http://endyonisius.blogspot.com/2011/01/warga-desa-sungai-abau-nikmati-listrik.h\
tml

Warga Dusun Sungai Lung, Desa Sungai Abau, Kecamatan Batang Lupar,
Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), akhirnya dapat
menikmati dunia yang terang benderang. Fasilitas listrik bertenaga
mikro hidro hadir di tengah-tengah kehidupan mereka. Pembangkit
berkapasitas 5 kW adalah contoh solusi pemenuhan kebutuhan listrik
di perdesaan dengan teknologi yang ramah lingkungan. Bahkan,
kapasitasnya masih bisa ditingkatkan menjadi 9 kW. Pembangkit
Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang dibangun oleh beberapa
program di WWF-Indonesia, baik Program Kalbar, Program Iklim dan
Energi, serta Program Muller Schwaner ini merupakan upaya
pemanfaatan energi terbarukan (renewable energy). Keberadaannya
diperkirakan dapat memacu produktivitas masyarakat Desa Sungai Abau.
Selama ini, warga setempat belum mampu memanfaatkan kekayaan sumber
daya alamnya dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan.

Manajer Program Kalbar WWF-Indonesia, M. Hermayani Putera Jumat
(14/1) mengatakan, inisiatif pembangunan PLTMH di Dusun Sungai Lung
ini semata-mata untuk memanfaatkan sumberdaya air yang melimpah.
"Ini juga menjadi bagian dari usaha WWF –Indonesia dalam membantu
pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
peningkatan akses listrik di perdesaan," katanya. Desa Abau
merupakan bagian dari kawasan jantung Kalimantan atau Heart of
Borneo (HoB). Keanekaragaman hayati di kawasan ini sangat tinggi
dengan sumber daya airnya sangat besar. "Sedikitnya ada 14 dari
20 sungai utama di Pulau Kalimantan seperti Sungai Kapuas, Barito,
dan Mahakam serta ratusan anak sungai berhulu di kawasan HoB ini."

Namun demikian, kata Hermayani, pembangunan PLTMH bukan
semata-mata menitikberatkan pada pembangunan teknis saja. Sebab,
dalam pelaksanaannya perlu diimbangi dengan persiapan sosial
masyarakat, manajemen pengoperasian, dan juga pengorganisasian.
Artinya, PLTMH akan berhasil baik jika ada perencanaan yang baik.
Selain dibangun dengan kemampuan teknis yang baik, diperlukan pula
perawatan yang baik. Dalam hal ini peran serta masyarakat sekitar
yang menikmati listrik sangat penting dalam menjaga kesinambungan
kinerja PLTMH.

"Untuk memastikan keberlanjutan manfaat dan fungsi PLTMH ini,
WWF-Indonesia juga melatih kapasitas teknis masyarakat dalam
mengelola dan merawat, termasuk memperbaiki jika ada perangkat yang
rusak. Kita juga ikut memfasilitasi pembahasan di kalangan warga
mengenai tarif yang disepakati untuk pemakaian listrik oleh setiap
KK, yang akan dipergunakan juga sebagai dana pemeliharaan PLTMH,"
jelas Hermayani.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pertambangan Energi dan Lingkungan
Hidup Bappeda Kalbar, Dionisius Endy, ikut bangga dengan prakarsa
WWF-Indonesia bersama AHB dan masyarakat Sungai Abau ini. "Semoga
inisiatif positif seperti ini bisa dikembangkan di wilayah HoB
lainnya, sehingga kehadiran program HoB bisa dirasakan manfaatnya
oleh masyarakat," ujarnya. Hubungan kapasitas pembangkitan listrik
terhadap debit sungai seperti ini akan menyadarkan masyarakat untuk
lebih peduli terhadap kelestarian hutan pada area tangkapan sungai.
Sebab, jika hutan rusak, maka air sungai menjadi kering dan
listrik pun padam. Sebuah akibat dari kerusakan lingkungan yang
langsung dirasakan oleh warga.

"Dengan demikian, kehadiran listrik mikrohidro ini akan menggugah
kesadaran masyarakat Sungai Abau, khususnya Dusun Sungai Lung
untuk bergantung pada kelestarian fungsi hutan. Hutan lestari,
sungai mengalir, listrik pun hadir," ungkapnya. (fai/WWF)



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke