Otak babi.

Otak binatang.

Agama Islam itu bukan merek dagang yang terdaftar.

Jadi orang Ahmadiyah berhak mengatakan  mereka itu adalah orang Islam.


--- In [email protected], "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote:
>
> Boleh cek sekarang lah KTP wong Ahmadiyah pasti tertulis Islam,lalu tempat 
> ibadahnya pasti dinamai masjid.Wong Yusfiq dulu seneng2 peh masjid tergede di 
> London ternyata milik Ahmadiyah.
> Jadi China bolah boleh aja bikin jam persis Rolex tapi kalau dilkasih merk 
> Rolex yo jangan nyalahkan kalau yg punya merk marah.Boss Aqua akan marah 
> ketika galonnya pada diisi air sumur lantas dipasarkan keumum.La Ahmadiyah 
> itu begitu.Jadi Genduk gak usah heran kalau ada minoritas dikeplak ,cobalah 
> kalau anda pahlawan HAM tenan datanglah ke Pathany Thailand selatan dan ke 
> Moro disana ada minoritas ditindas.
> 
> Shalom,
> Tawangalun.
> 
> --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> >
> > 
> > > "Jusfiq" <kesayangan.allah@> wrote:
> > > Nih contoh orang NU yang dikatakan
> > > "toleran" itu... Ntar, seperti dikatkan
> > > oleh Widura, kalo sudak jadi agama
> > > sendiri toh bakal tetap saja diuber-
> > > uber, kayak pengikut agama Nasrani yang
> > > juga dibacokin dan gerejnya dibakarin...
> > 
> > Lhooo... Islam Ahmadiah dari dulu juga merupakan agama tersendiri.  Lalu 
> > mau disendirikan gimana lagi???  Wong umat Islam Ahmadiah dilarang campur 
> > koq dengan agama lain termasuk Islam aliran lainnya.
> > 
> > Benar, Muzadi itu asal cuap aja, biarpun Islam Ahmadiah sudah jadi agama 
> > lain diganti namanya pasti ada aja di-cari2 agar bisa dipunahkan.  
> > Katakanlah Islam Ahmadiah diganti namanya jadi Hindu Ahmadiah, pasti 
> > mesjidnya dihancurin juga dengan alasannya enggak boleh niru2 Islam pakai 
> > mesjid.  Padahal mesjid dalam Islam itu asalnya niru2 dari shrine Yahudi.
> > 
> > Begitulah, ganti nama, ganti mesjid, tetap bisa dicari gara2 lagi, yaitu 
> > tidak boleh pakai Quran, dilarang menggunakan Quran, dilarang menggunakan 
> > bahasa Arab, dlsb, dlsb.
> > 
> > Islam Ahmadiah sama sekali tidak melanggar akidah Islam, karena akidah 
> > Islam itu adalah rukun Islam, Quran dan Hadist.
> > 
> > Yang melanggar akidah Islam itu adalah agama Kristen, karena meniga-kan 
> > Allah, manusia biasa disembah sebagai Allah, inilah betul2 melanggar 
> > akidah.  Kenapa Kristen dan Nasrani itu tidak disuruh ganti nama jangan 
> > pake nama Allah karena nama Allah sudah milik Islam ???
> > 
> > Masalahnya, Kristen, Nasrani, Hindu Buddha punya kekuatan senjata yang jauh 
> > lebih manjur dari kekuatan Islam yang cuma modal iman kemudian mati bunuh 
> > diri.
> > 
> > Yaaah... stop aja deh, jangan berdebat kusir.  Selama umat Islam Ahmadiah 
> > tidak campur2 agama lain mereka tidak bersalah, yang salah yang cari gara2 
> > mau mengubah ajaran Islam Ahmadiah.
> > 
> > Bayangin dong kalo agama anda dipaksa untuk diubah, marah enggak???  
> > Naah... kira2 sama lah, tidak bisa kita memaksa agar umat Islam Ahmadiah 
> > mengubah ajaran agamanya seperti maunya Islam MUI.  Setiap aliran Islam 
> > punya akidah yang berbeda, bahkan Syiah menganggap bahwa utusan Allah 
> > bukanlah nabi Muhammad melainkan Hussein.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > > 
> > > ----  
> > > 
> > > Hasyim Muzadi:
> > > Ahmadiyah Sebaiknya Jadi Agama Sendiri
> > > 
> > > Jakarta, 8 Pebruari 2011 08:30
> > > Mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi 
> > > mengatakan, Ahmadiyah sebaiknya menjadi agama sendiri yang berada di luar 
> > > Islam. Pasalnya, ajaran itu bermasalah karena mengatasnamakan Islam 
> > > tetapi tidak sesuai dengan ajaran Islam.
> > > 
> > > "Seandainya Ahmadiyah menjadi agama sendiri, maka Ahmadiyah itu dalam 
> > > posisi menjalani hak sebagai warga negara dalam beragama," kata Hasyim, 
> > > di Jakarta, Senin (7/2).
> > > 
> > > Menurutnya, sikap pengikut Ahmadiyah yang bersikeras menyatakan diri 
> > > Islam itulah yang membuat orang Islam merasa dilecehkan. "Penodaan agama 
> > > itu berbeda dengan kebebasan beragama. Ini kadang orang tidak bisa 
> > > membedakan," kata pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang dan Depok 
> > > tersebut.
> > > 
> > > Meski demikian, lanjutnya, terlepas bahwa Ahmadiyah menyeleweng dari 
> > > Islam, pengikutnya tetap tidak boleh diperlakukan tidak layak seperti 
> > > yang terjadi di Cikeusik, Pandeglang, Banten. "Aparat kepolisian harus 
> > > bertindak tegas dan menghukum para pelakunya," kata Hasyim terkait 
> > > penyerangan terhadap pengikut Ahmadiyah di Cikeusik, Minggu (6/2), yang 
> > > menewaskan tiga orang dan melukai sejumlah orang lainnya.
> > > 
> > > Ditanya soal kemungkinan pengikut Ahmadiyah diletakkan di suatu pulau 
> > > tersendiri, Hasyim mengatakan, hal itu sama dengan mengisolasi mereka, 
> > > dan upaya menyadarkan mereka juga semakin sulit.
> > > 
> > > Dijelaskannya, sejak lama para ulama NU dan Muhammadiyah berusaha untuk 
> > > menyadarkan warga Ahmadiyah agar menjalankan ajaran Islam secara benar, 
> > > namun diakuinya hal itu belum banyak berhasil. "Tak mudah mengubah 
> > > keyakinan seseorang. Ini yang kemudian terjadi gesekan-gesekan seperti 
> > > kejadian di Cikeusik," katanya.
> > > 
> > > Hasyim mendukung penyelesaian masalah Ahmadiyah melalui Surat Keputusan 
> > > Bersama (SKB) tiga menteri meski diakuinya pelaksanaan SKB di lapangan 
> > > masih kedodoran. "SKB tidak salah apa-apa. Sebagai ketentuan sudah 
> > > relevan. Hanya pelaksanaan SKB yang kedodoran," katanya.
> > > 
> > > Sementara itu, cendekiawan Muslim Azyumardi Azra menilai insiden 
> > > Ahmadiyah di Cikeusik bukan karena SKB tiga menteri.
> > > 
> > > Bahkan, lanjutnya, jika SKB diubah dan Ahmadiyah dinyatakan sebagai 
> > > organisasi terlarang, hal itu justru bertentangan dengan konstitusi yang 
> > > memberikan dan mengizinkan orang untuk berserikat dan berkumpul. "Jadi 
> > > kalau untuk kepastian hukum harus bawa ke pengadilan," katanya. [EL, Ant] 
> > > URL: http://www.gatra.com/versi_cetak.php?id=145338
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke