Mayoritas Muslimin Tidak Paham Keadaan Mesir !!!
Masih banyak Muslimin buta politik hegemoni Amerika sehingga menganggap
kejadian demo2 di Mesir merupakan response rakyat Mesir. Padahal kalo memang
ini merupakan response rakyat Mesir, kenapa baru sekarang setelah 32 tahun
berkuasa dan korupsi muncul kesadaran untuk menumbangkan rezim ini ???
Jelas permasalahannya bukan begitu, jangan terlalu optimis akan adanya
kebangkitan Islam, semuanya tidak ada, yang terjadi hanyalah response rutin
Amerika terhadap penguasa yang melakukan kesalahan. Dalam hal ini kemungkinan
besar terkait dibakarnya gereja coptik.
Mesir ini dulunya sewaktu menyerang Israel bernama Republik Persatuan Arab yang
bersama negara2 Afrika seperti Tunisia dan negara2 Arab lainnya bergabung dalam
Republik Persatuan Arab ini dibawah kepemimpinan Gamal Abdul Nasser.
Akhirnya serangan 1967 gagal, semua penyerang kalah menyerah tanpa syarat
seperti menyerahnya jepang kepada sekutu pada akhir perang dunia kedua.
Apa yang dilakukan Amerika terhadap Jepang, begitulah yang dilakukan Israel
kepada negara2 penyerang yang berhasil dikalahkan. Jepang dilucuti senjatanya,
sama saja dengan negara2 Arab itu dilucuti segalanya oleh Israel. Setelah
kejadian itu, semua permasalahan jadi berobah, Republik Persatuan Arab dipaksa
bubar dan di-pecah2 yang akhirnya lahir negara Mesir yang kita kenal sekarang
ini.
Jadi kalopun Hosni Mubarak jatuh disingkirkan maka pengganti2nya itu semuanya
sudah disusun rapih di Israel dan Amerika maupun negara2 Eropah tinggal
menyusun pengesyahannya saja. Jadi kekuatan demonstrasi yang sekarang ini
semuanya juga merupakan rangkaian rencana yang sudah disiapkan oleh negara2
yang mengendalikannya seperti Israel.
Beda Jepang beda Mesir, meskipun Jepang tak tampak terjajah sebetulnya lebih
dari terjajah karena segalanya harus tunduk kepada perintah2 dari Amerika.
Namun orang2 Jepang yang kreatif dan ulet ternyata berhasil menimbulkan
kekaguman dan rasa penghormatan dari negara yang mengalahkannya. Itulah
sebabnya Jepang akhirnya dipercaya untuk diberi lebih besar kebebasannya. Beda
dengan Arab Mesir, bukan saja tidak kreatif, juga bodoh2, pengabdian hidup
bukan kepada kemanusiaan melainkan kepada agamanya. Hal ini makin mempermudah
untuk diperalat atau diadu domba dengan sesama mereka. Tidak ada pendidikan
ilmu pengetahuan di Mesir, universitas yang paling besar hanyalah Universitas
AlAzhar yang cuma mendidik agama2 Islam yang ekstreem untuk menimbulkan
kekacauan di-negara2 tetangganya. Universitas AlAzhar ini kemudian disulap
untuk juga diajarkan berbagai ilmu2 seperti engineering, komputer, dll yang
kesemuanya cuma bersifat superficial yang sama sekali tidak berguna untuk
mengembangkan ilmu pengetahuan seperti halnya di Jepang. Lulusan AlAzhar itu
hanya dipersiapkan untuk memaintenance peralatan2 yang dijual negara2 Barat
yang lebih maju.
Lalu apa yang bisa anda harapkan dari ikhwanul muslimin yang menguasai Mesir
nantinya setelah Mubarak jatuh ??? Cuma kekacauan yang melemahkan negara2 Arab
dan dunia Islam keseluruhannya. Islam Syiah telah mempersiapkan revolusi
jangka panjang dalam kerangka memusnahkan Islam Sunni didunia ini.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/