--- In [email protected], David Silalahi <davidfr766hi@...> wrote: > > 2011/2/10 rezameutia <rezameutia@...> > > > > > > > makanya saya bilang sah2 aja kalo sampeyan meramal islam bakalan hancur > > dimakan zaman tanpa menyertai data apapun. toh ronggowarsito dan joyoboyo > > meramal tanpa data bisa bener juga. iya kan :) > > > > kenyataannya gereja semakin sepi pengunjung, sekolah seminari semakin sepi, > > sehingga gereja merekrut pastor2 dari negara miskin di afrika. ini kan data2 > > tentang kemunduran gereja. > > > --- > gereja semakin sepi pengunjung karena dampat dari dinamisme kekristenan itu > sendiri. buktinya sekarang ibadah orang kristen di amerika aja bisa melalui > online dan melalui hape. > > salah satu dampak dinamisme kristen adalah tidak mengunci pikiran bahwa > ibadah itu harus melihat tempat, melihat kiblat, melihat bangunan, melihat > pengkotbah. ibadah sejati menurut kristen adalah pada kehidupan nyata. > >
ibadah itu bukan hanya di mesjid atau di gereja. ibadah adalah kelakuan sehari-hari kita untuk berbuat baik. mesjid, gereja adalah komunitas berkumpul sesama umat beragama, makanya ada sekolah minggu di gereja kan?! > > > > sementara islam, sampeyan liat sendiri, makin banyak 'white british' yang > > convert ke agama islam. itu artinya, agama islam bisa memang agama buat > > orang yang berpikir. > > > > gini deh, sampeyan liat aja sekeliling kita disini. > > > > propinsi miskin di indonesia isinya mayoritas kristen seperti ntt, ambon, > > papua. itu disebabkan karena mereka tolol dan dungu, sehingga mereka gampang > > aja menerima kristen yang memang untuk orang dungu dan tolol seperti zombie. > > > > --- > penggunaan kemiskinan sebagai tolok ukur kurang tepat, malah kalau mau lihat > lebih jauh, yang lebih banyak menderita kemiskinan adalah negara islam dan > negara hindu. miskin salah satunya disebabkan oleh politik yang sentralisasi > sehingga tidak terjadi pemerataan. contoh negara yang paling mencolok adalah > sudan. > yang paling mencolok adalah ethiopia, kongo, mereka udah dari tahun 80'an menderita kelaparan dan sampe sekarang nggak selesai-selesai juga. perang saudara di kongo sudah menewaskan lebih dari 5 juta orang. lebih besar dari pada korban perang dunia ke 2. > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
