http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011012600371714

      Rabu, 26 Januari 2011 
     
      BURAS 
     
     
     
Cespleng, Gaji Presiden Naik! 

       
      H. Bambang Eka Wijaya



      "ASYIK amat, cukup sekali Presiden Yudhoyono curah isi hati (curhat) 
gajinya tujuh tahun tak kunjung naik, langsung mendapat perhatian Menteri 
Keuangan yang kemarin menyatakan gaji Presiden akan dinaikkan bersama 8.000 
pejabat negara lainnya!" ujar Umar. "Kenaikan itu nantinya termasuk tunjangan 
prestasi yang melekat pada gaji!"

      "Maka itu, seorang Presiden tak boleh curhat atau mengeluhkan soal 
gajinya!" sambut Amir. "Sebab dijamin cespleng dipenuhi! Itu bisa membuat 
rakyat iri, terutama buruh, yang keluhannya bertahun-tahun untuk menaikkan upah 
pada tingkat KHL-kebutuhan hidup layak-saja jangankan dipenuh, didengar atau 
diperhatikan pun tidak! Padahal secara nyata, siapa yang lebih butuh 
penyesuaian?"

      "Soal siapa yang sebenarnya lebih butuh penyesuaian itu belum lagi 
Presiden mendapat dana taktis Rp2 miliar per bulan, serta fasilitas sepenuhnya 
jabatan presiden, tempat tinggal di istana, jaminan keamanan dengan pengawalan 
ketat, jaminan kesehatan dengan dokter kepresidenan, transportasi dari mobil 
sampai pesawat udara, pakaian, makanan dan sebagainya, yang semua itu bahkan 
membuat gajinya tak perlu disentuh lagi!" tukas Umar. "Lebih tak patut lagi 
seorang Presiden mengeluh gajinya tak kunjung naik ketika ibu-ibu rumah tangga 
kalang kabut dibuat harga kebutuhan dapurnya meroket seperti sekarang! Artinya, 
kalau kenaikan gaji Presiden dan para pejabat negara itu dalam bentuk tunjangan 
prestasi, tunjukkan dulu prestasi bahwa mereka mampu menahan laju kenaikan 
harga kebutuhan pokok yang makin mencekik rakyat!"

      "Kalau orang gedean tak perlu membuktikan prestasi, tunjangan prestasinya 
jalan terus!" timpal Amir. "Lain wong cilik, prestasinya sudah terbukti 
sekalipun, kolom tunjangan prestasi tak tersedia dalam daftar gajinya!"

      "Perbedaan antara elite dan jelata itu pada privilese-hak-hak 
istimewa-yang hanya dimiliki kalangan elite!" tegas Umar. "Hak-hak istimewa 
elite itu yang membuat dalam banyak hal, tanpa kecuali di negeri maju sekali 
pun, persamaan antarsesama warga negara yang dijamin konstitusi prakteknya 
selalu tak mulus! Konon lagi di negeri terbelakang, hak-hak istimewa elite 
setiap kali diklaim dan terus bertambah variannya!"

      "Memang di negeri terbelakanglah elite yang sudah menikmati seabrek 
hak-hak istimewa tak merasa malu mengeluhkan hak-hak istimewa yang diterimanya 
masih kurang!" tukas Amir. "Bukan hendak menyatakan elite seperti itu serakah! 
Tapi terlalu berorientasi pada kepentingannya sendiri, sehingga tak melihat 
dirinya hidup mewah di tengah samudera kemelaratan yang menenggelamkan 
rakyatnya dalam penderitaan tanpa jalan keluar!" ***
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke