http://www.suarapembaruan.com/home/kerja-di-tempat-hiburan-26-wanita-asing-ditangkap/3394

Kerja di Tempat Hiburan, 26 Wanita Asing Ditangkap
Sabtu, 5 Februari 2011 | 11:38
 Para PSK di Tiongkok tertangkap polisi [yahoo] 















[JAKARTA] Sebanyak 26 wanita muda asal Tiongkok dan Thailand yang diduga 
bekerja sebagai tenaga lepas pada sebuah lokasi dugem (dunia gemerlap, Red) 
mewah kawasan Taman Sari, Jakarta Barat ditangkap petugas Imigrasi, Sabtu (5/2) 
dini hari. 

Warga negara asing (WNA) yang rata-rata berpenampilan menarik dan berusia 16 - 
20 tersebut terlihat tenang walau tidak menduga akan diciduk petugas. Mereka 
ditangkap karena menyalahgunakan visa atau tuduhan melanggar izin tempat 
tinggal. 

Setelah ditangkap, para wanita muda tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi Jakarta 
Barat untuk dimintai keterangan. Sampai pukul 09.30 WIB, petugas masih 
memeriksa secara intensif para wanita tersebut.

 "Kami mengamankan 26 warga asing itu dengan bukti mereka menyalahgunakan izin 
tinggal di Indonesia. Visa yang dibawa semestinya hanya digunakan untuk 
berkunjung. Namun, dokumen itu dipakai untuk menetap, bahkan bekerja di lokasi 
hiburan," ujar Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Jakarta 
Barat, Matheus Sani, Sabtu (5/2).


Menurut Matheus, pihak Imigrasi akan mengambil langkah hukum terhadap WNA itu 
dengan mendeportasi ke-26 wanita tersebut ke negara asalnya. Kantor Imigrasi 
juga segera memanggil pengelola lokasi hiburan yang memperkerjakan wanita asing 
tersebut. Petugas tidak segan menjatuhkan sanksi tegas kepada siapa pun yang 
diduga membekingi WNA wanita menjadi pekerja ilegal.  

Sebagaimana diketahui, sejumlah lokasi hiburan di wilayah Jakarta Barat, 
terutama Taman Sari, Hayam Wuruk, Gajah Mada, dan Daan Mogot disebut-sebut 
paling banyak memperkerjakan wanita asing berusia muda. Lokasi tempat hiburan 
lainnya yang juga mempekerjakan wanita asing berada di kawasan Jakarta Pusat, 
Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. 

Para wanita manca negara itu bisa bebas beroperasi diduga berkat adanya beking. 
Mereka sengaja didatangkan dari luar negeri  lalu visanya disamarkan sebagai 
tenaga lepas pada lokasi dugem, khususnya panti pijat plus dan SPA kelas 
menengah ke atas. 

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman telah menginstruksikan 
jajaran Kapolres di wilayah Ibukota dan sekitarnya agar terus memantau berbagai 
kerawanan di lokasi hiburan. Mereka juga diminta untuk  secara proaktif 
menggelar razia terhadap aksi kriminal, narkoba, dan kejahatan jalanan lainnnya.

 "Kapolres dan Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya hendaknya juga jangan 
menutup mata jika melihat adanya aksi meresahkan, termasuk adanya pembiaran 
pelanggaran hukum di lokasi hiburan," tegas Sutarman. 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke