Refkleksi : Tentu saja tidak benar, sebab kalau  berita kenaikan gaji para 
menteri dan penguasa lainnya tentu bisa benar.

Dikatakan bahwa uang yang dikrim oleh para pahlawan devisa ini tiap tahun 
berjumlah  antara US$ 4  miliar dan US$ 7 miliar menjadi cadangan devisa, kalau 
uang ini bunganya di bank dalam 1 hari saja, sudah bisa memulangkan para TKI 
dari kolong jembatan di tanah suci. Bukan saja dibayar ticket, tetapi juga 
disertai sedikit uang saku agar mereka bisa memulai hidup baru di negeri dan 
kampung halaman mereka yang tercinta. Tetapi, karena rezim berkuasa dibawah 
pimpinan SBY, bukan rezim untuk kepentingan rakyat, maka warga anggota 
masyarakat yang ditimpa kemalangan akan selu sulit menjadi tak mungkin mendapat 
bantuan  nan wajar yang dibutuhkan yang namanya pemerintah NKRI.

http://www.antaranews.com/berita/243375/menakertrans-sms-pemulangan-gratis-tki-tidak-benar

Menakertrans: SMS Pemulangan Gratis TKI Tidak Benar 
Selasa, 25 Januari 2011 19:35 WIB

 
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar. (ANTARA)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) 
Muhaimin Iskandar menegaskan pesan pendek (SMS) yang beredar diantara TKI di 
Arab Saudi bahwa Pemerintah melakukan pemulangan gratis tidak benar dan 
mengimbau masyarakat agar tidak percaya hal itu.

"Saya mendapat banyak laporan saat ini beredar kabar diantara TKI di Arab Saudi 
melalui SMS bahwa pemerintah akan melakukan pemulangan gratis. Ini tindakan 
yang tidak bertanggungjawab. TKI jangan mudah ditipu," kata Menakertrans di 
Jakarta, Selasa.

Pemulangan TKI yang saat ini dilakukan oleh pemerintah diduga akan dimanfaatkan 
sindikat yang kerap memanfaatkan TKI terlantar atau sering disebut 
"Overstayers" untuk kepentingan pribadi, seperti memberangkatkan TKI tanpa 
pertanggungjawaban.

Sementara itu, upaya pemulangan TKI telah dilakukan pemerintah melalui 
Perwakilan RI di Arab Saudi setiap hari dengan jumlah rata-rata 8-20 orang. 

Sedangkan upaya pemulangan khusus yang disiapkan pemerintah terhadap TKI 
Overstayers yang rentan sedang menunggu proses pendataan dan persiapan tim 
teknis yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto.

"Pendataan ini penting mengingat proses pemulangan mesti dengan cara 
pemberkasan oleh pemerintah Arab Saudi. Ini sedikit memakan waktu tapi yang 
penting bisa dipulangkan," jelas Muhaimin.

Menakertrans menyebutkan para WNI yang pernah tinggal di bawah jembatan Kandara 
Jeddah berdasarkan data yang dihimpun Kemenakertrans dan Kemlu tidak semuanya 
berstatus TKI.

"Bahkan 20 persen diantaranya adalah WNI yang paspornya bervisa umroh tapi 
sudah lewat batas waktu. Oleh karena itu perlu pendataan untuk melakukan 
tindakan yang tepat," katanya.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) sementara itu juga 
akan segera mengirimkan tim ke Arab Saudi untuk mendata dan memproses 
pemulangan TKI bermasalah tersebut.

"Yang sakit segera akan dirujuk ke rumah sakit setibanya di tanah air, 
sementara yang membutuhkan bantuan lainnya seperti psikiater akan kami 
sediakan," katanya. 

Bahkan jika memang terpaksa harus dilakukan, akan disiapkan tempat penampungan 
sementara. Begitu garis besar arahan Menakertrans kepada BNP2TKI," kata Kepala 
BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat.

Menyambung peringatan Menakertrans terhadap kemungkinan adanya sindikat yang 
memanfaatkan para TKI, Jumhur menegaskan bahwa pihaknya tidak akan kompromi. 

"Kepada setiap TKI yang berangkat ke Arab Saudi, kami bekali agar jangan 
sekali-kali mau dibujuk dan dirayu untuk bekerja secara bebas tanpa ikatan 
perjanjian kerja. Mereka itu sindikat yang kerap memanfaatkan TKI dan tidak mau 
bertanggungjawab jika terjadi masalah," tegasnya.(*)
(T.A043/S019/R009) 
Editor: Ruslan

Berita Terkait
  a.. Menakertrans Sinyalir Sindikat TKI di Arab Saudi
  b.. PDI Perjuangan Temui TKI Bermasalah di Malaysia 
  c.. KBRI Malaysia akan Temukan Suriyani dengan Anaknya
  d.. Nurhayati: Perbanyak Pengiriman TKI Formal
  e.. Muhaimin Minta Pemulangan TKI Arab Jangan Dipolitisasi
Video Terkait
  a.. TKI Tak Boleh Berangkat Tanpa Sertifikat
  b.. Pemerintah Akan Benahi Nasib TKI
  c.. Polisi Tangkap Dua Pengirim TKI

COPYRIGHT © 2011


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke