Hweleh, segala macam uneg-uneg dan rasa sumpeg tumpleg bleg dan pakai,
spt biasanya, lebih banyak zalim dan pitenah maupun data ngarang nyomot
dari imajinasi doang

Dasar @Wandu. Dari mulai TKW, "luma"nya Israel,  paspor palsu, moral
petugas Indonesia sampai "merekomendasi" seseorang mbaca (yang teliti)
di tongolkan.

Kalau mau buka dan (baca):
http://tempointeraktif.com/hg/politik/2011/02/04/brk,20110204-310975,id.\
html

Kwkwkwk ..............    kita tunggu lanjutnnya saja ya Masajeng?


--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Imanda Amalia Bukan WN Australia Bukan WNI, Tapi TKW Gelap?
>
> Imanda Amalia bukan warganegara Australia karena pemerintah Australia
sudah mengecheck tidak ada warganegaranya yang jadi korban.  Dan yang
lebih penting lagi, Imanda Amalia juga bukan pegawan UNRWA, karena pihak
UNRWA sudah remi menyatakan tidak ada pegawainya yang bernama Imanda
Amalia, dan belum ada pegawainya yang jadi korban kerusuhan di Mesir.
>
> Seperti kebanyakan orang2 Indonesia di Mesir yang menolak di evakuasi,
lebih baik mati di Mesir daripada balik ke Indonesia, dan bukan tidak
mungkin Imanda Amalia adalah satu dari mereka orang2 Indonesia yang
bertekad tidak mau balik ke tanah airnya.
>
> Ini bukan berita baru, semua orang Indonesia juga tahu kalo balik ke
Indonesia ibaratnya sama seperti pulang kepenjara. Mereka semuanya
mengaku, susah untuk keluar negeri lagi kalo balik ke Indonesia.  Semua
cara digunakan untuk bisa keluar dari Indonesia, kalo perlu menyamar
jadi TKW kemudian kabur ke Israel.  Karena mereka menganggap Indonesia
musuh Israel, maka banyak diantara muslimin2 Indonesia yang bekerja di
Israel karena merasa aman tidak ada kedubes RI.
>
> Paspor aspal banyak tersebar diseluruh dunia dimana ada kedubes RI
atau Konjen RI.  Kita semua tahu, semua pegawai kedubes dan konjen
sangat korup, bukan cuma menjual paspor, negarapun kalo bisa dijualnya,
sayang yang bisa menjualnya hanyalah presiden seperti Suharto dan SBY
ini.
>
> Jadi sebagai barang buktinya salah satunya ini adalah Imanda Amalia
yang mati tanpa diketahui siapa sebenarnya orang ini karena ternyata
semua data2 mengenai dirinya adalah PALSU.
>
> > Dari: Jonder Talona jonder78@
> > Imanda Amalia (28) yang menjadi
> > korban kerusuhan di Kairo, Mesir,
> > berkewarganegaraan Australia.
> > "Dia WN Australia yang tinggal
> > di Perth, keturunan Indonesia."
> > Manda bekerja di United Nations
> > Relief and Works Agency (UNRWA),
> > badan PBB yang bertugas menangani
> > wilayah konflik seperti di
> > Palestina dan Lebanon.
>
> Jelasnya baca berita harusnya yang lengkap, karena malu2in menuduh
orang lain salah padahal diri sendiri yang salah.
>
>
http://us.detiknews.com/read/2011/02/04/145234/1560202/10/menlu-akan-car\
i-tahu-misteri-imanda-amalia?nd992203605
>
> Silahkan baca sendiri beritanya diatas.  Ternyata korban ini
menggunakan paspor aspal yang dibelinya dari pegawai2 kedubes RI diluar
negeri untuk mencari kerja.  Kemungkinan korban ini adalah orang gelap
masuk secara ilegal, memalsukan ktp seseorang di Indonesia.
>
> Kejadian ini mencemong pemerintah RI, mencemong DepLu, dan membuka
borok2 korupsi disemua tingkatan jabatan pemerintahan.
>
> Tidak ada datanya di Indonesia, ternyata juga tidak ada datanya
sebagai warganegara Australia, bahkan yang lebih parah ternyata
disangkal oleh kantornya UNRWA.  Tidak ada pegawai UNRWA bernama sama
seperti korban ini.
>
> Jadi bacalah koran dan berita2 yang teliti sebelum berdebat kusir.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke