--- In [email protected], David Silalahi <davidfr766hi@...> wrote:
>
> berapa banyak kehidupan anda dibebani pemikiran keagamaan?
> jika anda mengatakan setiap hari, maka percayalah itu bukan kedamaian,
> tetapi itu adalah beban yang membuat anda terikat.
> 
> beban itu selalu anda bawa pada pundak anda, pada punggung anda dan juga dan
> ikat pada pergelangan kaki anda sehingga anda merasa harus begini dan
> begitu. anda terbatas. anda merasa berat untuk melakukan ini dan itu.
> 
> dan ketika anda diperhadapkan pada suatu masalah, anda merasa harus bertanya
> pada buku yang anda anggap suci, anda merasa perlu bertanya pada pengkotbah,
> anda merasa perlu bertanya pada komunitas yang menganggap memiliki jawaban
> sesuai agama.
> 
> padahal itu hanyalah ikatan baru menuju ketidak-bebasan. setiap jawaban anda
> yang anda minta kepada buku atau orang-orang itu, hanyalah akan membawa anda
> b\pada beban yang baru, pada ikatan yang baru, pada ketidak-bebasan yang
> baru.
> 
> meskipun perkataan mereka manis, meskipun tindakan mereka terasa manis,
> kemanisan itu hanyalah umpan untuk anda agar masuk ikatan yang baru.
> kemudian anda akan merasa jika anda tidak menikmati kata2 manis itu lagi
> anda seperti tidak damai. anda mulai kecanduan terhadap kata2 manis itu
> lagi. kecanduan, itulah ketidak-bebasan.
> 
> anda berada pada ketidak-bebasan jika anda membutuhkan satu atau dua hal
> supaya anda tenang dan damai.
> 
> bebas adalah tidak memerlukan satu apapun untuk merasa tenang dan damai.
> 
> jika anda merasa hidup perlu berbuat baik, maka pelajarilah pada diri anda
> sendiri, anda yang mengerti apa yang baik sebagai manusia. ketika anda
> melihat pada diri anda sendiri, maka anda tidak melihat apa yang diluar.
> diluar hanyalah mengikat diri anda agar diri anda yang didalam benar2 hilang
> dan kemudian tidak bebas, tidak bebas untuk ini dan itu.
> 


perbuatan baik asalnya dari Gusti Allah.

dalam kehidupan  (cycle of life)  yang selalu terikat mata rantai sebab-akibat, 
maka dapat dikatakan bahwa sikap dan perbuatan adalah merupakan akibat (buah).  
sebab adalah batin (pohon) manusia (sebab-akibat).

jika batin manusia bersih dan penuh kasih, pasti sikap dan perbuatannya benar 
dan baik.  sebaliknya, jika batinnya [enuh kebencian, maka perbuatannya tidak 
baik.  jika batinnya kotor akan tetapi perbuatannya bersih, jelas perbuatan 
yang bersih itu hanya palsu saja.  berbuat baik dengan pamrih ingin dikenal, 
ingin dipuji.

batin itu baru dapat selalu dipenuhi kasih sayang terhadap sesama kita apabila 
jiwa kita manunggal dengan kekuasaan Gusti Allah, karena hanya Gusii Allah saja 
yang akan dapat membimbing dan menghidupkan pohon kebajikan dalam batin kita. 

kita manusia ini hanya akan menjadi alat Gusti Allah yang mendatangkan berkah 
bagi manusia seperti halnya sinar matahari, hawa udara, air, tanah dan 
tumbuh-tumbuhan.



> penuhilah diri anda dengan kebebasan dan dengan kesadaran utuh...
> 
> temukanlah dan lakukanlah kebebasan.
> 
> 
> 




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke