kalo liat dari perspektif lain ya...

berita dari luar negeri selalu memuji kemajuan indonesia dalam bidang ekonomi, 
maksudnya makro ekonomi.  baik itu masalah surplus perdagangan ekpor-impor, 
masalah index saham yang naik sampai 46%, masalah rupiah yang stabil, investor 
(fdi) yang datang ke indonesia, dll.  pokoke orang luar selalu memandang 
positif kemajuan ekonomi kita karena orang luar menganggap kita bagus, 
politically stabil, dan bagus untuk iklim investment.

sebaliknya, berita dari dalam negeri selalu memandang negatif tentang 
indonesia.  apa aja yang dilakukan pemerintah selalu salah dan pokoke, menurut 
berita dalam negeri, indonesia nggak maju, atau jalan di tempat, malahan ada 
juga komentar yang mengatakan bahwa indonesia mengalamai kemunduran, lebih 
buruk dari jaman soeharto.

ini kan artinya, sama aja kita menorek pantat sendiri sambil mencium bau pantat 
sendiri?  mending kalo tuh komentar punya pemecahan solusi yang positif, tapi 
ini kan nggak?!  mereka, para komentator, selalu mencela tanpa ada solusi 
masalah.

lha..., kita sebagai rakyat kan bingung?
mana yang bener, berita luar negeri atau berita dalam negeri?

menurut saya, yang jelas masyarakat indonesia memang harus punya mental bersatu 
seperti jaman soekarno dulu!  selama ini kita selalu dipecah belah, divide et 
empera, oleh soeharto.  semua propinsi dibuat jawanisasi dengan model lkmd, 
peraturan rasis dari pemerintah yang menekan cina, dikotomi antara sipil dan 
tentara, dan banyak lainnya lagi. 

jadi, punya sifat curiga, lebih mementingkan golongan sendiri darti pada 
kebersamaan semua, membela membabi buta golongan sendiri, masih kental di 
masyarakat indonesia.  

padahal, kalo kita bisa bersatu, kita akan merupakan salah satu kekuatan besar 
di dunia.  tau nggak, kalo bric (brazil, rusia, india, cina) ditambah 
indonesia, maka kita akan menguasai 45% pangsa pasar ekonomi dunia.

balik lagi ke indonesia, semua parameter kemajaun indonesia bukan angka 
manipulatif, udah nggak bisa lagi pemerintah membohongi rakyat seperti orde 
baru dulu.  jadi, tinggal bagaimana kita melihat indonesia seperti gelas terisi 
air, orang optimis bilang "separuh penuh", orang pesimis bilang "separuh 
kosong".




 
--- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote:
>
> 
> pagi ini aku meeting di smg...
> 
> dalam meeting tsb...aku cerita ...bahwa aku ini banyak belajar dari orang2 
> tionghoa dalam berbisnis...
> 
> di dalam kisah hidupku, aku bersentuhan dng banyak etnis,
> misal 2 taon aku pernah tinggal bersama seorang tionghoa yg bekerja di 
> deutsche bank...
> 
> lalu ketika aku awal kerja,...si boss juga orang tionghoa...
> aku banyak bertanya ama si boss ini..sampe si boss ini pernah bilang ke 
> temanku kalo "wawan selalu think out of border"
> 
> yg menakjubkan ketika aku tinggal di apartemen jakarta...
> itu semua penghuni adalah orang tionghoa ...hanya aku yg javanesse, sehingga 
> aku beli wayang kresna  ...lalu tak tempel didepan pintu...
> 
> maksudku...meski aku sendirian jadi orang jawa di apartemen itu, tapi gak ada 
> takutnya sama bandit-bandit yg ada di apartemen 
> 
> ---
> 
> beberapa hari belakangan ini aku benernya pengin nulis artikel dng judul 
> "Fragile"
> 
> Ini lagunya sting, mengingatkanku ketika aku bercinta di colombo srilanka...
> 
> aduhai...
> 
> aku telah bercinta dng banyak etnis...
> 
> ketika di colombo itu aku selalu mendengarkan lagunya sting berjudul 
> "fragile" itu ....juga dng hati yg fragile...
> 
> ketika itu aku berhubungan dng mafia lokal,....orang ini menawari-ku 
> brownstone...
> 
> sebelum aku mengiyakan...aku meminta jaminan keamanan kepadanya,karena aku 
> stranger di colombo srilanka...
> 
> dan di colombo-lah aku pertama kali mencoba mr. Brownstone...sambil 
> mendengarkan lagu "fragile"-nya sting...
> 
> ---
>  
> Kembali kepada meeting tadi pagi...
> 
> aku menekankan bahwa kalau menjadi seorang manager...maka mottonya adalah 
> "jangan pernah puas dengan keadaan yang sekarang, ketika anda merasa puas, 
> maka anda akan berhenti...."
> 
> kita terbang dulu ke kamis minggu lalu ketika aku pulang ke solo...
> 
> aku pilgi ke chinesse food restaurant yg cukup terkenal di solo, di pinggir 
> jalan protokol/utama di kota solo...
> 
> pemiliknya cukup dekat denganku...dan seperti biasa ...kami ngobrol 
> panjang....
> 
> kami ber-gong xi fat chai...di resto itu...
> 
> kami makan mewah...dan seperti biasa....dia menggratiskan sea food kepadaku 
> ...demi mendengar "ocehan" update terbaruku....
> 
> dalam ngobrol itu...pemilik resto bilang...ada seorang tamu tionghoa...tamu 
> ini kritis banget...
> 
> dia selalu bilang masakan ini kurang a, kurang b...
> kurang c...pokoknya bilang kurang ini ...kurang itu...
> 
> aku sempet ngobrol ama tamu cukong tionghoa yg gendutnya minta ampun...
> 
> lalu aku bilang ama pemilik resto...
> 
> tamu ini tamu istimewa...kalo pemilik resto  mau dengerin kritiknya...maka 
> masakanmu akan hebat...dan memang pemilik resto tsb tipikal pendengar 
> customer...
> 
> ---
> 
> kita lompat ke hari ini...
> 
> entahlah...aku ini baca postingannya kang reza..di proletar...
> beliau posting ttg "kemajuan-kemajuan ekonomi" yg dicapai oleh indonesia...
> 
> lalu aku akses ke kompas.com
> 
> emang di koran itu isinya parameter-parameter kemajuan ekonomi indonesia yang 
> menyenangkan buat dibaca....
> 
> lalu aku melamun sebentar...
> 
> agh...indonesia-ku akan maju...setidaknya di taon 2025....
> 
> dan tiba-tiba aku bosan di depan laptop....
> 
> lalu aku akses ria novosti...
> 
> halaman depannya....ada berita si Medvedev gak puas atas kinerja ekonomi 
> Russia...
> 
> taon lalu...si  Medvedev ngaku kalo program pemberantasan korupsi Russia 
> gagal total...
> 
> lalu aku merenung sejenak...
> 
> akhirnya aku tersadar..
> 
> ini masalah MENTAL...
> 
> ***
> Orang Russia itu karakter tidak berpuas diri...dan dengan gamblang mau 
> mengakui kegagalan....
> 
> sedangkan orang Indonesia ....suka berpuas diri...
> berita dari pemerintah selalu prestasi mlulu...
> 
> yg penting membuat hati senang...meski bukan  kenyataan :)
> 
> Hellow Indonesia...
> Hellow Russia...
> 
> ------------------------
> 
> Semarang, 7 Feb 2011
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke