Tawang, Kamu bicara tentang "merek". Radio merek Sony dan Radio merk Philips, namanya tetap radio, kedua-duanya bisa mempunyai gelombang radio, keduanya bisa menyiarkan siaran chobat azan dari mesjid Haram di Mekkah. Sony itu rdiao buatan Jepangan bekalangan dari Philiips buatan Belanda, sekalipun demikian mereka tidak mempersoalkan bahwa buatan jepang tidak boleh dinamakan radio dalam bahasa Inggris. Dalam Bahsa Jepang ucapannya "rajio".
Dalam sertifikat dagang pun ditulis radio. Jadi kamu ributkan masalah seperti anak kecil, harus kamu "syukuralhamdullilah" bahwa ada orang menamakan dirinya golongannya Ahmadiah yang puji Allah dan Muhammad. Jelas, tenang-tenang saja, Allah yang menentukan, jangan keracunan korma busuk lalu ngamuk dengan hasutan ulama-ulama otak miring. Wass ----- Original Message ----- From: Tawangalun To: [email protected] Sent: Wednesday, February 09, 2011 12:05 AM Subject: [proletar] Re: Duka Cita Nasional Pembantaian Ahmadiah Tragedy Kemanusiaan ! Orang Ahmadiyah itu ibarat melakukan pemalsuan merk yo pasti dibabat,coba pikir: 1.Namanya masih Islam.KTP dia tertulis Islam. 2.Tempat ibadahnya dinamai masjid.mbok Klenteng wae. 3.Masih pakai Quran.mbok Kitab Gatoloco wae. Itu ibarat kemasannya pakai merk AQUA ning dalamnya air sumur,yo pasti menimbulkan gejolak. Shalom, Tawangalun. --- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote: > > Tawang, > > Kamu membela kekerasaan dengan membandingkan masalah orang lain dengan Indonesia. Kamu sudah ekbanyakan makan korma sampai otakmu menjadi kecil seperti biji korma. Lihat ini dan renungkan agar otakmu kembali besar sebagai kelapa yang sangat berguna bagi manusia di Nusantara : http://www.youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4 > > Wass > > > > ----- Original Message ----- > From: Tawangalun > To: [email protected] > Sent: Tuesday, February 08, 2011 5:42 AM > Subject: [proletar] Re: Duka Cita Nasional Pembantaian Ahmadiah Tragedy Kemanusiaan ! > > > > jane nasibnya minoritas Ahmadiyah itu gak beda dg Islam di Patany Thai Selatan atau Islam Moro Filipin.Cuman Genduk pasti bilang bahwa yg terjadi di Pathany dan Moro bukan nglanggar HAM.Ning nek thd Ahmadiyah pasti disebut nglanggar HAM.Makane saya itu gak begitu percoyo dg HAM HEM HAM HEM. > > Shalom, > Tawangalun. > > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > Duka Cita Nasional Pembantaian Ahmadiah Tragedy Kemanusiaan ! > > > > Sekarang baru terasa gunanya untuk memblok Youtube, karena filem pembantaian tiga orang jemaah Ahmadiah betul2 menggiriskan, bukan cuma di Indonesia, diseluruh dunia mengutuknya, kita tinggal tunggu kemampuan sang MenkoInfo, prestasinya ditentukan SBY disini. > > > > Rakyat Indonesia harus berdemo menuntut SBY mengabadikan tragedy ini sebagai duka cita Nasional sehingga tercatat dalam sejarah dan diperingati setiap tahun. Ini penting untuk membubarkan partai2 yang terlibat dalam pembunuhan keji ini. > > > > SKB itu bukan keputusan pengadilan sehingga ilegal tidak syah dan inkonstitutional. Membubarkan atau melarang partai pun harus melalui pengadilan dan melalui keputusan pengadilan bukan cuma ditanda tangani oleh menteri saja. > > > > Kalo perlu bikin demo lebih besar dari Mesir, tuntut SBY supaya turun, sama seperti Hosni Mubarak, belum tiba waktunya pun sudah boleh dipaksa turun karena melanggar konstitusi, dia korupsi dan memutar balik konstitusi dengan menanda tangani SKB. Dalam pembunuhan ini langsung terlibat Polisi, partai Politik, MUI, Menteri agama dan Presiden yang secara inkonstitutional mengabaikan pengadilan menanda tangani pelarangan agama yang merupakan pelanggaran HAM. > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
