Pidato Politik Liem Koen Hian, tiga tahun sebelum mendirikan Partai Tionghoa 
Indonesia P.T.I, dikutip dari tulisannya di Sin Tit Po pada tanggal 2 Desember 
1929, sebagai Hoofdrectuer dengan judul "DARAH TIONGHOA"

Perhatian: Pidato ini ditulis dalam bahasa aslinya saat majalah tersebut 
diterbitkan tahun 1929.

Tatkala tiga taon doeloe kita oetaraken haloean Indonesier boeat Tionghoa 
peranakan, kita telah dapet matjem² bantahan, djoega dan kebanjakan dari orang² 
jang sebetoelnja tida berhak boeat toeroet batjaraken itoe hal, dari sebab 
mereka terlaloe tida poenja pengetahoean boeat boleh toeroet bitjaraken soal² 
itoe. Terlaloe banjak alesan² bodoh dan menoendjoeken tida adanja pengetahoean, 
telah dimadjoeken oleh mereka, jang maoenja dianggep sebage pendekar dan 
pembela dari bangsa Tionghoa di Indonesia jang lagi maoe di bikin tjilaka.

Oepamanja antara laen² ada orang jang bilang, kaloe peranakan djadi Indonesier, 
mareka aken moesti anoet djoega igama Islam. Terpisah dari pertanjaan apa tida 
lebih baek peranakan peloek igama Islam sebaliknja dari pada seperti sekarang 
tida poenja igama sama sekali atawa tida karoean igamanja.

Terpisah dari itoe pertanjaan, haroeslah dibilang, sekarang boekan lagi 
waktoenja boeat satoe negri paksa rahajatnja, sekalipoen ambtenaar² tida lagi 
dipaksa peloek igama jang disoeka oleh negri atawa pemerentah. Sekarang di 
mana-mana negri pemerentah tinggal neutral dalem oeroesan igama, mengertinja 
tida toeroet menjataken lebih soeka sama igama jang ini dari pada jang laen.

Tapi lebih penting dari pada sekalian pertimbangan laen, adalah halnja di 
Tiongkok sendiri, antara bangsa Tionghoa sendiri ada millioenan orang jang 
peloek igama Islam. Orang² itoe telah mendjabat pangkat tinggi di Tiongkok.

Melaenken orang² jang tida taoe mata soerat dan tida taoe batja hikajat 
Tiongkok, baroelah bisa madjoeken kebratan seperti jang ditjeritaken diatas dan 
merasa sajang kaloe peranakan disini peloek igama Islam.

Apalagi jang dalem gelapnja menoendjoeken pada „darah Tionghoa" dalem 
toeboehnja peranakan dan tida maoe itoe darah ketjampoeran sama laen darah, 
kaja itoe darah jang dinamaken „darah Tionghoa" tida soedah riboean taon 
ketjampoeran setaoe beberapa banjak matjem darah laen.

Tiap² bangsa jang dari riboean taon bergaoelan dalem tempo dami dan dalem tempo 
perang, sama laen² bangsa, nistjaja tida mempoenjai darah toelen lagi, nistjaja 
mempoenjai darah tjampoeran.

Boleh dibilang sekarang ampir tida ada lagi bangsa jang mempoenjai darah 
toelen. Kaloe ada bangsa jang darahnja toelen, belon terjampoer sama darah laen 
bangsa, barangkali jalah bangsa² jang sekarang dinamaken biadab, seperti bangsa 
Papoea di tengah-tengahnja Nieuw Guinea, bangsa liar di Australia dan laen 
sebagenja.

Aken tetapi ini bangsa² jang berdarah toelen makin lama makin habis mati, 
hingga dalem ini doenia tida ada ketinggalan laen dari pada bangsa² darah 
tjampoeran setaoe dari berapa matjem bangsa.

Ada baek jang sekarang satoe soerat-kabar nationalistisch seperti „Sin Po" 
toeroet bikin melek mata pembatjanja boeat liat itoe kebeneran jang apa di 
namaken „darah Tionghoa" sebenernja ada darah tjampoeran dari setaoe berapa 
matjem bangsa.

„Sin Po" menoendjoek pada boekoe karangan Dr. Chi Li jang diterbitken di 
Harvard, Amerika, jaitoe boekoe pertama jang ditoelis oleh seorang Tionghoa 
tentang keadaan bangsa Tionghoa dalem pemandengan anthropological.

Dr. Chi Li oendjoeken, pertjampoeran darah bangsa Tionghoa soedah terdjadi 
ampir sama dengen pertjampoeran darah bangsa² di Europa.

Lantaran tjampoer adoek, tida poen heran orang Tionghoa ada dari segala matjem 
model, potongan dan warna.

Ada jang poetih seperti orang Europa, ada jang koening koelit langsep, tapi ada 
djoega jang item seperti keling.

Nationaliten peranakan jang soeka bersilat sama darah Tionghoa toelen, 
toeroenan Han dan laen² nonsense lagi, berboeat baek boeat dirinja sendiri dan 
boeat orang banjak dengen loeasken doeloe pengetahoean dan pemandengannja 
sebelon terbirit-birit, teroetama merabah pena dan pentang moeloet tentang hal² 
prihal mana mereka tida poenja pengertian barang sedikit.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke