http://conversation-with-muslim.blogspot.com/

Semua Buku ISLAM Download di http://buktidansaksi.com/resources

Keberatan dari Lagu dalam Kidung Agung (Ep 32)





Muhammad: penonton yang terkasih, 
selamat datang pada episode baru acara kita,” pertanyaan-pertanyaan 
tentang iman”, dengan tamu terhormat kita, Pendeta Zakaria Botros. 
selamat datang kembali. Saya ingin bagikan kepada anda ayat dari Alkitab
 yang berkata:”sebab Tuhan mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan 
orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan 
terpelihara.” Ini adalah satu-satunya tujuan kami untuk menyatakan 
kebenaran kepada anda, hanya untuk menunjukkan apa yang benar. Satu 
keberatan yang kami terima adalah ditujukan kepada kitab Kidung Agung, 
yang memberikan pernyataan seperti rayuan, seperti pernyataan,”Kekasihku
 kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia…dst.” jadi keberatannya adalah kitab
 ini menggunakan rayuan percintaan, dan terdengar seperti percakapan 
antara sepasang kekasih, dan juga menggunakan bahasa yang tidak sesuai. 
Jadi apa komentar anda tentang ini?

Bpk Zakaria : Sebenarnya, 
Kidung Agung adalah sebuah kitab yang istimewa. Manusia yang alami dan 
biasa tidak dapat mengerti akan ini. Anda tahu bahwa manusia terbuat 
dari tubuh dan roh. Tubuh melakukan dosa, tetapi, roh menginginkan 
Tuhan. Alkitab berkata, Sebab keinginan daging berlawanan dengan 
keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan 
daging--karena keduanya bertentangan.” 

Jadi 
kedagingan, atau manusia daging akan memahami kitab ini dalam hal fisik,
 dalam pengertian yang erotis, karena kedagingan mereka. Sedangkan 
manusia yang digerakkan roh, akan memahaminya dalam pengertian 
spiritual. Dan karena alasan itu, mereka, perjanjian lama, mengingatkan 
dan mencegah orang yang tidak dewasa secara roh membacanya. Kitab ini 
tidak dibuat untuk orang-orang biasa. Seseorang harus mencapai tingkatan
 tertentu dari kedewasaan spiritual untuk mengerti maksud dari kata-kata
 tersebut. Dan karena alasan ini, masalah ini, yang saya lihat, adalah 
bahwa orang yang mengkritik kitab ini adalah manusia jasmani, seluruh 
imajinasi mereka adalah secara fisik. Jika anda menggunakan kaca mata 
biru, maka anda akan melihat biru seluruh dunia.

Muhammad: maukah anda, kemudian, berbagi dengan penonton maksud spiritual yang 
anda bicarakan?

Bpk
 Zakaria : oh, ya , tentu saja. Sebelum saya masuk dalam maksud 
spiritual, saya ingin membagikan fakta yang sangat penting. Silahkan. 
Kitab ini puitis. Dan puisi penuh dengan simbol-simbol dari pembicaraan,
 gambaran-gambaran retorik, dan juga metafora. Oleh karena itu, kitab 
ini tidak dapat dimengerti secara literal, tetapi lebih kepada kiasan 
atau metonomia, yang membawa arti lain. ini adalah bahasa retorik dengan
 maksud tujuan spiritual yang besar. Ini adalah fakta pertamanya, fakta 
kedua, kitab ini sebenarnya berdasarkan pengantin dan mempelainya. Jadi 
ini, adalah ikatan perkawinan antara pasangan yang sudah menikah, 
bukanlah hubungan skandal cinta antara  dua orang asing. Hal ini  yang 
orang biasanya  tidak sadari. Saat seseorang melihat seorang pria 
mencium istrinya pada saat ingin berpergian atau setelah kembali, apakah
 orang akan berkata,”oh memalukan, tidak pantas. Apa yang dia lakukan?” 
yah, itu adalah istrinya sendiri. Tetapi hal yang sama akan 
dipertanyakan jika tidak ada ikatan pernikahan. Maka, itu adalah 
hubungan percintaan yang salah. Jadi hal yang sama akan dikritisi pada 
hubungan yang terlarang, dan bisa dipuji dalam sebuah ikatan pernikahan 
yang sah. Jadi, apa yang saya  ingin orang yang berkeberatan perhatikan,
 adalah fakta bahwa Alkitab tidak berkata tentang cinta terlarang antara
 dua orang asing. Ini adalah hubungan pernikahan yang kudus.

Muhammad: hubungan antara suami istri

Bpk
 Zakaria: suami istri, pengantin dan mempelainya. Ini adalah hubungan 
Tuhan dengan umat-Nya, yang Dia cintai dan yang dengan Dia terikat dan 
bersekutu. Jadi itulah Kidung Agung. Hal lain yang ingin saya tunjukkan:
 bukankah Tuhan yang menciptakan seks? Dan selama seks dilakukan dalam 
landasan yang sah, apakah itu dosa? Jadi kita gunakan ekspresi yang 
lebih mengena, yaitu maksud spiritual yang besar.

Muhammad: jadi yang anda mau katakan bahwa seks dalam landasan yang sah 
tidaklah dosa.

Bpk
 Zakaria: tentu saja tidak. Jika ya kita dapat mentidaksahkan seluruh 
pernikahan di seluruh dunia. Bukan begitu? Lebih dari itu, jika kita 
masuk kepada Quran… yah keberatan ini datang dari pandangan seorang 
muslim, jadi saya harus menjawab dari pandangan yang sama. Surah 4 An 
Nisa, ayat 24 berkata,” Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian 
mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina.
 Maka ister-isteri yang telah kamu ni’mati diantara mereka, berikanlah 
kepada mereka maharnya sebagai suatu kewajiban;  Dia disini berbicara 
tentang Zawag El Mota’ah, atau “nikmat perkawinan”. Ini adalah tentang 
seseorang yang membayar uang untuk hubungan satu malam. Kenapa tidak ada
 orang yang keberatan terhadap ini? Yah, kitab Kidung Agung tidaklah 
turun pada tingkat ini. Tentunya tidak. Tetapi orang harus paham. Tentu 
saja, Muslim memiliki penjelasan untuk ini, mereka memiliki justifikasi 
untuk itu, tetapi pada saat kita katakan….namun sebagai buktinya, Omar 
Ibn El Khattab menghilangkan nikmat perkawinan. Setelah hal ini 
dilakukan pada masa Muhammad, dilakukan pada pemerintahan Abu Bakr, dan 
dilakukan pada awal masa pemerintahan Omar Ibn El Khattab, dan yang 
kemudian menghapuskannya. Yaitu, nikmat perkawinan. Banyak sekali 
tradisi disini, seperti tidak ada tempat untuk mereka disini.

Muhammad: tetapi pernikahan seperti ini masih dilakukan sekarang ini.

Bpk
 Zakaria: Kaum syiah masih melakukannya. Tetapi kaum sunni telah 
berhenti melakukannya sejak Omar menghapuskannya. Salah satu tradisi 
mengatakan,”nabi melakukannya dan kami melakukannya bersama dia.”apa 
anda melihat maksud saya? Tetapi ini adalah topik yang berbeda. OK, 
lalu. Mengapa yang berkeberatan, keberatan kepada kitab Kidung Agung 
tidak keberatan kepada surah 52(At Tur),ayat 20 yang berbicara tentang 
kesenangan dengan gadis-gadis bermata jeli di surga. tertulis:  “ ” Atau
 surah 56(Al Waqi’ah), yang berkata tentang Tuhan”membuat mereka perawan
 abadi?”, memang seseorang berkata padaku: ”tidak, dia tidak berkata 
tentang kesenangan seksual disini.” Mereka mencoba untuk 
menspiritualkannya juga. Mereka berkata,” tidak, ini memiliki arti 
spiritual, tidak seksual.” Tetapi disini, saya punya sebuah buku 
berjudul:” Khawater Muslim Fi Al Mas’ala Al Jinsiya” oleh Prof. Muhammad
 Galal Kishk. Setelah Muhammad Galal Kishk menerbitkan buku tersebut, 
buku ini ditarik dari peredaran.  Dan dia menjadikan ini sebuah perkara 
di pengadilan. Dan kemudian membawa salinan ini ke Al Alzhar dengan 
tujuan untuk membentuk komite yang mempelajarinya.  Mereka 
mempelajarinya, dan tak menemukan kesalahan. Semuanya benar, jadi di 
pengadilan, pengadilan memutuskan untuk menghilangkan penarikannya, dan 
dia melihat pengadilan mengabulkan permintaannya. Apa yang Muhammad 
Galal Kishk katakan tentang hal ini? Dia berkata bahwa,” adalah jelas 
dalam teks Quran bahwa gadis bermata jeli adalah dibuat untuk tujuan 
kesenangan seksual.”

Muhammad: di surga.

Bpk Zakaria: saya
 tak akan menyebutnya surga , saya akan menyebutnya kayangan.” Dengan 
tujuan untuk kesenangan seksual.” Tetapi, Kidung Agung tidak berbicara 
akan ini, teman-teman. Sheik Al Ghazaly berkata dalam ‘Ehia’ Uloom Al 
Deen”, tentang surga:” surga dihiasi oleh gadis-gadis bermata jeli dalam
 keadaan yang paling indah seperti mereka terbuat dari ruby dan atau 
koral, tidak pernah disentuh oleh manusia atau setan.

Muhammad: ini bagian lelaki muslim di surga. saya berpikir apa yang akan 
didapat wanita di surga kelak

Bpk Zakaria: hanya Tuhan yang tahu.

Muhammad: yah, kita tidak ingin membahas itu.

Bpk
 Zakaria: hanya Tuhan yang tahu. “ mereka berjalan menuruni tangga 
taman-taman.” Perhatikan pada yang berikut:” jika salah satu dari mereka
 melenggakkan langkahnya, 70.000 anak laki-laki akan menjaga di sisi 
tubuhnya, mereka menggoda, berbau harum, tak menua.” Baiklah. Apakah 
kami memiliki yang seperti ini pada Kidung Agung? Jadi bagaimana lalu 
anda mengkritisi suatu budi bahasa yang sangat agung, padahal anda 
memiliki suatu bahasa yang menimbulkan suatu tanda tanya besar? Ini  
yang professor Galal Kishk tambahkan tentang kesenangan dan kenikmatan 
dalam surga:” dan tidak ada ruang untuk rasa malu karena kepuasan dalam 
keinginan daging.” Dia melanjutkan,” tidak ada yang memalukan atau cabul
 tentang kedagingan, yang ada malah pemenuhan tentang suatu yang sah 
mengenai kebutuhan dan hasrat dalam dunia ini, dan juga pada pemikiran 
akan kenikmatan daging yang tak terbatas pada kehidupan yang 
berikutnya.” Dia berpikir tentang Muslim yang mementingkan hal seksual, 
halaman 211. Apakah Kidung Agung berbicara tentang hal seperti ini? Ini 
berbicara tentang sebuah hubungan yang sangat sopan, yang agung dan 
maksud spiritual. Baiklah. Itu adalah sebuah ikatan suci. OK bagaimana 
dengan kata-kata sensual yang anda tanyakan kepada saya? Apa tujuan 
spiritual nya? Sebagai contoh, tertulis,” Kiranya ia mencium aku dengan 
kecupan, Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur, arti literal dari
 ini adalah sebuah ciuman biasa. Bahkan apabila itu diartikan secara 
hurufiah, tetapi ini bukanlah masalahnya, hal ini bukanlah sesuatu yang 
salah antara suami istri. Lalu mengapa harus demikian? Tetapi ini lah 
maksud spiritual dari itu yaitu kasih. Ciuman adalah tanda dari kasih. 
Dan itulah peristiwa paling kudus dalam gereja saat pernikahan, kita 
berkata “ saling mencium dengan ciuman yang kudus.” Kita tidak berbicara
 tentang ciuman dengan mulut, tetapi ciuman kasih, dari penyatuan 
kembali.

Muhammad: yang juga kebiasaan yang lumrah di timur.

Bpk
 Zakaria: yah hanya mengindikasikan kasih, anda tahu, Alkitab berkata: 
“Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang 
tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun 
suara hati mereka najis.” Faktor yang penting adalah bukan kata-kata itu
 sendiri tetapi yang membacanya.

Muhammad: maksud anda, siapapun yang menyalah-artikannya, siapapun dia.

Bpk
 Zakaria: siapapun. Aku berbicara kepada yang keberatan. OK sekarang 
kita sampai kepada bukti yang membuktikan ini bukanlah semata-mata 
rayuan antara dua kekasih. Ada ekspresi tertentu dimana sepasang kekasih
 tidak mampu mendengarnya. Contoh, pengantin wanita berkata,” harum bau 
minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu 
gadis-gadis cinta kepadamu!”  Cinta seperti apakah itu?gadis-gadis cinta
 kepadamu?” jika mereka sepasang kekasih akan terdapat kecemburuan. Dia 
menginginkanya hanya untuk dia seorang. Dia tak ingin orang lain berbagi
 dengannya,” gadis-gadis cinta kepadamu”? hal ini menyatakan bahwa ini 
lebih dari cinta fisikal antara sepasang kekasih. Ini lebih kepada cinta
 Agape (cinta Tuhan).  Orang percaya berkata seperti pengantin wanita 
berkata:” Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi!.” 
 Kita semua,tidak hanya saya. Kekasih tersembunyi dari orang lain, dan 
senang bertemu secara privat, rahasia.

Muhammad: jadi ini berbicaara tentang cinta manusia untuk Tuhan pada pasal ini.

Bpk Zakaria:  tidak hanya pada pasal ini, pada seluruh bagian kitab.

Muhammad: seluruh buku, ya. Tetapi tidak mudah orang biasa untuk mengerti itu, 
maksud saya manusia biasa. Orang awam.

Bpk
 Zakaria: tidak. Alkitab berkata,“ Tetapi manusia duniawi tidak menerima
 apa yang berasal dari Roh Allah.” “Natural” berarti fisikal. “karena 
hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, 
sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.” Hal yang besar dan 
permasalahan disini adalah bahwa kekristenan memberi manusia sebuah 
standar spiritual, sebuah natur spiritual, sebuah ciptaan baru. Dari 
ciptaan baru ini, manusia merubah cara pikir, idenya, cara melihatnya, 
motivasinya, seluruhnya tentang hidupnya. Dia menjadi seorang manusia 
spiritual. Anda melihat maksud saya? Tetapi yang berkeberatan tidak tahu
 apapun tentang kespritualan.  Dikatakan “Tariklah aku di belakangmu, 
marilah kita cepat-cepat pergi!.” tidak ada kekasih, siapapun dia 
perempuan, mau orang lain mengejar kekasihnya, bersama dengan dia. Ada 
juga sebuah bukti pada bagian dari mempelai laki-laki. Kita tahu bahwa 
seorang laki-laki tidak ingin laki-laki lain untuk melihat yang 
dicintainya sedikitpun. Tapi dikatakan sebaliknya dalam buku ini. Dia 
berkata kepada pengantin perempuannya “gembalakanlah anak-anak kambingmu
 dekat perkemahan para gembala.” Kekasih seperti apakah itu? Ini jawaban
 untuk pertanyaan tersebut, “Ceriterakanlah kepadaku, jantung hatiku, di
 mana kakanda menggembalakan domba, di mana kakanda membiarkan 
domba-domba berbaring pada petang hari.”pengantin lelaki menjawab,“Jika 
engkau tak tahu, hai jelita di antara wanita, ikutilah jejak-jejak 
domba, dan gembalakanlah anak-anak kambingmu dekat perkemahan para 
gembala.” Bukankah seharusnya ada cemburu disini? Mungkinkah seorang 
lelaki mengatakan kepada yang dicintainya, pergi kepada gembala, pergi 
kepada orang lain? Cinta seperti apakah itu? Yah, itu bukanlah sebuah 
cinta yang fisikal, itu adalah sebuah cinta yang spiritual. Pergi kepada
 gembala sehingga dia dapat menggembalakan hidupmu, menggembalakan 
jiwamu, untuk menunjukkanmu jalan, untuk memberi kamu makan dalam 
nama-Ku karena mereka adalah gembala-gembala-Ku. Jadi semua ini 
mengingkari bahwa Kidung Agung adalah sebuah cinta terlarang dan 
pembicaraan yang tak sopan. Ini lebih menunjukkan bahwa dia memiliki 
maksud spiritual yang mulia dalam seluruh dimensinya. Sebuah hubungan 
dari cinta yang kudus. Saya akan beritahukan sesuatu. Jenis cinta 
seperti ini juga ada dalam Islam, pada orang Sufi. Saya katakan itu 
dengan sedikit syarat, karena mereka juga percaya pada hal-hal lain. 
Contohnya, seorang seperti Raba’a Al Adawia martir dari cinta yang suci,
 atau hasrat. Raba’a Al Adawia. Dia terkenal. Dia berkata kepada Tuhan,”
 aku mencintai-Mu dengan dua cinta, cinta yang bergairah, dan cinta yang
 seharusnya kepada-Mu. Cinta yang bergairah, adalah pemikiranku tentang 
Engkau yang membuat aku terpisah dengan yang lain. Dan cinta yang 
seharusnya kepada-Mu, adalah Karena Engkau telah menyingkapkan 
selubung-selubung sehingga aku bisa melihat-Mu.” Itu adalah hasrat.

Muhammad: hasrat yang kudus, kata-kata yang sangat indah, kita tak bisa 
memungkirinya.

Bpk Zakaria: tentu saja. Kemudian, Kidung Agung adalah hasrat kudus seperti 
yang Raba’a Al Adawia temukan dan katakan. Itu saja.

Muhammad:
 saya juga teringat akan ayat yang indah yang berkata: “Apa yang tidak 
pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan 
yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan 
Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." Ada juga pertanyaan lain atau 
komentar disini, sebenarnya banyak pertanyaan. Dalam Quran, Kristus 
berulangkali disebut, nabi Isa, sebagaimana Ia dipanggil. Pertanyaannya 
adalah:”bukankah Taurat dan Injil menubuatkan akan kedatangan dari 
Muhammad? Orang bertanya-tanya disini, bagaimana dia tidak menyebutkan 
ini sama sekali? Apakah dia disebutkan dalam kitab anda?

Bpk 
Zakaria: yah tentu saja, keyakinan Islam dalam Quran mengakui bahwa 
Taurat dan Injil meramalkan kedatangan dari Muhammad. Dan itulah 
mengapa, pada saat mereka tidak menemukan nama Muhammad dalam injil, 
mereka menyatakan bahwa injil telah diselewengkan. Karena jika dia tidak
 diselewengkan, mereka akan menemukan nama itu. Tetapi, ini salah untuk 
alasan yang sangat mudah, karena bagian yang mereka katakan adalah 
nubuatan tentang Muhammad, muncul pada konteks pada saat Yesus berbicara
 tentang Roh Kudus. Waktu Kristus berbicara tentang Roh Kudus. Dia 
berkata:  “dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, 
supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. yang 
keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.” Roh Kudus adalah 
penghibur. Penghibur datang dari bahasa Yunani; yaitu “Paraclitos”. Para
 penafsir dan cendekiawan berkata, “Paraclitos” ini pastilah Muhammad, 
nantinya. Tetapi kenapa demikian? Karena ada kata lain, “paraclitos”, 
dalam bahasa yunani yang berarti “ patut dipuji” atau “lebih patut 
dipuji”, yang dalam bahasa arab adalah Ahmed. Sebuah kata sifat 
perbandingan, Ahmed. Dan Ahmed ini pastilah Muhammad, karena diturunkan 
dari akar kata yang sama.

Muhammad; jadi terdapat kebingungan dalam menafsirkan kata Yunani,” Paraclitos”.

Bpk
 Zakaria: dan inilah buktinya. Seluruh kata harus dimengerti dalam 
konteksnya. Pada saat anda berkata:” Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia 
akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,” dia menambahkan, 
“supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.”

Muhammad: ini berarti bukan manusia fana. 

Bpk
 Zakaria: karena dia tidak berdiam selamanya pada hidup seseorang. Dan 
Dia juga berkata,” yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.”
 Muhammad tidak mengambil sedikitpun dari Kristus dan memberikan itu 
kepada siapapun. Dia malah menaruh Yesus di rak; dia membatalkan 
pengorbanan, penebusan-Nya. Dia juga berkata, “Ia akan memuliakan Aku.” 
Memuliakan–Ku. Keadaan disini berbeda. Konteks disini berbeda. Dia 
berkata kemudian , “sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam 
kamu.” Apakah Muhammad beserta mereka, pada saat waktu Kristus? Apakah 
dia dalam mereka? Konteks disini membuktikan tidak berbicara akan 
manusia siapapun dia, tetapi lebih kepada Roh Kudus Tuhan.

Muhammad:
 itulah, Roh Kudus yang akan tinggal bersama mu atau menemani engkau 
selamanya. Yaitu, Roh Tuhan. Terima kasih, kita mendapatkan pertanyaan 
juga mengenai ayat yang dikatakan dalam Quran,” mereka yang berkata 
bahwa Tuhan adalah Tiga dalam Tiga telah menjadi tidak percaya.” Orang 
ragu; bagaimana anda menyatakan bahwa ada 3 Tuhan; Bapa, Anak, dan Roh 
Kudus? Subyek dari Trinitas. Banyak yang ingin tahu tentang ini.

Bpk
 Zakaria: saya senang seseorang bertanya akan hal ini, karena ini 
berarti ada orang baru yang melihat tayangan ini. Karena pada episode 
sebelumnya, kita berbicara tentang pokok ini dengan detail. Kita 
memberikan lima sesi tentang ini.

Muhammad: yah, jelaskan saja secara singkat. Pokoknya adalah mengulangnya.

Bpk
 Zakaria: hmmm saya tidak mengatakan apapun. Ini sebenarnya baik. Secara
 singkat, kami tidak percaya akan tiga Tuhan. Ini adalah yang pertama. 
Karena kami berkata:” satu Tuhan, amin.” Satu Tuhan. Dan Quran juga 
menyaksikan bahwa kami memiliki satu Tuhan:” dan jangan berbantahan 
dengan para ahli kitab kecuali dalam sikap yang paling sopan dan berkata
 percaya akan apa diturunkan kepada kami dan apa yang telah diturunkan 
kepadamu, dan Tuhan kalian dan Tuhan kami adalah Satu yang sama.”

Muhammad; ini adalah kesaksian yang diberikan muslim kepada orang Kristen. 
Tetapi apa yang anda sebagai seorang Kristen katakan?

Bpk Zakaria: apa maksud anda? tolong jelaskan.

Muhammad:
 saya maksud Muslim dan Quran menyaksikan bahwa kekristenan hanya 
memilki satuTuhan. Tetapi pada saat anda, sebagai seorang Kristen, 
menyebut Bapa, Anak dan Roh Kudus, orang mungkin akan bingung tentang 
itu. Hal ini menyebabkan kebingungan kepada banyak orang.

Bpk 
Zakaria: memang, saya berkata bahwa kami percaya pada satu Tuhan, dan 
juga Quran menyaksikan fakta ini. OK jadi apa maksud dari: Bapa, Anak, 
dan Roh Kudus? Kita harus mengerti dengan baik, bahwa seseorang tidak 
dapat melihat itu secara literal. Dan kita selalu berkata…… dan saudara 
muslim yang terkasih, mereka adalah guru dari bahasa Arab. Mereka tahu 
apa yang dimaksud dengan retorika dan metafora, yang berarti membawa 
arti lain selain secara hurufiah. Pada saat kami berkata Bapa, kami 
tidak berkata tentang bapak yang biasa, seorang laki-laki. Pada saat 
kita berkata Anak, kami tidak berkata tentang seseorang yang lahir, dari
 pernikahan antara seorang laki-laki dan perempuan. Dan itulah mengapa 
Quran memberikan Trinitas yang berbeda dengan kami. Bagaimana? Mari kita
 lihat apa yang dikatakan tentang ini.”bagaimana Dia memiliki anak 
sedangkan Dia tidak bergaul?” jadi disini dikatakan tentang berhubungan.
 Lagi dia berkata:” Isa, anak Maryam,  apakah engkau mengatakan kepada 
orang mengangkatku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Tuhan sendiri?” 
jadi bagaimana mungkin ini tiga Tuhan? Dia disini berbicara tentang 
mitos yang muncul sebelum Islam, dimana kekristenan sendiri sudah 
berjuang melawannya. ini disebut mitos Mariamite. Mereka memiliki 
trinitas yang sama dengan struktur pada mesir kuno Isis, Osiris dan 
Horus. Isis adalah yang perempuan, Osiris adalah yang laki-laki, dan 
Horus adalah anak mereka. Ini adalah tiga dewa. Beberapa orang yang 
memeluk kekristenan, menyalah artikan bahwa kekristenan adalah seperti 
ini, dan mereka disebut Marimaites. Kekristenan menyangkal mereka dan 
mengucilkan mereka. Dan pada saat Islam muncul, mereka menemukan 
sebagian dari orang ini pada semenanjung Arab. Jadi Quran menulis mereka
 juga. Tetapi ini tidak berpengaruh terhadap Trinitas sama sekali. 
Karena, kami tidak berkata Tuhan yang Maha Tinggi menikahi seorang 
wanita, bergaul dan memberikan anak.

Muhammad: jauhlah kiranya yang demikian.

Bpk
 Zakaria: jauhlah kiranya yang demikian. OK jadi apa maksud Bapa dan 
Anak dalam metafora atau dalam hal retorika? Kami percaya bahwa Bapa 
adalah sumber dari segala sesuatu. Kenapa? Karena dalam Teologia, dalam 
ilmu tentang Kalam, sebagaimana dalam Islam, mereka percaya bahwa Tuhan 
adalah sesuatu memiliki sifat pribadi yang berbeda dari sifat-Nya ang 
sesungguhnya. Contohnya, Tuhan adalah Maha Pencipta.”Pencipta” datang 
dari kata kerja,”mencipta”. Tetapi Tuhan adalah eksistensi. Itu bukanlah
 sebuah kata kerja; Itu adalah keadaan dari sesuatu. Itu adalah pokok 
dari keadaan-Nya. Jika Tuhan tidaklah sebuah eksistensi maka tidak ada 
Tuhan. Jadi para ilmuwan tentang Kalam, atau Tawheed, yang kami sebut 
para Teolog dalam kekristenan, berkata, bahwa Tuhan adalah ada dengan 
sendirinya. Tuhan adalah Hidup. Dia harus hidup. Tuhan adalah 
pengetahuan. Tentu saja, jika tidak bagaimana dia dapat menciptakan 
sesuatu yang cerdas? Jadi hal inilah tiga hal yang penting dan sifat 
turunan dimana cendekiawan muslim mengatakan sifat pribadi. Tapi kami 
menyebutnya dengan hal berbeda. Adalah Bapa; sumber dari segala sesuatu.
 Anak, dalam hal hasil dari Intelektualitas. Dan Roh adalah kehidupan. 
Dan Tiga adalah Satu. Seperti manusia, dan saya sebagai manusia. Anda 
memiliki eksistensi, dan intelektualitas, dan juga roh. Tetapi anda 
tidaklah tiga; melainkan satu. Jadi ini yang kami katakan tentang Tuhan,
 yang ada dengan sendirinya, yang berbicara melalui firman-Nya, yaitu 
Anak, sebagaimana pepatah Arab mengatakan “anak perempuan dari bibir”, 
dan yang hidup dari Roh. Dan mereka adalah Satu. Itulah Tirinitas. 

Muhammad; tetapi beberapa orang berkata, pada saat anda berkata “Anak” anda 
berkata tentang Isa atau Kristus.

Bpk
 Zakaria:  yah, Anak… saya percaya ini adalah pertanyaan yang berbeda, 
karena waktu dari acara ini. Bagaimana kami memanggil Kristus adalah 
Anak? Dan saya percaya bahwa waktu dari program saat ini hampir 
berakhir.

Muhammad: kita masih memiliki dua menit.

Bpk 
Zakaria: jadi, biarlah ini menjadi diskusi yang lain. Bagaimana Kristus 
adalah Anak Allah? Ini adalah simbolisme. Seperti kita berkata “ buah 
pikiran”, atau “anak bibir”, berbicara tentang “kata-kata” dalam bahasa 
Arab. Dan tentu saja disini kita tidak mengartikan sebagai hal fisik 
dari pernikahan dan kelahiran. Ini adalah kata-kata metafora atau 
gambaran dari pembicaraan. Jadi, pada saat kami katakan Kristus Anak 
Allah,” itu bukan berarti hasil dari pernikahan, tetapi lebih kepada 
Tuhan hadir dalam Kristus, sang Anak. Dan ini adalah topik yang dapat 
kita diskusikan nanti, jika anda dapat angkat itu pada saat masih ada 
waktu. Tetapi pokok yang saya maksud adalah, daripada langsung 
berkeberatan setelah mendengar sesuatu, kenapa tidak bertanya lebih 
dulu? Dan ini adalah perintah Quran. Bukankah dikatakan: “bertanyalah 
kepada orang yang mengingatkan jika engkau tidak tahu.” Pada saat mereka
 menanyakan pada kami dan kami gagal menjawabnya, maka mereka memiliki 
hak untuk berpikir apapun yang mereka mau. Tetapi untuk mengkritik kami 
dan mencaci kami tanpa bertanya, adalah sesuatu yang tak logis dan tak 
dapat diterima.

Muhammad: ini adalah pertanyaan terakhir. Hanya memerlukan jawaban yang cepat. 
Apakah anda mencintai Muslim? Dan mengapa?

Bpk
 Zakaria:  saya mencintai seluruh dunia. Saya mencintai pengorbanan 
untuk tiap jiwa. Saya mencintai muslim, orang dorzy, orang tak percaya, 
orang ateis. Saya mencintai semua orang. Sebab Tuhan seperti ini. 
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini …”, dan siapapun yang 
menerima Kristus atau Tuhan dalam hidupnya, harus mencintai dengan Hati 
Tuhan. Dia bahkan menyuruh kita :”kasihilah musuhmu”, tak dapatkah kita 
mencintai saudara dan saudari kita? Kita dalam Negara yang sama dan 
kemanusiaan yang sama.  Kami mencintai mereka dan kami mencintai 
pengorbanan untuk jiwa mereka. Apa yang anda pikir maksud dari 
seluruhnya ini, seluruh program ini dan debat agama ini? Hanya untuk 
pengorbanan.

Muhammad: kami kehabisan waktu. Terima kasih, bapak 
pendeta. Penonton yang terkasih, kami memiliki kesempatan baik untuk 
mendiskusikan hal ini yang mungkin sensitif untuk kebanyakan orang, tapi
 kami memiliki tujuan yang lebih tinggi; untuk memberitahukan kebenaran,
 dengan Tuhan di depan. Dan kami tahu kami harus memberikan tanggung 
jawab ini sebelum kerajaan Tuhan datang. Oleh karena itu, angkat hatimu 
dengan saya kepada Tuhan dan minta Dia dan Tuhan sendiri untuk 
menyingkapkan kebenaran kepadamu. Terima kasih. Kami menyambut semua 
pertanyaan, semuanya. Anda dapat melihat di layar alamat kami, untuk 
menghubungi kami. Terima kasih. Sampai jumpa lagi.




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke