OOT:
Adakah kesamaan ini menurut nT berlaku juga utk yang menyalib dan yg
disalibkan? Kira-kira saja doanya masing-masing apa?
Keknya yang menyalibkan (Siapa ya? Kafir alias prajurit, Kaisar, Yahudi)
punya pendapat sendiri dan yang disalibkan tidak ikhlas. Menurut @D_SH
adakah yang disakiti ikhlas?

PS
Per pendirian nT, ga direspon gpp.

--- In [email protected], David Silalahi <davidfr766hi@...>
wrote:
>
> perampok dan yang dirampok saling mendoakan dan menyebut Tuhan.
barangkali
> mafia pajak di indonesia dengan klien pajaknya juga saling tersenyum
dan
> saling mendoakan....
>
>
>
>
> Perampok Ini Sangat Sopan Saat
>
Beraksi<http://internasional.tvone.co.id/berita/view/48489/2011/02/10/pe\
rampok_ini_sangat_sopan_saat_beraksi>
> Kamis,
> 10 Februari 2011 20:49 WIB
>
> Seatlle, (tvOne).
>
> Kesulitan ekonomi yang dialami seorang pria tua di Seatle, Amerika
Serikat
> memaksanya untuk merampok seorang pemilik SPBU. Namun, saat melakukan
> aksinya, pelaku menjelaskan secara detail dan sopan kepada korban
alasan
> pelaku merampok.
>
> Pria tua tersebut bahkan menjanjikan mengembalikan hasil rampokannya
jika
> dia mampu. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah kamrera *CCTV* di
area
> kasir.
>
> Aksi perampokan tersebut berawal ketika pelaku mendatangi kasir tempat
> penyimpanan uang pemilik SPBU. "Dapatkah anda menolong saya? Maukan
anda
> mengosongkan mesin kasir itu dan menaruh uangnya di sini? Kosongkan
> mesinnya, taruh uangnya disini," ujar Perampok.
>
> Sementara, Pemilik SPBU bingung dengan aksi perampok yang hanya
mengenakan
> topi tanpa penutup muka ataupun senjata. "Apa anda yakin? Mengapa anda
> menyuruh saya melakukan itu?," ujar Pemilik SPBU.
>
> Kemudian Sang Perampok menjelaskan aksinya tersebut. Dia menjelaskan
alasan
> melakukan aksi perampokan dikarenakan sedang membutuhkan uang. "Saya
punya
> anak yang harus diberi makan. Saya tahu..saya benar-benar minta maaf
karena
> melakukan ini namun ini demi anak saya," jawab Perampok.
>
> Pemilik kemudian memberikan solusi kepada perampok dengan memberikan
tawaran
> yakni memberi perampok uang sebesar US$40 dan Pemilik tak akan
> mempermasalahkan peristiwa tersebut.
>
> Namun, Sang Perampok menolak tawaran pemilik SPBU. "Terima kasih
banyak.
> Saya menghargainya. Saya benar-benar minta maaf. Jika saya mampu Pak,
akan
> saya kembalikan," jawab Perampok.
>
> Sang Pemilik SPBU pun pasrah dan mendoakan perampok sembari mengambil
> seluruh uang yang ada di kasir miliknya. "Maaf. Semoga Tuhan bersama
anda,"
> ujar Pemilik SPBU.
>
> Sang Perampok kemudian langsung mengambil uang yang diberikan oleh
Pemilik
> SPBU dan tak lupa mengucapkan terima kasih. "Terima kasih banyak,
Semoga
> Tuhan juga bersama anda," jawab Perampok.
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke