Solusinya jelas: buang tu agama Islam, kencingin tu buku taik anjing al-Mushaf 
yang disusun orang Arab primitif itu lalu kembalikan ke orang Arab dan tuntut 
orang Arab untuk menghormati hak-hak azasi manusia...

--- In [email protected], "ndeboost" <rambitesemak@...> wrote:
>
> nT bisanya kaok-kaok ga punya usulan solusi riel, lalu buntutnya
> penzaliman Arab dan bemuara ke Islam..
> NTT-pun masih ngirim TKW.  Saat tak tanya apa solusi nT seandainya nT
> pada posisi menentukan nT diam kek keahliannya.
> 
> Namun paling ga, "pemerkosa" ga ngaku suci kek pastor. Iya kan?
> 
> --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote:
> >
> > Refleksi : Hebat sekali orang Arab Saudia main sikat TKW. Barangkali
> untuk mencegah tidak terjadi kebiadaban mereka, jangan lagi ada yang
> pergi kesana.
> >
> >
> http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/06/201361/277/2/TKI-Diperkosa\
> -dan-Melahirkan-di-Kampung-Halaman
> >
> >
> > TKI Diperkosa dan Melahirkan di Kampung Halaman
> > Minggu, 06 Februari 2011 17:32 WIB     Penulis : Yusuf
> >
> > Ilustrasi--MI/Ramdani/pj
> >
> > MATARAM--MICOM: Cerita pilu tentang nasib tenaga kerja Indonesia (TKI)
> yang bekerja di Saudi Arabia kembali menyesakkan dada. Kali ini, nahas
> menimpa Hrt, 25, asal Desa Bagek Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten
> Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
> >
> > Ia mengaku diperkosa majikan kemudian hamil dan melahirkan sehari
> setelah tiba di kampung halamannya. Hrt melahirkan anak laki-laki pada
> Sabtu (29/1).
> >
> > Menurut pengakuannya, pelaku yang memerkosa dirinya bernama
> Abdurrahman, adik laki-laki dari majikan perempuan Hrt. "Sebelumnya,
> saya dibius, lalu diperkosa. Perbuatan itu dilakukan dua kali saat kedua
> majikan saya tidak ada di rumah," ungkap Hrt ditemani bapaknya, Samirah,
> di hadapan petugas Komisi Perlindungan TKI (KPTKI) Kabupaten Lombok
> Barat yang bertandang ke rumah korban.
> >
> > Korban mengaku tidak berani menceritakan perbuatan pemerkosaan
> tersebut kepada sang majikan hingga dirinya hamil besar dan pulang ke
> Indonesia. Soalnya, selama itu korban mengaku terus menerus diancam oleh
> pelaku agar tidak menceritakan perbuatan asusila tersebut kepada
> siapapun.
> >
> > Selain itu, korban juga mengaku tidak tahu cara melapor ke pihak KBRI
> atas masalah yang menimpanya. Di samping itu, dirinya tidak tahu alamat
> keberadaan KBRI di Saudi Arabia. (OL-5)
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke