Ajaib bukan??? Naaah... begitulah kira2 Tuhan/ Allah dijadikan variabel untuk mencari solusi mysteri awal terciptanya alam semesta ini. Tetapi satu hal yang kita semua harus selalu ingat, penyembahan, doa2, dan kewajiban2 yang katanya dari Tuhan/Allah adalah semuanya menyesatkan karena Tuhan/Allah bukanlah mahluk hidup yang berperasaan sehingga bisa merasa berbahagia kalo disembah. Jadi segala ceremonial itu hanyalah bertujuan untuk mengikatkan secara psikologis dan fisis para penyembah itu kepada sang "utusan". Biarkanlah angan2 tetap angan2 jangan menjerumuskan diri anda kedalam perangkap "delusion" yang tidak ada jalan keluarnya. Dunia Internasional sudah memastikan apa yang saya tulis sekarang dan sebelumnya, terbukti tidak ada satupun kitab suci dari agama manapun yang dijadikan rujukan oleh UN, apalagi Islam, Quran dan Hadistnya yang sudah ditetapkan secara implisit atau explisit sebagai agama kebencian, agama permusuahan, agama teror, dan agama yang paling melanggar HAM. Semua yang saya katakan diatas sudah menjadi pengetahuan umum diseluruh dunia, sehingga tidak bisa menganggapnya bahwa apa yang saya tulis merupakan penghinaan, karena apa yang saya tulis hanyalah ungkapan kata2 yang menjadi pemahaman dunia sekarang ini. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
