Tunisia, Mesir, Yaman Chaos Dijarah Muslimin, RI Tunggu Giliran
                                   
Semua agama pada kenyataannya terbuka terhadap kesalahan2, bedanya hanyalah 
masing2 berbeda cara2 memperbaiki kesalahan2 tsb, contohnya, agama2 Nasrani 
tidak menyangkal kesalahan melainkan menggunakan cara2 damai dan persuasif 
untuk meredam kesalahan2 tsb sebagai kesalahan linguistik masa lalunya.

Sebaliknya berbagai aliran2 Islam meskipun ber-beda2 akidah agamanya namun 
dalam solusi terhadap kesalahan ajarannya menggunakan cara yang sama, yaitu 
cara teror jihad, kekerasan, dan dakwah propaganda kebohongan2 yang kesemuanya 
bertujuan menyangkal kesalahan itu sendiri.

Seluruh dunia Arab, Timur Tengah kecuali Israel, dan semua negara2 Islam 
didunia mengalami krisis ekonomi yang paling parah dalam sejarah dunia sekarang 
ini, penyebabnya dimulai dari ajaran Islam, Quran, dan dakwah2 sesatnya yang 
membohongi umat untuk dibrainwash dengan kebencian2 religious menganggap semua 
yang bukan Islam adalah musuh2 Islam yang harus dimusnahkan.

Puncak daripada kebencian ini adalah meletusnya malapetaka 911 oleh jihad 
Islam.  Meskipun para pendukung, simpatisan, dan penganut Islam teror seperti 
ini hanya berjumlah kurang dari 10% dari semilyard umat Islam, namun karena 
jihad teror ini menjadi kewajiban umat yang tertulis dalam Quran dan 
hadist-nya, maka hal ini menjadikan semua atau sebagian besar umat Islam 
dipaksa atau terpaksa se-olah2 mendukung teror jihad ini.

Saya sebagai umat Islam juga sangat merasa sekali bahwa teror jihad ini sudah 
mutlak merupakan ajaran yang salah yang tidak bisa ditawar atau disangkal lagi, 
namun dikala saya berkumpul dengan sesama mulimin dan muslimah lain2nya, saya 
terpaksa ber-pura2 mendukungnya dan ber-pura2 membenarkannya meskipun dalam 
hati nurani saya jelas2 menyalahkannya.  Sikap ber-pura2 begini bukan cuma 
menghinggapi diri saya saja, melainkan juga menghinggapi lebih dari 90% 
muslimin diseluruh dunia demi menghindari konflik sesama yang hanya menyebabkan 
pertumpahan darah yang sia2 saja.

Demikianlah, akibat teror jihad 911, mata dunia jadi terbuka, baru menyadari 
wajah Islam sebenarnya yang oleh Bush dianggap agama setan sehingga digalang 
kekuatan dunia untuk menumpasnya dalam satu kubu "war on teror" dimana semua 
muslimin yang juga menentangnya ikut bergabung dalam kubu ini.

Demi menjaga dan mengisolir kepercayaan biadab terorisme ini tidak menjalar 
ke-negara2 didunia, tak bisa dicegah lagi, terpaksa isolasi melalui pengawasan 
ketat semua pengunjung dari negara2 Islam maupun negara yang mayoritas Islam 
dihentikan atau discreening secara teliti. Hal inilah yang kemudian berpengaruh 
kepada para pelajar, mahasiswa maupun para pekerja2 dari negara2 Islam maupun 
negara yang mayoritas Islam.  Akibatnya perekonomian dan transfer teknologi 
kesemua negara Islam maupun yang mayoritas Islam terblokade atau terhenti total 
yang menyebabkan kemunduran ekstreem dibidang teknologi dan science disertai 
krisis fatal ekonomi dari semua negara2 Islam dan yang mayoritas Islam dimana 
semuanya sebelumnya memang tidak memperhatikan masalah ekonomi dan 
kesejahteraan rakyatnya selain hanya memaksakan keimanan yang dipertebal.

Hal ini juga diperparah dengan serangan 1967 gabungan negara2 Arab yang 
dipersenjatai dengan senjata2 termodern dari Russia untuk menghancurkan Israel. 
 Serangannya gagal, semua negara Arab yang melakukan serangan keroyokan 
akhirnya bertekuk lutut menyerah tanpa syarat seperti Jepang yang menyerah 
tanpa syarat pada akhir perang dunia kedua.  Akibatnya semua negara2 Arab 
dilucuti oleh Israel dan dipaksa menanda tangani perjanjian pengawasan senjata 
oleh Israel seperti halnya Amerika terhadap Jepang. Mulai saat inilah titik 
kemunduran dan kehancuran dunia Islam menggulir bagaikan bola es yang makin 
lama makin parah.  Meskipun tidak diberitakan media dunia, namun kehancuran 
berjalan terus sementara muslimin di Indonesia di nina bobokan dengan 
kemenangan2 penjarahan maupun pemerkosaan terhadap amoy2, toko2 cina, 
kelenteng2 dan gereja2 diseluruh Indonesia.

Muslimin di Indonesia mabuk kemenangan, rasanya berhasil menjarah sama seperti 
menang perang. Detik2 ini sangat menghina, dan mempermalukan keturunan Cina dan 
orang2 Cina diseluruh dunia.

Celakanya, setelah peristiwa malapetaka 911, semuanya jadi terbalik, kalo 
mulanya Cina di-injak2, dihina habis2an luar dan dalam, maka setelah Amerika 
marah atas serangan ini dan membalasnya, maka muslimin diseluruh dunia sangat 
kuatir menyadari kelemahan ekonomi mereka.  Maka Muslimin di Indonesia 
berbalik, Cina yang tadinya di-hina2 sekarang di-elu2kan yang katanya lebih 
maju, lebih kuat ekonominya, dan lebih hebat teknologinya.  Kalo tadinya Imlek 
diharamkan dan Natal dibolehkan, maka sekarang terbalik, Imlek jadi halal dan 
Natal dilarang. Kasihan keturunan Cina Indonesia generasi yang tidak mengenal 
imlek dan barongsai, malah sekarang dipaksa merayakan Imlek dan dipaksa 
memainkan barongsai.  Karena kebanyakan Cina Indonesia tidak bisa main 
barongsai, maka santri2 pesantren itulah yang berlatih main barongsai dengan 
meniru filem2 Kungfu Jacky Chen dari Hongkong.  Memang lucu dan memalukan dan 
tidak tahu malu.

Cina dulu tetap sama dengan cina sekarang, meskipun muslimin dulu beda sikapnya 
dari muslimin sekarang.  Kalo Cina dulu bermusuhan dengan Amerika, tapi 
sekarang berteman dengan Amerika bukan masalah karena si Cina yang berobah 
melainkan si Amerika yang berobah.

Juga muslimin dulu sikapnya berbeda dari muslimin sekarang bukan karena 
Islamnya yang berobah tapi karena sikap Amerika sekarang yang berobah.  Amerika 
dulu selalu memberi nafkah kepada muslimin yang selalu tergantung kepadanya, 
maka Amerika sekarang cenderung menghentikan nafkahnya kepada muslimin akibat 
agama permusuhan ini dipaksakan kepada Amerika.

Puncak daripada cerita saya diatas sekarang ini meletus disemua negara2 Islam, 
dari Pakistant, Tunisia, Mesir, Yaman, Algeria, Syria dan lain2 termasuk Turki 
sekarang sedang terbakar saling menghancurkan sesama bangsa, sesama agama dan 
dengan yang tidak sama dengan mereka.  Indonesia pun sekarang sudah hangat, 
namun karena sikap tentara masih bisa disuap penguasa politiknya maka meskipun 
panas tapi belum meledak.  Tapi juga bukan berarti tidak akan meledak, 
kesemuanya itu hanyalah masalah waktu nya saja.

Gereja2 diseluruh Indonesia sudah ribuan jumlahnya yang dibakar, menyusul juga 
gereja2 Batak diseluruh Indonesia, kelenteng2 juga sudah diprovokasi dipaksa 
mengganti patung2 Buddha dengan patung2 batu berbentuk kabah.  Tidak cukup itu, 
bahkan mesji2 Islam Ahmadiah pun jadi sasaran, umatnya dijarah harta bendanya, 
mesjid dibakar dan imamnya dipenggal.  Pemerintah dipaksa menanda tangani 
pembubaran dan pelarangan Islam Ahmadiah ini, tapi hingga detik ini belum ada 
keberanian pemerintah RI untuk melaksanakannya demi mencegah menjalarnya 
kerusuhan Chaos dari Timur Tengah sekarang ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke