Jadi saya ulang:

Ni orang udah dungu kayak anjing juga bebal...

Tidak ada kemiskinan di negeri Belanda, yang ada adalah orang yang
telah jadi korban bank dan perusahan kredit yang "merayu" orang untuk
membeli barang secara kredit diluar kesanggupan keuangannnya...

Tanpa beli barang-barang secara kredit, orang itu cukup punya ua,ag
untuk beli makanan, beli pakaian dan sewa rumah (yang kalau terlua
tinggi juga diberi subsidi).

Dan mereak sungguh tidak dungu, tapi aturan yang tidak jelas dan
berliku)liku...

Makanya sekarang juga pemerintah menyederhanakan aturan, hingga semua
yang berhak dapat bantuan amemang dapat bantuan.

--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Eh? Masih kalap? 
> 
> Yeah, orang miskin aja nggak ada mosok gembel ada, 
> ya nggak fiq? 
> 
> http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/205145
> 
> "Tidak ada kemiskinan di negeri Belanda"... 
> 
> hehe.. 
> 
> Tukang ngibul totok! 
> 
> 
> --- "Jusfiq" <kesayangan.allah@> wrote:
> 
> > Nggak ada yang bantah bahwa ada gembel di negeri Belanda...
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke