http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011021202005014

      Sabtu, 12 Februari 2011 
     
      BURAS 
     
     
     
'Absolut Power', Tanpa Kontrol yang Efektif! 

       
      H. Bambang Eka Wijaya



      "GAMBARAN tentang absolut power (kekuasaan atau penguasa absolut) itu 
hanya dalam bentuk kerajaan atau raja otoriter, tak ada lembaga wakil rakyat, 
tak ada pers, tidaklah salah, tapi tak lagi sepenuhnya benar!" ujar Umar.

      "Manuatu Pacifique contoh praktek absolut power, meski di republik itu 
presiden, gubernur, dan kepala distrik (bupati) dipilih langsung oleh rakyat, 
juga wakil rakyat pusat sampai distrik! Bahkan, penerbitan pers harian eksis di 
kawasan distrik, plang nama LSM mencolok nyaris di setiap simpang!"

      "Lantas bagaimana ceritanya negeri yang peranti demokrasinya lengkap itu 
malah jadi contoh praktek absolut power?" tanya Amir.

      "Karena semua peranti demokrasi itu, lembaga dan prosesnya sekadar 
formalitas! Prakteknya, simpang-siur konspirasi kekuasaan! Semua itu 
menghasilkan tak adanya kontrol yang efektif terhadap kekuasaan sehingga 
kekuasaan penguasa jadi absolut!" jawab Umar. "Memang ada dewan perwakilan 
rakyat distrik (DPRD) yang punya kewenangan mengontrol kepala distrik! Tapi 
kewenangan itu ditukar permen-perjalanan meninjau-kapan pun DPRD mau dan 
sejumlah kepentingan Dewan lainnya! Maka, tak ada lagi kontrol yang efektif, 
yang terjadi justru konspirasi mengelabui rakyat oleh kepala distrik dan DPRD 
guna meloloskan kepentingan masing-masing!"

      "Jadi begitulah salah satu bentuk kekinian dari absolut power!" tebak 
Amir. "Tapi bagaimana dengan pers yang sudah terbit harian di tingkat distrik, 
lalu LSM yang menjamur di tiap simpang?"

      "Tentang pers distrik, rupanya semakin terbatas skala pasarnya, kian 
besar ketergantungan untuk bertahan hidupnya pada penguasa distrik!" tukas 
Umar. "Sedang para juru wartanya, asal sudah diajak jalan-jalan ke luar negeri, 
langsung merasa sebagai bagian atau bahkan sebagai the guardian, pengawal sang 
penguasa! Lain hal lagi LSM, yang di negeri itu semula tempat orang pintar yang 
tak masuk birokrasi pemerintah atau partai politik, kini cuma dijadikan sarana 
untuk dapat proyek dari pemerintahan distrik! Satu atau dua proyek setahun 
cukup untuk membuatnya jinak!"

      "Kalau pers dan LSM lokal distrik sudah jadi seperti itu, sedang DPRD 
berkonspirasi mengelabui rakyat bersama kepala distrik yang semestinya sasaran 
kontrolnya, jelas tak ada lagi kontrol yang efektif terhadap kekuasaan penguasa 
hingga menjadi absolut power!" timpal Amir. "Tapi, kisah negeri Pasifik itu 
terasa tak asing bagi kita di Indonesia!"

      "Indonesia sebelah mana?" entak Umar. "Pasti bukan Indonesia sebelah 
sini!" ***
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke