Berita ini juga disajikan dalam website http://umarsaid.free.fr/

yang sampai sekarang sudah dikunjungi  704 860     kali



======================================





LUAR BIASA ! Medali Kota Paris untuk Umar Said




Pada tanggal 24 Januari 2011 malam mulai jam 18.30 di Paris telah
dilangsungkan peringatan ulangtahun yang ke 28 restoran koperasi INDONESIA .
Pada kesempatan itu telah juga diselenggarakan di restoran itu pemberian
Medali Kota Paris kepada Umar Said, promotor didirikannya usaha kolektif
SCOP Fraternite dan restoran koperasi INDONESIA.



Peringatan ulangtahun Restoran INDONESIA dan sekaligus upacara pemberian
medali oleh kota besar Paris ini telah dihadiri oleh sejumlah tokoh-tokoh
dan sahabat-sahabat restoran INDONESIA dari berbagai golongan, kebangsaan,
serta aliran politik.



Telah hadir dan ikut berbicara panjang dalam pertemuan malam itu Christian
SAUTTER, mantan Menteri Budget dan wakil sekretaris jenderal Elysées (Istana
Kepresidenan), Louis JOINET mantan  penasehat hukum (juridical adviser) 5
perdana menteri  berturut-turut selama pemerintahan Presiden, MITTERRAND.
Madame Danielle MITTERAND yang memerlukan menghadiri pertemuan malam itu
juga ikut menyampaikan pidato ucapan selamat.



Danielle DESGUEES, wanita Prancis yang memimpin organisasi La Boutique de
Gestion (badan swasta yang sudah membantu pendirian 12 000 perusahaan
kecil-kecil) dan merupakan teman dekat yang ikut mempersiapkan berdirinya
Restoran koperasi INDONESIA,  berbicara tentang arti berdirinya usaha
kolektif ini di Prancis.



Karena dalam kesempatan peringatan ulangtahun ke-28 Restoran Indonesia ini
juga  ada upacara pemberian Medali Kota Paris kepada Umar Said, maka akan
ada tulisan-tulisan tersendiri mengenai itu semuanya.. Dalam tulisan-tulisan
tersendiri selanjutnya itu  akan disajikan singkatan-singkatan isi pidato
dari berbagai  pembicara dalam pertemuan itu.



Karena,  ada sejumlah hal-hal yang menarik dalam pidato-pidato itu yang
layak disimak, yang berkaitan dengan pendapat sebagian tokoh-tokoh Prancis
terhadap perjuangan melawan Orde Barunya Suharto serta persahabatan dalam
membela hak azasi manusia dan  memperjuangkan keadilan.





Medali dengan nama Umar Said (bukan Andre AUMARS)



Nama yang dipilih Kotapraja  Paris untuk pemberian medali adalah nama Umar
Said, dan bukannya Andre AUMARS, nama yang dipakai ketika menerima
naturalisasi  dan resmi menjadi warganegara Perancis. Keputusan kotapraja
Paris untuk memilih nama Umar Said ini adalah menarik, karena tentunya
karena berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Mungkin, nama Umar
Said ini untuk menegaskan lagi bahwa  mencakup berbagai kegiatan sebelum
menjadi Andre AUMARS.



Christian SAUTTER, mantan Menteri Budget yang mewakili walikota kotabesar
Paris,Bertrand DELANOE, mengatakan dalam upacara itu bahwa medali itu memang
diberikan kepada nama asli Umar Said, yang diukir di medali  itu. Di medali
itu diukir kata-kata « Paris à Umar Said, 2011 » (Paris kepada Umar Said,
2011). Dengan medali ini berarti juga bahwa Umar Said menjadi warganegara
kehormatan dari kota Paris (citoyen d’honneur).



Memang, selama ini Medali Kota Paris diberikan setiap tahun kepada orang
(atau beberapa orang) dari  berbagai negeri, di samping kepada orang Prancis
sendiri. Medali ini diberikan  kepada mereka-mereka yang dianggap sebagai
orang yang menonjol dalam bidang-bidang tertentu (ekonomi, sosial,
kebudayaan, sastra, dll dll ) dan dianggap berjasa untuk memperkaya
kehidupan kota Paris sebagai keseluruhan.



Seperti yang diutarakan dalam berbagai pidato dalam upacara itu Medali Kota
Paris diberikan kepada Umar Said berkat berbagai kegiatannya  dalam
mendirikan  usaha kolektif yang bernama SCOP Fraternité dan Restoran
Koperasi INDONESIA dan juga berkat berbagai kegiatannya  dalam bidang HAM
dan melawan segala macam penindasan dan ketidakadilan dan memupuk
persahabatan atau persaudaraan dan memperjuangkan kebebasan (fraternité et
liberté)



Dalam pidatonya dalam upcara itu, Christian SAUTTER, pejabat tinggi di
Prancis yang berhaluan sosialis itu (ia adalah mantan sekretaris
kepresidenan di bawah Presiden MITTERRAND) mengatakan bahwa Umar Said adalah
militan (pejuang atau aktivis) untuk Fraternité (persaudaraan) dan militan
untuk Liberte (kebebasan).



Umar Said katakan : « Penghargaan untuk kita semua » ;



Sesudah menerima Medali Kota Paris itu Umar Said mengucapkan pidato
terimakasih atas nama seluruh anggota SCOP Fraternité dan Restoran INDONESIA
dan menyatakan bahwa pemberian medali itu tidak saja merupakan kehormatan
bagi dirinya dan kebanggaan bagi seluruh keluarganya , melainkan juga untuk
seluruh teman-teman di berbagai negeri dan terutama di Indonesia, yang telah
mendapat berbagai macam perlakuan yang tidak bermanusiawi dari rejim militer
di bawah Suharto.



Medali Kota Paris ini merupakan penghormatan kepada seluruh teman-teman
serta berbagai organisasi Prancis yang telah membantu berdirinya SCOP
Fraternite dan Restoran INDONESIA. Antara lain Pascal LUTZ, Paulette GERAUD
, Danielle DESGUEES yang sejak semula sudah aktif membantu secara aktif. Dan
Louis JOINET, penasehat hukum para Perdana Menteri selama kepresidenan
François MITTERRAND.



Umar Said menegaskan bahwa keunikan restoran INDONESIA mempunyai berbagai
segi. Di antaranya adalah bahwa ada buku tamu yang sekarang berjumlah lebih
dari 24 jilid, dimana para sahabat dan para langganan menuliskan kesan-kesan
mereka yang macam-macam. Ada juga seorang teman Prancis, Pascal LUTZ, yang
berkat simpatinya yang besar kepada usaha kolektif kita ini, ia bersedia
menjadi manager sukarela selama 20 tahun berturut-turut.



Umar Said mengatakan bahwa jarang di Prancis, bahkan di dunia, ada orang
yang bersedia bekerja dengan  sukarela sampai begitu lama tanpa dibayar,
karena mempunyai rasa persahabatan yang besar dan keyakinan kepada kebaikan
ekonomi sosial dan ekonomi solider.



Restoran INDONESIA adalah restoran yang unik di Paris,  bahkan di seluruh
Prancis. Restoran ini menjadi tempat untuk persahabatan dan solidaritas, dan
karenanya layak untuk didukung dan juga dilindungi bersama-sama supaya bisa
terus melanjutkan usaha-usahanya.Oleh karena itu Umar Said memandang secara
tulus dan juga dengan keyakinan yang dalam bahwa pemberian Medali oleh Kota
Paris berarti,pada hakekatnya, merupakan pernyataan termakasih kepada
seluruh orang-orang yang memperjuangkan ekonomi sosial atau ekonomi solider,
untuk mengembangkan persahatan dan mempertjuangkan kebebasan.



Dalam pertemuan itu Umar Said menegaskan bahwa sebagai refugee politik yang
berasal dari Indonesia telah mendapat suaka di Prancis 37 tahun yang lalu.
Ia menyatakan di depan tokoh-tokoh tingkat tinggi Prancis itu bahwa ia
merasa bangga menjadi warganegara Prancis, namun bersamaan dengan itu ia
tetap menaruh hatinya kepada Indonesia beserta rakyatnya.



Oleh karenanya, sekarang ini dalam usia 82 tahun ia ingin terus aktif dan
tetap berguna, dengan kegiatan tiap harinya mengelelola website. Website ini
sekarang telah dikunjungi   lebih dari 700. 000 kali, dengan tiap hari
rata-rata 200 kunjungan (sebagian terbesar pengunjung dari Indonesia).



Kehidupan dan pengalaman di Paris


Umar Said menegaskan bahwa kehidupannya di Paris sebagai orang yang berasal
dari negeri lain, adalah sangat kaya dengan pengalaman , yang juga sangat
padat dan bersegi banyak, berkat persahabatan dengan berbagai orang yang
dijalin melalui kegiatan bersama.



Di antara  berbagai kegiatan itu adalah ketika menjadi pengurus Komite Timor
Timur di Paris, dan hubungan dengan expert HAM di PBB (Jenewa), Louis
JOINET. Juga ketika menjadi anggota delegasi Madame Danielle MITTERRAND yang
berkunjung ke Indonesia dalam tahun 2000 untuk menemui banyak sekali
eks-tapol dan bertemu dengan Presiden Abdur Rahman Wahid.



Dikatakan juga oleh Umar Said, bahwa berkat kemurahan hati dan persahabatan
yang diterimanya dari berbagai sahabatnya selama hampir separo umurnya, ia
menganggap France Terre d’Asile (Prancis tanah suaka) sebagai tanah-airnya
kedua, dimana ia ingin terus melakukan kegiatan-kegiatannya sampai akhir
hidupnya.



Sebagai penutup Umar Said mengatakan bahwa Medali Kota Paris merupakan
dorongan bagi seluruh anggota SCOP Fraternite dan Restoran INDONESIA untuk
terus mempertahankan dan mengembangkan jiwa koperatif (l’esprit coopératif)
dan bersamaan dengan itu tetap melanjutkan hasil-hasil positif yang sudah
dicapai selama 28 tahun.



Pertemuan persahabatan yang penuh makna



Peringatan ulangtahun ke 28 Restoran INDONESIA kali ini, seperti halnya
peringatan-peringatan di tahun-tahun yang lalu, mengingatkan kita semuanya
bahwa usaha kolektif ini walaupun pokoknya adalah usaha komersial seperti
perusahaan lainnya, namun tidak terpisah sama sekali dari sejarah
kelahirannya yang mengandung aspek politik  dan perjuangan untuk menentang
Orde Baru beserta sisa-sisanya.



Peringatan ulangtahun kali ini menjadi terasa lebih penting dengan hadinrya
tokoh-tokoh tingkat tinggi di Prancis, yang memberikan indikasi bahwa usaha
kolektif dengan orientasi yang sudah dijalankan selama ini mendapat
perhatian dan juga penghargaan.



Untuk kali ini peringatan ini ditambah dimensinya dengan pemberian Medali
Kota Paris kepada Umar Said. Bahwa kotabesar Paris, yang sudah sejak lama
mempunyai arti penting dalam sejarah dunia (revolusi Prancis, Commune de
Paris, dan sejarah tokoh-tokoh besar Prancis)  memberikan penghargaan yang
begitu itu kepada Umar Said adalah suatu hal yang bisa dianggap sebagai hal
yang « luar biasa ».



Itulah sebabnya bisa dimengerti bahwa berita tentang akan diterimanya Medali
Kota Paris oleh Umar Said ini sudah menimbulkan rasa senang kepada
kawan-kawannya  di beberapa negeri. Sebelum dilangsungkannya pertemuan
peringatan ulang tahun restoran dan pemberian Medali Kota Paris saja sudah
diterima ucapan-ucapan selamat dari Australia, Hongkong, China, Swedia,
Jerman dan Belanda.



Ucapan-ucapan selamat ini menunjukkan bahwa pemberian Medali Kota Paris ini
adalah juga merupakan penghargaan atau simpati kepada semua orang yang
pernah menjadi korban Orde Baru dalam bentuk dan cara-cara yang berbeda-beda
dan juga kepada semua orang yang sedang berjuang untuk melawan segala macam
ketidakadilan, dan untuk memperjuangkan kebebasan.



 =============


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke