La itu disana gak ada China kok dijarah juga?lalu yg diperkosa FPI siapa? wong 
Cinonya gak ada.

Shalom,
Tawangalun.
--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Penjarahan Makin Men-jadi2 Diseluruh Mesir !!!
>                                      
> Semua toko2 di Mesir tutup karena mana ada pemilik toko yang pasrah dan rela 
> tokonya dijarah oleh umat yang tunduk kepada perintah Allah ini.
> 
> http://www.thesun.co.uk/sol/homepage/news/3377142/Egypt-erupts-into-chaotic-riots.html
> 
> Harga makanan naik puluhan lipat kali bahkan itupun tidak ada barangnya. 
> Harga minyak, bensin juga naik berlipat dan tidak ada yang menjualnya.  
> Situasi betul2 mengerikan, sudah ribuan yang mati baik dibunuh polisi maupun 
> saling bunuh berebutan hasil penjarahan.
> 
> Orang2 asing termasuk mahasiswa dan staf kedutaan asing terperangkap tidak 
> bisa keluar dari Mesir sehingga memerlukan evakuasi khusus oleh masing2 
> negaranya melalui pendaratan2 pesawat yang bukan pada tempatnya.
> 
> Memang dipermukaan hanyalah masalah pendongkelan presiden Mesir Hosni Mobarak 
> yang secara tyrani dan diktaktor berkuasa tanpa batas. Meskipun mengaku 
> demokrasi tapi cara2 Syariah Islam adalah prakteknya. Demikianlah, bukan cuma 
> Mesir pada kenyataannya dilanda kekacauan begini melainkan sebenarnya disemua 
> negara2 Islam termasuk Arab Saudia dan Iran yang situasi kehidupan rakyatnya 
> makin parah akibat krisis ekonomi global ditambah lagi pengawasan ketat oleh 
> semua negara2 didunia terutama negara2 maju terhadap pengunjung dari negara2 
> Islam yang menyebarkan terorisme didunia ini.
> 
> Polisi di Mesir menyatakan tidak akan menembak selama protes2 berjalan dengan 
> damai. Tapi kalo nantinya Polisi Mesir menembak, maka berarti protes2nja 
> sudah berjalan tidak lagi dengan damai. Ternyata banyak polisi yang selesai 
> tugasnya balik pulang ganti baju malah bergabung ikutan protest bersama para 
> perusuhnya.  Jadi bukan karena protesnya berjalan damai sehingga polisi belum 
> mau menembak melainkan karena banyak anggauta polisi itu sendiri yang juga 
> menjadi masa protest-nya.
> 
> Meskipun begitu, Hosni Mobarak juga punya pengikut2 dan pendukung militernya 
> yang sekarang baru mulai diturunkan dan bukan tidak mungkin akan menembak 
> polisi2 ini sehingga makin kacau kekacauan yang sudah kacau balau begini.
> 
> Selain Mesir, juga Tunisia mengalami kekacauan yang lebih parah dan 
> berlangsung sudah lebih lama dari Mesir.
> 
> Cepat atau lambat, pengaruh "war on teror" ini akan menjerumuskan semua 
> negara2 Islam maupun yang mayoritas Islam menjadi teladan Mesir, Tunisia, 
> Afghanistan, Pakistan, Turki, dan Irak.
> 
> Pesan saya disini kepada mereka yang di Indonesia, sebaiknya diwaktu masih 
> damai carilah tempat menetap diluar negeri, karena sewaktu kekacauan itu tiba 
> waktunya, maka semua pelabuhan laut dan udara akan ditutup, tak seorangpun 
> bisa mengungsi keluar kecuali pemegang paspor asing dan para diplomat asing. 
> Pengalaman pembantaian massal 1965 besar sekali terulang lebih dahsyat karena 
> dendam generasi penerusnya ini dilestarikan bukan dalam kitab suci seperti 
> halnya alQuran melainkan dilestarikan dalam sanubari keturunan dan 
> sahabat2nya yang sekarang sudah berlipat ganda jumlahnya hingga mereka yang 
> berada diluar negeri akan ikut membalas dendam kepada mereka yang dianggapnya 
> keturunan para pendukung atau pelaku pembunuhan massal ini.
> 
> Indonesia berada dalam ancaman yang lebih mengerikan daripada Mesir, harinya 
> pasti datang, kita cuma menunggu waktunya saja yang tidak kita ketahui kapan 
> tibanya.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke