Apa dikirain ndeboost juga ga manggut-manggut menyetujui fatwanya pak
@Johny atau yg selajur lainnya? Kalau benar katakan . benar, kalau
dianggap salah maka Insya Allah kita saling mengoreksi. Indah kan?
Memangnya nT ga punya pegangan yg demikian?

@Buaya, kalau kunyuk nDeboost tahu. Di milist ini namanya bonobo, dari
Leiden. Namun tak cari "beleguk(g)" di KBBI ga nemu. Kek nya nT familiar
banget sama "beleguk(g) ini. Ada pertalian darah?

--- In [email protected], ayub yahya <ayubyahya@...> wrote:
>
> Oooo.. begini positif thinking hasil hikmah dari ustadz busuk ??
> positif thinking begini yg elu maksud ??... dasar belegug !!
>
> gw heran ?? .. elu napa bisa eksis banget sih di milis ini heh ?
> ampe johny-indon yg islam-lasak manggut2 amin..amin
> tiap dengerin khotbah lu..??
>
>
>
> --- On Tue, 2/8/11, ndeboost rambitesemak@... wrote:
>
>
>
>
>
>
>
> Â
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>       Hanya mengingatkan, dulu sewaktu masjid-sekolah di Jatim ada
yang mbakar ga ada aksi ginian. "Buktikan dulu anu g mbakar, nanti kami
bangun", tangtangnya.
>
>
>
> Semoga dijauhkan dari ria.
>
>
>
> --- In [email protected], a.widura@ wrote:
>
> >
>
> > Ini contoh bagus yg mestinya dibudayakan...
>
> >
>
> > --------------
>
> > Â Newsletter PERISAI.net | ed. Rabu, 09 Februari 2011
>
> >
>
> > Yang terbaru di situs
>
> >
>
> > PERISAI.net:
>
> >
>
> > Lintas Agama
>
> > ANSOR KERAHKAN BANSER UNTUK RENOVASI GEREJA
>
> >
>
> > Ketua Umum PP GP Ansor, Nusron Wahid, mengutuk tragedi pembakaran
Gereja Pantekosta dan Gereja Sekhinah yang dilakukan segerombolan massa
di kawasan Temanggung, Jawa Tengah. Dia menilai tindakan ini dapat
memicu disintegrasi bangsa.
>
> >
>
> > "Tempat ibadah merupakan tempat suci dan diagungkan umat beragama.
Karena itu wajib hukumnya untuk dijaga dari gangguan siapapun dan dari
manapun," kata Nusron Wahid, Selasa 8 Februari 2011.
>
> >
>
> > Tindakan pembakaran tersebut, ujar Nusron, merupakan tindakan biadab
dan tidak dapat ditolerir secara hukum dan moral di negara Indonesia.
"Tidak ada ajaran agama apapun yang memperbolehkan kaumnya melakukan
anarki, kendati dengan tujuan menjalankan perintah agama," tegas
Nusron.PP Ansor telah memerintahkan jajaran Ansor dan Banser di kawasan
Kedu, agar bekerja sama dengan aparat keamanan dan elemen masyarakat
lainnya untuk memberikan perlindungan terhadap warga dan ikut menjaga
fasilitas publik dan tempat agama, termasuk gereja.
>
> >
>
> > Selain itu, terang Nusron, manakala situasi sudah reda, PP Ansor
akan mengerahkan anggota bansernya untuk melakukan bakti sosial dalam
bentuk membantu renovasi gereja, tempat ibadah, dan fasilitas umum yang
rusak akibat amuk massa.
>
> >
>
> > Selain itu, Nusron menegaskan bahwa negara tidak boleh lemah,
apalagi dikalahkan oleh segerombolan milisi yg melakukan tindakan anarki
dengan dalih dan atas nama apapun. "Ini koreksi besar buat negara dan
aparatnya. Kemarin Jemaah ahmadiyah dibunuh dan dibiarkan. Sekarang
gereja dibakar dan dirusak. Di mana perlindungan negara terhadap hak-hak
sipil warga negara, properti, apalagi tempat ibadah?" kritiknya.
>
> >
>
> > Ansor meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk
mengevaluasi kinerja Kapolri beserta seluruh jajaran kepolisian agar
lebih tegas dan keras dalam memberikan perlindungan terhadap warga
negara.
>
> >
>
> > "Polisi itu digaji negara. Jangan jadi penonton kalau ada kejadian
genting. Tugas utamanya adalah melindungi warga bukan yang lain. Masak
kejadian di Pandeglang tidak bisa dijadikan pelajaran bagi polisi?"
tukasnya lagi.
>
> >
>
> > Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan ini bermula dari sidang
penistaan agama di Pengadilan Negeri Temanggung. Massa yang tidak puas,
merangsek ke luar pengadilan dan melakukan perusakan. []
>
> >
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke