KOMPAS.com — Uwak Sam (AS) tanpa hukuman mati dengan suntikan zat mematikan. 
Sulit dibayangkan memang. Pasalnya, dari 35 negara bagian, 34 negara bagian 
masih menerapkan hukuman mati dengan cara itu.

Nah, problemnya, pabrik pemasok zat mematikan untuk eksekusi tersebut justru 
bersiap-siap untuk "mati". Hospira, perusahaan yang berkantor di Lake Forest 
Illinois, mengatakan sudah memasuki tahap untuk kembali memproduksi zat bius 
mematikan, sodium thiopental, di sebuah pabriknya di Italia tahun ini.

Kendati begitu, pemerintah setempat menyatakan lisensi pendirian pabrik itu 
bisa dicabut bila Hospira terus memproduksi obat untuk eksekusi tahanan. Sodium 
thiopental merupakan campuran dari tiga jenis zat yang biasa dipakai untuk 
membuat suntikan mematikan terhadap terpidana mati di AS.

Hospira pada satu sisi mengatakan tidak bisa mencegah produksinya—zat bius yang 
lazim dipakai di seluruh dunia—dibeli pejabat penjara untuk keperluan eksekusi 
tahanan mati. Zat tersebut mengakibatkan kelumpuhan dan menghentikan detak 
jantung.

Alhasil, problem tersebut memicu berkurangnya pasokan sodium thiopental selama 
beberapa bulan ini. Gara-gara itulah, sejumlah negara bagian di AS menjadwalkan 
ulang pelaksanaan eksekusi sejumlah terpidananya. Boleh jadi penghentian 
produksi bakal memperburuk penjadwalan eksekusi mati di penjara-penjara AS.

Menurut Hospira, proses produksi obat mematikan ini dalam beberapa bulan sudah 
diputuskan dipindahkan dari pabriknya di North Carolina ke Liscate, Itali. 
Namun, seperti ditulis kantor berita AP pada Sabtu (22/1/2011), aparat setempat 
menghendaki jaminan obat berbahaya itu tidak dipakai untuk eksekusi tahanan. 
Namun, Hospira tidak bisa memberikan jaminan tersebut.

"Kami tidak bisa menanggung risiko yang mungkin dijatuhkan oleh aparat di 
Italia jika produk kami dipakai untuk alat pemberian hukuman," kata Juru Bicara 
Hospira Dan Rosenberg.

Sejauh ini belum ada komentar dari Kementerian Kesehatan Italia.
Terdapat produk bius yang mirip di pasaran. Namun, penggantian satu jenis zat 
mematikan dengan yang lain akan membutuhkan pengubahan undang-undang atau 
proses administrasi yang makan waktu di sejumlah negara bagian. Tak cuma itu, 
penggantian bisa pula menimbulkan peluang gugatan hukum dari terpidana mati.
 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke