ISLAMABAD, KOMPAS.com - Pengadilan antiterorisme Pakistan, Sabtu (12/2/2011) 
mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap mantan Presiden Pervez 
Musharraf terkait pembunuhan mantan PM Benazir Bhutto, kata seorang jaksa 
publik. "Hakim Rana Nisar Ahmad mengeluarkan satu surat perintah penangkapan 
bagi mantan Presiden Pervez Musharraf dan memerintahkan dia diajukan ke 
pengadilan pada 19 Februari," kata Chaudhry Ali kepada AFP.     

Ia mengatakan satu tim penyelidikan gabungan yang dibentuk untuk memeriksa 
kasus pembunuhan itu dalam laporannya mengatakan Musharraf terlibat dalam kasus 
itu dan memikul tanggung jawab. "Laporan iu mengatakan ada sutu persekongkolan 
yang luas yang melibatkan Musharaf dua pejabat polisi dan teroris-teroris," 
kata Ali setelah melakukan dengar pendapat tertutup yang dilakukan di penjara 
Adiala Rawalpindi.    

Musharraf, yang menjadi presiden  ketika Benazir dibunuh tahun 2007, berada di 
pengasingan di London dan  tidak mungkin kembali ke Pakistan.     

Menjawab pertanyaan apa yang akan terjadi jika Musharraf tidak  hadir di 
pengadilan  pada hari pemeriksaan  nanti, jaksa itu mengatakan."Kita akan 
melihat apabila waktunya tiba."     

Pada Desember, polisi  menahan dua perwira senior polisi , Saud Aziz dan 
Khurram Shahzad, karena lalai menjalankan tugas pada saat terjadi pembunuhan 
Benazir setelah pengadilan mengeluarkan perintah penangkapan terhadap mereka. 
Aziz, kepala kepolisian kota saat terjadi pembunuhan itu , dan Shahzad, seorang 
perwira senior polisi di Rawalindi telah ditahan atas kegagalan mereka 
melindungi Benazir.      Benazir tewas akibat ditembak dan serangan bunuh diri 
setelah berpidato dalam kampanye pemilu kota garnizun itu , dekat ibu kota 
Islamabad, pada  27 Desember 2007. Benazir, yeng menjadi perdana menteri, 
pulang dari pengasingan dua bulan sebelum dibunuh untuk mengikuti pemilu.     

Suaminya, Asif Ali Zardari , yang memimpin Partai Rakyat Pakistan (PPP) meraih 
kemenangan dalam pemilu Februari 2008 dan kini menjadi presiden.     

Pada April, satu tim PBB menuduh pemerintah gagal memberikan perlindungan yang 
layak kepada Benazir dan mengatakan penyelidikan dihambat oleh badan-badan 
intelijen dan para pejabat lainnya yang menghalangi satu pemeriksaan tanpa 
kekangan bagi kebenaran.     

Musharraf yang mantan pemimpin militer yang mengasingkan diri di London sejak 
ia digantikan oleh Zardari. Pada saat kematian Benazir itu, pemerintah 
Musharraf menuduh  pembunuhan itu dilakukan oleh pemimpin Taliban Pakistan 
Baitullah Mehsud, yang membantah tuduhan itu.     

Mehsud tewas akibat serangan udara Amerika Serikat Agustus 2009, salah satu 
dari para korban yang memiliki kedudukan paling tinggi dari  kampanye tertutup 
AS yang ditujukan terhadap gerilyawan Al Qaeda dan sekutu-sekutunya  di daerah 
suku Pakistan yang kacau di perbatasan Afganistan.
 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke