Refleksi : Mungkin para TKI di kolong jembatan di Arab Saudia  menurut  
katagori  rezim feodal neo-Mojopahit adalah warganegara status rendahan dan 
oleh karena itu tidak memdapat perhatian  semestinya untuk dipulangkan dengan 
segera.

http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2011/02/02/6436.html

Rabu, 2 Februari 2011, 15:09:06 WIB
Presiden Sambut WNI yang Dievakuasi Tahap I

Jika Sudah Aman, Pemerintah Akan Bantu Mereka Kembali ke Mesir


Presiden SBY menyapa seorang ibu dan bayinya yang baru tiba di Bandara 
Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah dievakuasi dari Mesir, Rabu (2/2) siang. 
(foto: cahyo/presidensby.info)

Tangerang, Banten: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj. Ani 
Bambang Yudhoyono, Rabu (2/2) siang, menyambut kedatangan warga negara 
Indonesia (WNI) yang baru dievakuasi dari Kairo, Mesir, di Terminal 3 Bandara 
Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Setibanya di Terminal 3 yang 
dikenal sebagai Terminal Haji, Presiden langsung menemui dan berdialog dengan 
WNI yang sudah mendarat sekitar setengah jam sebelumnya. "Yang sabar ya," ujar 
Presiden. 

Menurut Ketua Satgas Evakuasi WNI yang ditugaskan ke Mesir, Hassan Wirajuda, 
total WNI yang mendarat pukul 13.50 WIB dengan menggunakan pesawat khusus 
Boeing 747-400 adalah 411 orang. Rinciannya adalah 70 orang laki-laki, 194 
orang perempuan, dan 147 orang anak-anak. Mereka ini bagian dari lebih dari 6 
ribu WNI yang akan dievakuasi menyusul krisis politik di Mesir.

Dari mereka yang berhasil dievakusasi tahap pertama ini, yang berasal dari 
kawasan Jabodetabek berjumlah 154 orang, Jateng 21 orang, Jatim 31 orang, 
Padang 22 orang, Palembang 8 orang. Kemudian dari Riau 22 orang, Jambi 2 orang, 
Balikpapan 6 orang, Banjarmasin 9 orang, dan Gorontalo 3 orang. Sedangkan dari 
Medan 43 orang, dan NTB 1 orang. Di antara WNi yang dipulangkan dari Mesir ini 
terdapat pula dua orang anak, Ala (4 tahun) dan Afnan (6 tahun) yang dititipkan 
orang tuanya ke teman kuliahnya karena mereka masih berada di Mesir.

Hassan mengatakan, pengangkutan dan pengevakuasian relatif lancar walaupun ada 
kendala di Mesir karena tidak bisa menggunakan bus-bus besar untuk membawa 
mereka ke Bandara. "Penerbangan pertama ini akan membuka upaya kita untuk 
mengevakuasi tahap kedua," kata Hassan. "Satuan Tugas sudah menyiapkan dua 
pesawat. Kita bisa berangkatkan malam ini," mantan Menlu ini menambahkan. 
Penggunaan Terminal Haji dimaksudkan agar ketibaan mereka menjadi lebih mudah.

WNI yang dievakuasi ini akan dipulangkan ke rumah masing-masing dengan 
menggunakan kereta api untuk wilayah Jawa, dan di luar Jawa menggunakan 
pesawat. "Satgas akan melakukan usaha maksimal agar para WNI selamat sampai di 
tujuan dan nyaman ketika berada di tempat transit," Hassa menegaskan. 

Ke-411 orang ini akan ditempatkan sementara di Asrama Haji Pondok Gede. 
Selanjutnya mereka akan dibantu pulang ke daerah masing-masing. Khusus untuk 
yang tinggal di Jabodetabek, keluarga bisa menjemput mereka langsung di Asrama 
Haji Pondok Gede. 

Sementara itu, kepada kelompok pertama yang berhasil dipulangkan hari ini, 
Presiden SBY mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan di Mesir. SBY 
menjelaskan, perintah untuk evakuasi dilakukan karena menyangkut keselamatan 
WNI dan juga karena pasokan makanan dan minumman di Messir yang sudah mulai 
sulit.

"Setelah keadaan pulih, pemerintah akan membantu kembali penerbangan ke Mesir," 
ujar Presiden disambut tepuk tangan para WNI. "Mesir sahabat kita, kita akan 
mendoakan agar Mesir bisa mengatasi keadaan dan normal kembali sehingga yang 
kuliah bisa melanjutkan kuliahnya, dan yang bekerja bisa kembali bekerja," SBY 
menegaskan.

Kepala Negara juga meminta kesabaran untuk evakuasi tahap selanjutnya. Presiden 
menginstruksikan Satgas untuk memberi pelayanan yang baik. "Dengan demikian 
semuanya berjalan dengan tertib," kata SBY.

Disamping itu, Presiden juga bersyukur karena mereka telah kembali dengan 
selamat. Pemerintah akan terus memulangkan WNI, kecuali petugas KBRI karena 
mereka harus menunaikan tugas di sana. "Kecuali kalau sudah sangat tidak aman, 
baru di evakuasi," SBY menegaskan. "Pemerintah akan membantu penerbangan 
saudara-saudara kembali ke Mesir apabila keadaan sudah pulih," SBY menandaskan.

Tampak ikut serta dalam penyambutan ini, antara lain, Mensesneg Sudi Silalahi, 
Menhub Freddy Numberi, dan Mendiknas M. Nuh. (yun) 



Link Terkait:
  a.. Pemerintah Lakukan Evakuasi WNI di Mesir Malam Ini Juga


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke